Respons Cepat Polemik BLT, Pemerintah Nagori Bandar Betsy I Gelar Rakor Bersama Forkopincam

net24jam
2 Jun 2026 19:22
DAERAH 0 28
2 menit membaca

NET24JAM.ID || Simalungun.-Pemerintah Nagori Bandar Betsy I, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, bergerak cepat menyelesaikan polemik penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang sempat viral di media sosial. Langkah solutif diambil melalui Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Bandar Huluan pada Selasa (2/6/2026), sekira pukul 14.00 Wib.

Rapat dipimpin langsung oleh Pangulu Nagori Bandar Betsy I, Ponidi, bertujuan meluruskan kesalahpahaman sekaligus menyalurkan sisa bantuan secara transparan kepada warga yang berhak. Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan BLT secara simbolis kepada warga Huta V, di antaranya Boimen dan Misman, yang berlangsung aman dan kondusif.

Dalam sambutannya, Pangulu Ponidi menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas keterlambatan penanganan masalah yang sempat memicu kegaduhan. Ia menjelaskan bahwa keterlambatan respons disebabkan situasi darurat keluarga, di mana putrinya yang sedang hamil 7 bulan mengalami kecelakaan terpeleset dan harus segera dilarikan ke rumah sakit. Ponidi menegaskan tidak ada unsur kesengajaan dalam penundaan ini.

Camat Bandar melalui Kasi PMN, Suryani mengapresiasi respons cepat Pangulu dalam meredam masalah, namun tetap mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi. Pihak kecamatan berpesan agar ke depan seluruh perangkat nagori dan Gamot tidak mengambil keputusan sepihak yang keluar dari petunjuk teknis (juknis). Setiap pengalihan atau perubahan data penerima bantuan wajib tercatat resmi melalui mekanisme Musyawarah Nagori Khusus (Musnagsus)

Menutup rakor, Pangulu Ponidi kembali menegaskan kepada jajarannya agar niat baik di lapangan tidak boleh menabrak aturan formal. “Saya tegaskan, ke depan keputusan apa pun harus melalui mekanisme musyawarah resmi. Jangan sampai kebijakan kita melanggar peraturan dan menimbulkan kegaduhan di masyarakat,” pungkas Ponidi.

(Mariono)