Sinergi 4 Pilar Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pangulu, dan Orsos Karang Taruna Patroli Bersama Antisipasi Balap Liar

net24jam
1 Feb 2026 18:21
KABAR 0 187
2 menit membaca

NET24JAM.ID || Simalungun.- Dalam upaya menjaga kondusifitas wilayah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, sinergi 4 Pilar yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pangulu, dan Orsos Karang Taruna aktif melaksanakan patroli gabungan pada Sabtu malam minggu (31/01/2026). Patroli ini difokuskan untuk mengantisipasi aksi balap liar dan kenakalan remaja yang kerap meresahkan warga.

Patroli yang dimulai pukul 21.00 wib ini menyisir beberapa titik rawan yang sering dijadikan lokasi balap liar, seperti jalur lurus Blok Cebol, Nagori Laras, serta area pemukiman padat penduduk Bahapal, Simpang Mangga, dan Bahgunung.

Bhabinkamtibmas Polsek Perdagangan, Polres Simalungun Aminuddin Sinaga, menekankan bahwa sinergi antara Polri, TNI, perangkat desa, Orsos Karang Taruna, dan warga sangat krusial dalam langkah preventif ini.

“Kami tidak ingin ada balap liar yang mengganggu ketenangan warga, apalagi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya. Sinergi 4 Pilar ini adalah bentuk kehadiran Negara di tengah masyarakat,” ujar Bhabinkamtibmas.

Senada dengan itu, Kapolsek Perdagangan, IPTU Patar Banjarnahor mengatakan, bahwa kehadiran petugas dilapangan bertujuan memberikan rasa aman kepada penguna jalan dan mencegah para remaja menyalagunakan jalan raya sebagai arena balapan. “Kami mengedepankan tindakan preventif dan edukatif. Jika ditemukan kerumunan remaja, kami berikan imbauan humanis agar segera membubarkan diri guna mencegah potensi gesekan maupun kecelakaan” ujar Kapolsek.

Selain menyisir jalur protokol yang sering dijadikan lintasan balap, patroli juga dilakukan secara dialogis, dengan mendatangi sekumpulan remaja dan memberikan imbauan humanis agar segera pulang dan tidak terlibat aksi balap liar.

Pangulu Nagori Laras, Sugimun mengapresiasi patroli gabungan ini.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolsek, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang turun langsung. Warga juga merasa lebih tenang karena perangkat desa bersama aparat keamanan kompak menjaga wilayah kami dari balap liar,” ujarnya.

Pantauan Awak Media dilapangan Selama patroli berlangsung 14 unit kereta berhasil diamankan karena tidak dilengkapi dengan dokumen resmi (STNK), dan menggunakan spesifikasi knalpot brong yang tidak standar.

(Mariono)