Unggul 8 Suara, Johan Terpilih Jadi Pangulu PAW Marihat Butar Simalungun

waktu baca 2 menit
Kamis, 22 Okt 2026 16:20 78 net24jam

NET24JAM ID || Simalungun.- Johan resmi terpilih sebagai Pangulu Antar Waktu (PAW) Nagori Marihat Butar, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun untuk periode 2026–2031.

Dalam pemilihan yang berlangsung demokratis tersebut, Johan yang memegang nomor urut 02 berhasil menang telak dengan mengantongi 37 suara.

Musyawarah Nagori Pemilihan Pangulu PAW ini digelar di Aula Nagori Marihat Butar, Huta 3, Desa Marihat Butar, Kamis (22/10/2026) sejak pukul 08.00 WIB.

Pemilihan ini diikuti oleh dua calon pimpinan nagori. Berdasarkan hasil tabulasi data yang dipampang terbuka di lokasi, Johan unggul atas rivalnya. Nomor Urut 01: Sapruddin Ginting meraih 29 suara. Nomor Urut 02: Johan meraih 37 suara.

Dari total 69 Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang terdiri dari perangkat nagori dan perwakilan masyarakat, sebanyak 66 orang hadir memberikan hak suaranya, 3 absen, dan nihil suara tidak sah.

Usai penghitungan, Ketua Panitia Pemilihan Mistar dan Sekretaris Yoan Frandiansyah langsung menandatangani Berita Acara hasil pemilihan disaksikan kedua calon.

Pasca terpilih Johan menyampaikan rasa terima kasihnya dan menegaskan komitmennya untuk merangkul semua pihak demi kemajuan desa.

“Kemenangan ini adalah kemenangan seluruh masyarakat Marihat Butar. Saya mengajak Bapak Sapruddin Ginting dan pendukungnya untuk bersama sama membangun desa ini,” ujar Johan. Ia juga menambahkan akan fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik selama sisa masa jabatan.

Harapan besar juga digantungkan oleh warga setempat atas hasil pemilihan ini. Tika Anggraini, warga yang bermukim di Huta 1 Nagori Marihat Butar, berharap pemimpin baru ini bisa menjaga kepercayaan masyarakat.

“Kami sangat mengharapkan kepada pangulu terpilih dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh amanah demi kemajuan desa kami ke depan,” kata Tika.

Jalannya pemilihan yang aman dan transparan ini turut mendapat pujian dari DPD Perkumpulan Pemerhati dan Pengawas Korupsi Indonesia (P3KI) Kabupaten Simalungun.

Ketua DPD P3KI Simalungun, Sofian, S.Pd, menyebut proses ini layak menjadi contoh bagi nagori-nagori lainnya.

“Pemilihan PAW Marihat Butar ini contoh demokrasi nagori yang baik. Terbuka, ada tabulasi jelas di dinding, semua pemilih menyaksikan langsung. Tidak ada keributan,” tutur Sofian.

Sofian menegaskan pihaknya terus mengawal jalannya proses agar murni dari suara masyarakat tanpa adanya intervensi dari luar.

Acara ini juga turut dihadiri oleh Sekdis DPMN Simalungun, Camat Bosar Maligas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta jajaran Maujana Nagori.

(Mariono)

LAINNYA