Diduga Tidak Ada Sosialisasi Dari Pihak Pengembang Warga Tolak Pembangunan Menara Tower XL

net24jam
2 Des 2025 21:19
KABAR VIRAL 0 461
2 menit membaca

NET24JAM.ID || Simalungun.- Rencana pembangunan menara tower XL yang berlokasi Huta I Negeri Lawan, Nagori Dolok Kataran, Kabupaten Simalungun, menuai kontroversi dan penolakan warga. Penolakan tersebut disampaikan warga pada hari selasa, (2/12/2025), sekira pukul 10.00 wib, di Kantor Pangulu saat acara sosialisasi pendirian tower digelar.

Rapat rencana didirikan menara tower XL dihadiri, Pangulu, Budi Hema Syaputra Purba, pihak pengembang tower XL, Oje Butar Butar, Camat Dolok Batu Nanggar yang diwakili Masniari Purba, Ketua Maujana, Masturi, serta puluhan warga Huta I, Kanit Binmas Polsek Serbelawan, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa.

Puluhan warga Huta I yang hadir menolak didirikan nya bangunan menara tower XL di Huta I Negeri Lawan, warga meminta kepada pihak pengembang agar memindahkan rencana pembangunan menara tower ke Huta yang lain.

Menurut keterangan dari beberapa warga, penolakan tersebut dikarenakan selama ini pihak pengembang tidak pernah ada melakukan sosialisasi kepada warga sekitar, sehingga warga merasa khawatir akan dampak yang ditimbulkan dari pembangunan menara tower XL tersebut, seperti radiasi, roboh, tersengat listrik dan tersambar petir, serta kompensasi yang diterima warga yang berdampak dinilai kurang pantas.

Banyak warga yang merasa tidak dilibatkan dan tidak mendapatkan informasi yang cukup sebelum pembangunan dimulai, sehingga ini menjadi alasan warga merasa keberatan dan menolak rencana pembangunan tower XL tersebut.

Sebelum nya warga Huta I telah menyampaikan surat penolakan dibangunnya menara tower yang diserahkan kepada Ketua Maujana, Masturi. Penolakan tersebut tertuang didalam isi surat yang mengatakan bahwa warga Huta I menolak rencana didirikan nya bangunan menara tower XL tersebut, menurut warga pihak pengembang tidak pernah melakukan sosialisasi tentang rencana pembangunan menara tower XL tersebut serta dampak nya kepada warga sekitar.

“Kami menolak rencana didirikan nya menara tower XL tersebut, karna pihak pengembang sebelumnya tidak pernah melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada warga, dan kami sebagai warga sekitar, merasa keberatan karena jarak menara tower dengan sekolah tempat anak anak kami menuntut ilmu sangat dekat sekali, kami takut akan dampak yang di timbulkan dari menara tower tersebut di kemudian hari, dan kami di Huta I ini tidak membutuhkan menara tower, karena disini signal nya bagus” ucap warga.

Sekira pukul 13.00 wib, rapat selesai dan menghasilkan keputusan, “bahwa pendirian menara tower XL yang rencana didirikan di Huta I Negeri Lawan dibatalkan, dan dipindahkan ke Huta yang lain, sambil menunggu survei dari pihak pengembang (PT. Tower Bersama Group).

(Mariono).