Menu

Mode Gelap
Waspada Lewat Fly Over Brayan Medan, Ada Teror Lemparan Batu! Ketua LP Ma’arif NU PWNU Sumut Sampaikan Materi Moderasi Beragama Polisi Sikat Jurtul Togel di Kecamatan Panai Tengah Fenomena Truk Tak Layak Pakai Lolos dari Operasi Patuh Toba 2024 Lapas Medan Gelar Senam Bersama Peserta Rehabilitasi Sosial

Tak Berkategori · 26 Jun 2021 05:55 WIB · waktu baca : ·

Inti Bumi Miring di Laut Indonesia Gegerkan Para Ilmuwan


 Inti Bumi Miring di Laut Indonesia Gegerkan Para Ilmuwan Perbesar

Foto: Peta Seismisitas Indonesia Perioden Bulan Agustus 2019 (twitter @infoBMKG).

Jakarta, NET24JAM.ID – Seismolog dari University of California, Berkeley, Amerika Serikat mengungkapkan bahwa inti bumi di bawah laut Indonesia tumbuh miring. Laporan itu dikutip oleh The Independent.

Miringnya inti bumi bawah laut Indonesia terjadi karena inti besi padat di tengah planet telah tumbuh lebih cepat di bawah Laut Banda di Indonesia.

Di sisi lain, inti bumi di Indonesia kehilangan panas lebih cepat daripada wilayah lain seperti Brasil. Akibatnya, pendinginan terjadi lebih cepat akibat kristalisasi besi penyusun inti.

Penemuan ini terungkap ketika para ilmuwan sedang mempelajari gelombang seismik, yakni getaran bawah tanah yang dihasilkan oleh gempa bumi. Gelombang itu melewati inti besi padat dari planet.

Baca Juga:  Sempat Viral Dimedsos, Oknum TNI Adu Jotos Dengan Polisi Akhirnya Sepakat Damai

Perlu diketahui, inti bumi berada sekitar 3.000 kilometer di bawah permukaan bumi. Bagian ini berbentuk seperti bola dan mengandung besi dan nikel.

Di atas inti bumi ada mantel, yang terdiri dari mantel dalam (300-2.890 km di bawah permukaan bumi) dan mantel luar (10-300 km di bawah permukaan bumi). Sementara lapisan paling luar adalah kerak bumi.

Yang mengejutkan lagi, hal ini ternyata sudah terjadi sejak 500 tahun lalu. Tapi belum diketahui mengapa proses pendinginan terjadi dengan cepat di RI.

“Satu-satunya cara kami dapat jelaskan adalah sisi satunya tumbuh lebih cepat disbanding yang lain,” kata penulis utama studi Daniel Frost, seismolog di University of California, Berkeley.

Baca Juga:  PTPN III (Persero)Apresiasi Kinerja Polda Sumut Selamatkan Aset Negara

Penemuan bahwa inti bumi di Indonesia kehilangan panas lebih cepat ini membawa ilmuwan pada suatu kesimpulan baru, soal mengapa kristalisasi besi lebih condong di barat (Laut Banda) dibanding Timur (Brasil).

Peneliti menyebut ada pertumbuhan asimetris, 60% lebih tinggi ke sisi barat. Namun diyakini peneliti, pertumbuhan asimetris ini bukan berarti akan ada catat atau resiko lain yang membuatnya tidak seimbang.

Meski begitu, Frost mengatakan ada misteri lainnya yang masih harus dipecahkan.

“Pertanyaannya adalah, apakah ini mengubah kekuatan medan magnet?” ujarnya.

Baca Juga:  Ten Moments That Basically Sum Up Your Virtual Reality Experience

Medan magnet bumi adalah medan geomagnetic yang menjangkau dari bagian dalam bumi hingga ke batas di mana medan magnet bertemu radiasi matahari.

Secara sederhana medan magnet bumi memantulkan sebagian besar angina matahari, yaitu arus partikel bermuatan dari matahari yang mampu mengionisasi (mengurai) di lapisan atmosfer bumi.

Kompas yang digunakan manusia bergantung pada medan magnet bumi. Hewan juga memanfaatkan medan magnet bumi untuk bermigrasi.

Frost mengatakan pihaknya akan segera melakukan penelitian kembali membahas hal ini. Frost mengatakan bahwa dia telah mulai mengerjakan penelitian baru dengan tim geomagnetis untuk menyelidiki beberapa kemungkinan dari misteri pertumbuhan miring inti. 

(Red/CNBC Indonesia)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polsek Medan Labuhan Berhasil Gagalkan Genk Motor Yang Hendak Melakukan Tawuran

22 Juli 2024 - 09:48 WIB

Turnamen Sepakbola Bertajuk Liga OPD Cup II Labuhanbatu 2024 Resmi Bergulir

22 Juli 2024 - 09:37 WIB

Gawat Proyek DD TA 2023 Tak Terealisasi Diduga Pangulu Lestari Indah Selewengkan Anggaran

27 Juni 2024 - 14:23 WIB

Terkait Video Mesum Mirip Sekda Taput, Polisi Layangkan Surat Panggilan Ke TS.

20 Juni 2024 - 08:57 WIB

Dinas Sosial Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran

4 Juni 2024 - 12:19 WIB

Tergabung Di Kloter 13 Kakan Kemenag Bersama Plt Bupati Lepas 318 Jemaah Haji Labuhanbatu

27 Mei 2024 - 08:18 WIB

Trending di Tak Berkategori