Pantau Penyaluran Bantuan Pangan di Kantor Camat, Pangulu Naga Jaya II Pastikan Tepat Sasaran

net24jam
25 Jun 2026 15:05
DAERAH 0 26
2 menit membaca

NET24JAM.ID || Simalungun.- Sebanyak kurang lebih 300 warga Nagori Naga Jaya II menerima penyaluran Program Bantuan Pangan Pemerintah alokasi bulan Februari dan Maret 2026. Pembagian bantuan tersebut dilaksanakan di Kantor Camat Bandar Huluan, Kamis (25/6/2026).

Program nasional ini dikoordinasikan langsung oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan disalurkan melalui Perum BULOG. Pada alokasi kali ini, setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima akumulasi bantuan untuk dua bulan berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng.

Pangulu Naga Jaya II, Nasip Sinurat, hadir langsung di lokasi untuk memonitoring seluruh proses pendistribusian. Kehadirannya bertujuan untuk memastikan proses pembagian berjalan tertib dan bantuan diterima oleh warga yang benar-benar berhak.

“Kami turun langsung ke lokasi guna memantau jalannya penyaluran. Kehadiran pihak nagori bertujuan memastikan bahwa bantuan pangan dari pemerintah ini tepat sasaran dan langsung diterima oleh warga yang membutuhkan,” ujar Nasip Sinurat di Kantor Camat Bandar Huluan.

Nasip menambahkan bahwa ketepatan sasaran ini tidak lepas dari proses penyaringan data yang ketat di tingkat desa.

“Data penerima ini sudah melalui proses verifikasi agar tidak tumpang tindih. Ke depan, pihak Nagori Naga Jaya II akan terus mengawal pemutakhiran data agar bantuan sosial dari pemerintah pusat selalu jatuh ke tangan warga yang paling membutuhkan,” pungkasnya.

Manfaat program ini turut dirasakan langsung oleh masyarakat. Ngatmini (78) salah seorang warga Nagori Naga Jaya II yang menerima bantuan, mengaku sangat terbantu dengan adanya rapel alokasi dua bulan ini.

“Kami sangat bersyukur menerima beras dan minyak goreng ini sekaligus. Bantuan ini sangat membantu mengurangi pengeluaran dapur keluarga kami untuk beberapa minggu ke depan,” ungkap ngatmini setelah menerima paket bantuan.

Proses penyaluran berjalan dengan lancar dan tertib dengan pengawasan dari pihak kecamatan dan aparat nagori setempat. (Mariono)