Menu

Mode Gelap
Idul Adha 1445 H, KSOP Utama Belawan Qurban 9 Ekor Lembu Danlanud Yohanis Kapiyau Timika Kerahkan Personel Sukseskan MTQ Terpampang Wajah 15 Oknum Polrestabes Medan Jadi Buronan Pimpinan DPRD Sumut Sebut JTP Tidak Melanggar Kode Etik Rayakan Idul Adha 1445 H Lapas Medan Potong Hewan Kurban

Tak Berkategori · 9 Des 2021 20:20 WIB · waktu baca : ·

Tanah Karo Sajikan Noma Karang Pemandian Alami Suasana Pegunungan dan Pesawahan


 Tanah Karo Sajikan Noma Karang Pemandian Alami Suasana Pegunungan dan  Pesawahan Perbesar

Karo,NET24JAM.ID – ||Sabtu,(10/12/2021).       
Pemandian Alam Bernuansa Pedesaan  terletak di Desa Kidupen Kecamatan Juhar Kabupaten Karo Sumatera Utara, menawarkan air sungai yang jernih dan masih alami dengan Panorama alam Pegunungan dan Pesawahan yang alami.
Lokasi tersebut  adalah Namo Karang terdapat sungai yang dialiri air dari Lau Jendi patut diacungkan jempol karena suana Atmosfir yang tenang ditengah lokasi Pemandian Namo Karang dengan suara Gemercik air dan ciri alam yang unik seta tersembunyi mambuat pengunjung menjadi relax dan nyaman.
Jarak tempuh untuk mencapai lokasi sekitar 1 jam dari Kota Brastagi dan dari Arah Kota Binanga jarak tempuh lebih dekat terpaut 7 Km dan lokasi tersebut dapat dilalui menggunakan kendaraan Universal, tidak hanya Bus Desa ada juga Angkutan Tradisional khas Sumut yakni Becak Bermotor yang sudah siap menunggu sewa dari simpang Tugu Jagung.
Noma Karang tidak hanya menyajikan Panorama Alam serta pemandian namun juga Keramah tamahan warga penduduk desa yang mayotitas yang berprofesi sebagai perani akan menyambut hangat para pengunjung dan berbagi cerita menerangkan tentang Pemandian tersebut.
Bagi masyarakat yang selama ini penat dengan hiruk pikuknya perkotaan dan sudah sulit untuk mencari suasana yang nyaman dan tenang, di Noma Karang kita mendapatkan Fenomena Pesona Alam yang dikelilingi hijaunya pesawahan yang menyegarkan.

Pemandian Noma Karang merupakan Sungai yang dialiri air pegunungan  masih alami dan indah, dan sungai tersebut sungai yang dangkal namun ada beberapa titik yang cukup dalam hingga mencapai kedalaman  4 meter dan untuk area tersebut ada ketentuan dari pihak pengelola demi keselamatan pengunjung.
Suasana yang indah di Noma Karang merupak momen untuk mengabadikan sausana saat berlibur, apalagi disaat tanaman padi yang baru berumur 2 bulan merupakan suasan yang tepat untuk mengabadiakan moment saat berlibur.
Pada saat musim panen tiba, pengunjung akan dimanjakan dengan moment dimana warga setempat akan melakukan Tradisi saat panen yakni Tradisi Guro guro Aron tradisi masyarakay dalam menyongsong Kerja Tahun Desa Kedupen.
Wisata pemandian tersebut dikelola oleh Tubuh Usaha yang merupakan Milik Desa (BUMDES) dan bagi para pengunjung harus membayar uang Kontribusi masuk areal sebesar RP5000,- per orang, cukup murah dan terjangkau.
(Red/Sumber)
Writting : Miasy.w

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dinas Sosial Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran

4 Juni 2024 - 12:19 WIB

Tergabung Di Kloter 13 Kakan Kemenag Bersama Plt Bupati Lepas 318 Jemaah Haji Labuhanbatu

27 Mei 2024 - 08:18 WIB

Terpilih Secara Aklamasi Boster Sitio Pimpin Koni Labuhanbatu Hingga 2028

28 April 2024 - 08:52 WIB

Forkopimda Labuhanbatu dan Labura Buka Puasa Bersama Kapolres Labuhanbatu

24 Maret 2024 - 09:13 WIB

Bandar Huluan Gelar Rapat Materi Sosialisasi Penggunaan ADN Dan Dana Desa Tahun 2024

20 Maret 2024 - 05:52 WIB

PTPN IV Ragional II Kebun Dolok Ilir Dan Pengusaha CV Sinar Tenera Sepakat Melakukan Perawatan Jalan Protokol

6 Maret 2024 - 11:43 WIB

Trending di Tak Berkategori