Bukti Komitmen Kelestarian, Kebun Laras PTPN IV Regional II Sukses Lalui Audit Resertifikasi RSPO

net24jam
27 Jun 2026 13:51
DAERAH 0 480
3 menit membaca

NET24JAM.ID || Simalungun.- Kebun Laras yang berada di bawah naungan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional II berhasil mencatatkan pencapaian gemilang dengan meraih kelulusan sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Prestasi ini ditetapkan setelah dilaksanakannya proses audit menyeluruh yang berlangsung pada 22 hingga 26 Juni 2026.

Audit eksternal RSPO tersebut mencakup tiga unit operasional utama, yakni Kebun Laras, Kebun Dolok Ilir, dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Dolok Ilir. Meskipun penilaian dilakukan secara komprehensif di seluruh unit, manajemen Kebun Laras menunjukkan kesiapan operasional dan kepatuhan terhadap prinsip keberlanjutan dengan hasil penilaian terbaik.

Kelancaran proses audit ini tidak lepas dari komitmen dan partisipasi aktif seluruh jajaran manajemen Kebun Laras. Pelaksanaan audit turut dihadiri dan didampingi langsung oleh Manager Kebun Laras Lidya F. Ginting, Asisten Kepala (Askep) Agustino, Asisten Personalia Kebun (APK) Dody Tisnamijaya, serta Asisten tata Usaha (Astu), Tri puspita Sari. Seluruh Asisten dari Afdeling 1 hingga Afdeling 4 juga hadir penuh untuk memastikan setiap dokumen dan praktik lapangan memenuhi standar internasional RSPO.

Manager Kebun Laras, Lidya F. Ginting, menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras seluruh tim yang telah menjaga konsistensi penerapan prinsip keberlanjutan di lapangan.

“Keberhasilan kelulusan sertifikasi RSPO dengan hasil terbaik ini adalah buah dari komitmen, disiplin, dan kerja sama solid seluruh jajaran di Kebun Laras, mulai dari staf hingga karyawan pelaksana. Sertifikasi ini bukan sekadar pemenuhan standar formal, melainkan bukti nyata komitmen kami dalam menjalankan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang ramah lingkungan, bertanggung jawab sosial, dan berkelanjutan. Kami akan terus mempertahankan dan meningkatkan standar kerja ini demi mendukung visi PTPN IV Regional II sebagai produsen global yang berwawasan lingkungan,” ujar Lidya F. Ginting.

Senada dengan Manager, Asisten Kepala (Askep) Kebun Laras, Agustino, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan cerminan dari konsistensi implementasi standar operasional prosedur (SOP) yang ketat di seluruh areal kerja.

“Hasil terbaik ini membuktikan bahwa seluruh praktik agronomi, pemeliharaan tanaman, hingga pengelolaan limbah di Kebun Laras sudah berjalan sesuai dengan koridor berkelanjutan yang disyaratkan oleh RSPO. Peran aktif dari seluruh jajaran asisten afdeling, mandor, hingga pemanen di lapangan menjadi kunci utama mengapa kita bisa melewati audit lima hari ini tanpa kendala berarti. Kami berkomitmen untuk terus mengawal kepatuhan teknis ini di setiap blok afdeling ke depan,” tegas Agustino.

Dalam penilaian yang berlangsung ketat tersebut, tim auditor menilai berbagai aspek operasional, mulai dari tata kelola lingkungan, perlindungan hak-hak pekerja, hingga praktik agronomi terbaik. Hasil audit membuktikan bahwa operasional Kebun Laras telah mematuhi seluruh kriteria yang ditetapkan RSPO, sekaligus memperkuat posisi PTPN IV Regional II sebagai produsen kelapa sawit yang bertanggung jawab dan berdaya saing tinggi di pasar global.

(Mariono)