Tingkatkan Produksi, Askep Kebun Bangun Yoga Prestya Damanik Gelar Acara ‘Ngopi Bareng’ Karyawan

waktu baca 2 menit
Sabtu, 24 Okt 2026 14:46 45 net24jam

NET24JAM.ID || Simalungun.- Manajemen Kebun Bangun menggelar kegiatan Ngopi (Ngobrol dan Apresiasi) bersama seluruh jajaran staf dan karyawan di halaman Kantor Kebun Bangun, Nagori Senio, Kecamatan Gunung Malela. Agenda ini diinisiasi sebagai wadah mempererat tali silaturahmi sekaligus memacu peningkatan produksi di lingkungan perkebunan.

Asisten Kepala (Askep) Kebun Bangun, Yoga Prestya Damanik, dalam sambutannya menekankan pentingnya optimalisasi seluruh potensi yang ada di lapangan. Ia menilai target produksi optimal dapat tercapai jika seluruh lini kerja memperkuat komitmen kebersamaan.

“Masih banyak potensi produksi yang dapat kita maksimalkan. Hal ini hanya bisa terwujud melalui kerja sama yang solid, kepedulian yang tinggi, serta keterlibatan aktif seluruh karyawan dalam menjalankan tugasnya masing-masing,” ujar Yoga.

Yoga juga menaruh harapan besar agar seluruh jajaran manajemen dan karyawan terus memacu kinerja di sisa tahun ini. Pemanfaatan potensi yang tersedia di lapangan harus menjadi prioritas demi mendukung ketercapaian target produksi yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Acara yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan ini turut dihadiri oleh Asisten Personalia Kebun (APK) Edi Prayetno, para asisten Afdeling I hingga IV, karyawan bagian teknik, APK KTU, serta jajaran bagian tanaman. Dukungan penuh juga datang dari pihak serikat pekerja yang disampaikan langsung oleh Ketua SPBUN dalam sambutannya.

Kegiatan yang dipandu oleh M. Irfan Shidqi sebagai pembawa acara ini diawali dengan pembacaan doa yang dibawakan oleh Sutresna agar operasional kebun berjalan lancar dan berkah. Momentum silaturahmi ini kemudian ditutup dengan sesi makan bersama seluruh peserta yang hadir.

Melalui kegiatan Ngopi ini, manajemen Kebun Bangun berharap jalur komunikasi antara pimpinan dan karyawan dapat berjalan lebih sumbat, semangat kerja kian terdongkrak, serta seluruh potensi produksi perkebunan dapat dioptimalkan secara berkelanjutan.

(Mariono)

LAINNYA