Reses DPRD Sergai di Dolok Merawan, Warga Minta Jalan Desa Naga Raja 1 Segera Dibangun 

waktu baca 3 menit
Rabu, 7 Okt 2026 09:59 23 net24jam

NET24JAM ID || Dolok Merawan.- Sergai Anggota DPRD Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menggelar reses masa persidangan lll tahun 2026 Dapil V di halaman Kantor Camat Dolok Merawan, Selasa (6/10/2026).

Dalam reses tersebut, warga kembali mendesak DPRD agar memperjuangkan akses jalan yang menguhubungkan Desa Panglong menuju Desa Naga Raja 1, Kecamatan Dolok Merawan di bangun, karena sejak dahulu jalan tersebut tidak pernah tersentuh oleh pembangunan dari pemerintah.

“Kami mempertanyakan pembangunan jalan kami, karena hingga kini belum ada signal pembangunan jalan kami pak, tolong penjelasannya pak,” tanya, Sulia Ilham Sinaga kepala Dusun V Raya Dolok, Desa Limbong.

Menanggapi aspirasi masyarakat tersebut, Samsul Bahri Purba salah satu anggota DPRD Sergai fraksi Golkar, mengatakan status jalan tersebut masih jalan kebun sehingga jalan tersebut tidak bisa dibangun menggunakan anggaran pemerintah.

“Kendalanya apabila jalan itu tidak tercatat dalam jalan kabupaten, bagaimana APBD itu akan masuk ke situ? Pastilah akan menyalahi. Jadi, Dibuatlah jalan itu menjadi jalan kabupaten barulah bisa dimasukkan anggaran APBD ke jalan itu,” ungkapnya.

S Damanik salah satu warga lainnya menambahkan, Jalan tersebut adalah akses masyarakat atau anak sekolah menuju sekolah di Kecamatan Dolok Merawan. Selain itu, lanjutnya, jalan tersebut menghubungkan dua kecamatan yakni Kecamatan Dolok Merawan dan Sipispis dan menguhubungkan ke Kabupaten Simalungun. Sehingga pemerintah diminta memprioritaskan untuk membangun jalan tersebut.

Damanik menyebutkan, Meskipun jalan tersebut berada di dalam wilayah perkebunan PTPN IV Regional 1 Kebun Gunung Para dan PT Bridgestone, namun kondisi tersebut diharapkan tidak menjadi alasan Pemerintah untuk tidak membangun jalan disana. Dikatakannya, Aspirasi tersebut sudah berulang kali disampaikan saat reses DPRD Sergai, namun hingga kini belum juga terealisasi.

“Permintaan kami ini selalu berulang ulang kami sampaikan, jangan alasan karena jalan ini masih status jalan kebun. Itu bukan wewenang kami. Untuk itu, Kami mohon DPRD bisa membantu membangun jalan ini, meskipun kami tau yang bisa membangun jalan adalah Bupati, tapi melalui aspirasi ini agar DPRD bisa mengusulkan, kami tidak pernah merasakan pembangunan jalan dari pemerintah,”ungkapnya dihadapan anggota DPRD, Muspika dan masyarakat peserta reses.

Menjawab aspirasi masyarakat tersebut, Aulis Sofyan fraksi PKB menyampaikan terkait pembangunan jalan yang selalu diusulkan masyarakat tersebut, Pihaknya telah melakukan rapat dengar pendapat (RDP) kepada Dinas PUTR membahas peningkatan status jalan tersebut agar dapat dibangun.

“Semalam saya RDP dengan PUPR,itu juga yang kami pertanyakan, itu yang kami bahas, sampai Kepala Dinas tidak datang, saya telepon langsung. mereka bilang SK peningkatan jalan Kabupaten itu sudah di bagian hukum di Provinsi. itu pun kami paksa mereka kapan selesainya, mereka (PUTR red) bilang karena itu berhubungan tidak dengan satu kabupaten dan kota saja, jadi itu semua masuk SK nya ke Provinsi, kemudian Gubernur yang menandatangani. jadi, saat RDP sekitar satu minggu lalu, mereka bilang masih di bagian hukum Provinsi. Jadi ya kita sama berjuang, bersabar dan berdoa,”ungkapnya.

Marwan Ali Nasution fraksi PPP menambahkan, pihaknya akan sepakat dan sama sama menandatangani untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat yang ada didalam satu daerah pemilihan (Dapil).

“Jadi kita sepakat di Dapil ini, yaudah nanti kita dalam reses ini kita sama-sama teken untuk memperjuangkan apa yang menjadi perjuangan kawan-kawan kita di DPRD yang sama-sama kita satu Dapil. Mudah mudahan, RAPBD 2027 kita masukkan,” katanya.

Sementara itu, Wildan fraksi PKS meminta kepada perwakilan perkebunan Gunung Para yang hadir agar pihak perkebunan mengeluarkan surat bahwa bersedia jalan tersebut dibangun.

“Keluarkan surat dari perkebunan bahwa bersedia untuk dibangun, sampaikan itu ke pihak manajemen, baik Manajer dan seterusnya, Jadi, kita kejar di pihak kebunnya, dan kita kejar di PUTR,” ungkapnya.

Tampak hadir dalam reses ini yakni, Marwan Ali Nasution fraksi PPP, Gunawan Sirait fraksi PDIP, Wildan fraksi PKS, Aulis Sofyan fraksi PKB dan Samsul Bahri Purba fraksi Golkar, Camat Dolok Merawan, Kapolsek Dolok Merawan, Pihak Koramil Dolok Merawan dan puluhan masyarakat.

(Hasan)

LAINNYA