NET24JAM.ID || Simalungun.- Aksi coboy kembali di perankan pihak keamanan kebun PTPN IV Unit Kebun Marihat, Kamis (4/12/25) pukul 01.00 Wib di Sawah Simpang Murni dengan Blok 2010 D, seorang pemanen tandan buah sawit ilegal tertembak tepat dikepala
korban bernama Rudianto (43) warga Huta Marubun 1, Nagori Marubun Jaya, Kecamatan tanah Jawa, Simalungun. Dan sempat dirawat di Rumah Sakit Balimbingan namun info terkini mengabarkan bahwa korban dirujuk ke ruang ICU Rumah Sakit Vita Insani.
Hal ini membuat masyarakat resah, semurah itukah harga sebuah nyawa bagi PTPN IV Unit Kebun Marihat hanya untuk menyelamatkan 6 Tandan, Komedil 24 Kg, Tonase 144 Kg
Info yang didapat dari sumber terpercaya 5 pelaku lain berhasil meloloskan diri dan dua orang tertangkap satu diantaranya bernama :Josua sianturi (23) warga simpang murni
Kronologis kejadian bermula pada pukul 01.00 Wib pada saat petugas jaga sedang melakukan kegiatan patroli di areal blok 2010 D, melihat ada cahaya senter yang di duga telah terjadi adanya pemanenan tidak sah.
Petugas lalu meminta bantuan kepada Korwil dan juga BKO AU guna melakukan penangkapan, pada saat pelaku melakukan aksinya petugas lalu melakukan penyergapan, 2 pelaku berhasil tertangkap.
Pada saat BKO AU mengamankan pelaku, salah satu pelaku melawan dan berontak sebelum terdengar suara tembakan Senapan Angin yang tidak diketahui dari mana sumber tembakan tersebut.
Kemudian pelaku terjatuh tertembak senapan angin mengenai belakang kepala pelaku. Petugas kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada korkam dan membawa pelaku ke rumah sakit Balimbingan untuk di lakukan perawatan.
Selanjutnya petugas mengamankan salah satu pelaku dan barang bukti ke kantor korkam. Kemudian petugas melaporkan kejadian tersebut kepada Korlap, korwil, Mandor.1, Asisten, dan korkam.
Sayangnya Manajer Unit Kebun Marihat AS. Purba saat dikonfirmasi awak media Kamis, (4/12/25) hingga berita ini ditayangkan belum memberikan keterangannya
(Bambang)