Resah Peredaran Narkoba Marak, Warga Dolog Parmonangan Pasang Spanduk di Jalan Protokol Desa

net24jam
27 Jun 2026 13:57
DAERAH 0 17
3 menit membaca

NET24JAM.ID || Simalungun.- Masyarakat Nagori Dolog Parmonangan, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, memasang spanduk dan baliho desakan pemberantasan narkoba di sepanjang jalan protokol desa wilayah mereka. Langkah ini diambil warga lantaran peredaran barang haram tersebut dinilai semakin marak dan memicu peningkatan aksi pencurian di lingkungan sekitar.

Dalam spanduk dan baliho yang dipasang di titik strategis jalan protokol tersebut, warga menuliskan pesan tegas: “Kepada Kepolisian Indonesia, agar memberantas peredaran narkoba di Nagori kami. Kami sudah resah, Mari selamatkan generasi bangsa!”

Pangulu (Kepala Desa) Nagori Dolog Parmonangan, Sugimen, membenarkan adanya aksi pemasangan spanduk dan baliho oleh warganya di akses jalan utama desa tersebut. Menurutnya, tindakan ini merupakan puncak kekecewaan masyarakat terhadap kondisi keamanan lingkungan yang kian memburuk.

“Masyarakat sudah sangat resah. Dampak bebasnya peredaran narkoba ini tidak hanya merusak anak-anak muda kita selaku generasi bangsa, tetapi juga memicu maraknya aksi pencurian di kampung ini. Warga merasa selama ini belum ada tindakan konkret dari aparat, sehingga mereka berinisiatif memasang spanduk dan baliho di jalan protokol agar mendapat perhatian langsung dari Polsek Bandar Huluan,” ujar Sugimen saat dikonfirmasi, Jumat (26/6/2026).

Dukungan terhadap aksi protes warga juga datang dari pemuka agama setempat. Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Selamat, Wagiso, menyatakan bahwa situasi lingkungan saat ini sudah sangat mengkhawatirkan dan mulai mengganggu kenyamanan warga.

“Kami selaku pengurus masjid dan tokoh agama sangat mendukung gerakan warga ini.
Peredaran narkoba ini sudah merusak moral remaja kita, bahkan barang-barang di sekitar lingkungan ibadah pun mulai rawan hilang akibat maraknya pencurian. Kami berharap maklumat warga melalui spanduk ini segera direspons dengan tindakan nyata oleh kepolisian sebelum merusak lebih banyak generasi muda,” tegas Wagiso, Sabtu (27/6/2026).

Menanggapi aksi dan keluhan warga tersebut, Kapolsek Bandar Huluan, IPTU Patar Banjarnahor, S.H., M.H., menyatakan mengapresiasi kepedulian masyarakat Nagori Dolog Parmonangan dalam memerangi peredaran narkoba. Pihaknya menegaskan berkomitmen penuh untuk memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.

“Kami berterima kasih atas masukan dan kontrol sosial dari masyarakat. Kami tegaskan bahwa Polsek Bandar Huluan tidak pernah melakukan pembiaran. Saat ini, tim reskrim kami sedang melakukan penyelidikan intensif di lapangan untuk memetakan jaringan yang meresahkan warga tersebut. Kami juga meminta kerja sama warga untuk melaporkan informasi spesifik mengenai aktivitas mencurigakan demi mempercepat proses penindakan,” tegas IPTU Patar Banjarnahor, Sabtu (27/6/2026).

Pihak kepolisian juga berencana melakukan pertemuan tatap muka dengan perangkat desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Nagori Dolog Parmonangan dalam waktu dekat. Langkah ini diambil untuk memperkuat sinergitas keamanan dan memastikan penanganan kasus narkoba serta dampak pencurian di desa tersebut berjalan efektif.

(Mariono)