Menu

Mode Gelap
Waspada Lewat Fly Over Brayan Medan, Ada Teror Lemparan Batu! Ketua LP Ma’arif NU PWNU Sumut Sampaikan Materi Moderasi Beragama Polisi Sikat Jurtul Togel di Kecamatan Panai Tengah Fenomena Truk Tak Layak Pakai Lolos dari Operasi Patuh Toba 2024 Lapas Medan Gelar Senam Bersama Peserta Rehabilitasi Sosial

Tak Berkategori · 2 Sep 2021 03:16 WIB · waktu baca : ·

Tak Rela Lapangan Merdeka Jadi Cagar Budaya, Pengamat : Wali Kota Medan Terkesan Arogan


 Tak Rela Lapangan Merdeka Jadi Cagar Budaya, Pengamat : Wali Kota Medan Terkesan Arogan Perbesar

Eka Putra Zakran, SH, MH.

Medan, NET24JAM.ID – Sikap Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Medan yang menetapkan Lapangan Merdeka Medan sebagai cagar budaya menuai tanggapan dari berbagai pihak.

Dikatakan demikian, pasalnya Wali Kota Medan Bobby Nasution mengajukan banding soal putusan dan penetapan Lapangan Merdeka menjadi cagar budaya.

Adapun upaya banding itu didaftarkan pada nomor perkara 756/Pdt.G/2020/Pn Mdn.

Menanggapi hal itu, Eka Putra Zakran, SH, MH., seorang praktisi hukum dan pengamat sosial Sumatera Utara, menilai Wali Kota Medan terkesan sebagai sikap arogan dan tidak peka terhadap situs sejarah, fungsi, eksistensi dan urgensi cagar budaya.

Baca Juga:  Sandang Gelar Magister Hukum, Epza : Tidak Ada Kata Terlambat Untuk Belajar

“Dengan diajukannya upaya banding oleh Wali Kota Medan hanya akibat tidak rela Lapangan Merdeka menjadi cagar budaya, ini aneh namanya. Terkesan Wali Kota Medan arogan dan tidak peka terhadap situs sejarah, fungsi, eksistensi dan urgensi cagar budaya yang semestinya harus dijaga, dirawat dan dilestarikan,” ujar pria yang akrab disapa Epza ini, Kamis (2/9/2021).

Menurutnya, dengan mengajukan upaya banding tersebut, akan memunculkan beragam stigma, spekulasi dan asumsi-asumsi serta pertanyaan.

“Asumsi saya justru pasca putusan PN Medan kemarin, Wali Kota Medan akan bersegera untuk melaksanakan isi putusan tersebut, sehingga keberadaan lapangan merdeka yang kita saksikan sekarang hilang fungsi sejarah, fungsi sosial dan lebih berorientasi pada bisnis semata, setidaknya bisa dikembalikan menjadi cagar budaya,” papar Epza.

Baca Juga:  Sat Polair Tanjung Balai Giat Patroli Rutin

“Pertanyaan saya apakah Wali Kota Medan hari ini lebih memilih lapangan merdeka dijadikan sebagai tempat kuliner, bisnis, hiburan atau cagar budaya? Nah, ini pertanyaan besarnya,” ujarnya menambahkan.

Epza mengatakan, Jika Wali Kota Medan banding atas putusan PN tersebut, hal itu menandakan Wali Kota tidak peka terhadap aspek sosial, sejarah, fungsi dan urgensi atau pentingnya keberadaan sebuah cagar budaya. 

“Dengan upaya banding ini apa yang dicita-citakan oleh masyarakat Kota Medan untuk memerdekakan lapangan merdeka belum terwujud,” kata mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Medan ini.

Oleh karena itu, lanjut Epza, Wali Kota Medan selaku tergugat, hendaknya dalam kasus ini bersedia melaksanakan isi putusan PN Medan tersebut, bukan malah mengajukan upaya hukum banding. 

Baca Juga:  Gerebek Home Industri Daur Ulang Ekstasi, Polrestabes Medan Tuai Apresiasi

Dalam hukum, masih kata Epza, bukan tidak boleh banding, tapi dalam kasus ini betapa lebih baik dan tepatnya bila Wali Kota Medan melaksanakan isi putusan PN Medan tersebut.

“Saya sebenarnya mengapresiasi putusan Majelis Hakim PN Medan yang diketuai oleh Dominggus Silaban yang telah mengabulkan gugatan masyarakat (citizen lawsuit) terkait penetapan Lapangan Merdeka sebagai cagar budaya,” cetusnya. 

“Hemat saya, sesungguhnya itulah keputusan terbaik yang sejatinya harus dilaksanakan oleh Wali Kota Medan, bukan melakukan upaya banding,” Epza menandaskan.

(Ridwan)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polsek Medan Labuhan Berhasil Gagalkan Genk Motor Yang Hendak Melakukan Tawuran

22 Juli 2024 - 09:48 WIB

Turnamen Sepakbola Bertajuk Liga OPD Cup II Labuhanbatu 2024 Resmi Bergulir

22 Juli 2024 - 09:37 WIB

Gawat Proyek DD TA 2023 Tak Terealisasi Diduga Pangulu Lestari Indah Selewengkan Anggaran

27 Juni 2024 - 14:23 WIB

Terkait Video Mesum Mirip Sekda Taput, Polisi Layangkan Surat Panggilan Ke TS.

20 Juni 2024 - 08:57 WIB

Dinas Sosial Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran

4 Juni 2024 - 12:19 WIB

Tergabung Di Kloter 13 Kakan Kemenag Bersama Plt Bupati Lepas 318 Jemaah Haji Labuhanbatu

27 Mei 2024 - 08:18 WIB

Trending di Tak Berkategori