Bripka Supri Helmi Jadi Khotib Jumat, Ajak Warga Bandar Huluan Jauhi Narkoba

net24jam
23 Mei 2026 11:55
DAERAH 0 91
2 menit membaca

NET24JAM.ID || Simalungun.- Ada yang menarik dari kegiatan sambang desa Polsek Bandar Huluan kali ini. Bhabinkamtibmas Bripka Supri Helmi punya cara tersendiri untuk mendekatkan diri sekaligus mengedukasi warga di Nagori Dolog Parmonangan, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, Jumat (22/5/2026).

Bukan cuma sekadar datang dan mengobrol, Bripka Supri Helmi langsung naik ke mimbar menjadi khotib salat Jumat. Di hadapan para jemaah, ia menyampaikan tausyiah penting dengan tema yang sangat relevan saat ini, yaitu menciptakan desa bersih narkoba dan mengantisipasi kenakalan remaja.

Dalam khotbahnya, Bripka Supri Helmi mengingatkan bahwa urusan menjaga lingkungan yang aman dan damai bukan cuma tugas polisi, tapi tanggung jawab semua warga. “Narkoba dan kenakalan remaja ini bisa merusak masa depan anak – anak kita. Jadi, yuk sama – sama kita awasi dan jaga ruang gerak mereka agar tidak salah pergaulan,” ajak Bripka Supri Helmi. Menurutnya, pondasi paling kuat untuk membentengi anak – anak adalah agama dan keharmonisan di dalam rumah.

Lewat mimbar agama seperti ini, Polsek Bandar Huluan berharap pesan kamtibmas bisa lebih menyentuh hati masyarakat, sehingga warga kompak menolak peredaran narkoba. Aksi humanis Bhabinkamtibmas ini pun langsung mendapat sambutan dan apresiasi hangat dari warga serta tokoh agama setempat karena dinilai sangat menyatu dengan masyarakat.

Kegiatan inovatif dari personil kepolisian ini mendapatkan respon yang sangat positif dari masyarakat setempat. ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Selamat, Wagiso menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Polsek Bandar Huluan yang menyampaikan pesan Kamtibmas secara lansung melalui mimbar keagamaan.

“Kami selaku pengurus masjid dan mewakili seluruh jemaah sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Bhabinkamtibmas yang turun lansungenjadi Khotib. Materi tentang pencegahan narkoba dan kenakalan remaja ini menjadi pengingat yang sangat penting bagi para orang tua di desa kami.

Kami berharap kegiatan pembinaan religius seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ungkap Wagiso seusai pelaksanaan ibadah.

(Mariono)