
NET24JAM.ID || Simalungun.- Penggunaan AI di tingkat SMP berpusat pada personalisasi pembelajaran, efisiensi tugas administratif guru, dan penyediaan sumber belajar yang menarik.
Platform AI dapat menyesuaikan materi pelajaran dan metode pengajaran berdasarkan kemampuan dan kecepatan belajar masing-masing siswa, memastikan setiap anak menerima dukungan yang mereka butuhkan.
Guna merealisasikan hal ini Kepala sekolah SMP Negeri 1 Drs. Jonta Bermansius Purba, MSi., mengundang Nadya Tridrisna Manurung MPd sebagai Narasumber kegiatan ini. Sabtu (15/11/25)
Berprofesi sebagai Dosen di Universitas Negeri Medan (UNIMED) juga sebagai peneliti guru pendidik di era digitalisasi, Lulusan Universitas Negeri Semarang hadir sebagai pembicara dalam kegiatan yang dihadiri oleh anggota Dewan Pendidikan simalungun M. Idris Manurung yang juga sebagai unsur tokoh masyarakat juga dihadiri para tendik dan staf pengajar
Dalam penyampaian materi narasumber memberikan penjelasan secara terperinci dan akurat, cara menggunakan metode AI baik dalam pembuatan soal soal buat siswa sehingga siswa lebih mudah menerima materi matapelajaran.
Keistimewaan AI dibandingkan dengan yang lain, AI lebih gampang, efisien waktu, kadang kadang guru sulit dalam keterbatasan berkreatifitas.
“masalah yang sering kita hadapi dilapangan sebagai pengajar salah satunya seperti HOTS (high-order think Skill).”jelasnya
Masalah ini menurutnya bila dipadatkan ada 2 hal. yaitu kesulitan menyusun perangkat pembelajaran berkualitas dan kesulitan membuat function yang menarik.
“Kepada para pengajar dalam menerapkan PBM (Proses Belajar Mengajar) disekolah agar lebih mudah dipahami oleh siswa hendak nya menggunakan metode AI atau kecerdasan buatan.”jelasnya lebih lanjut
Diakhir kegiatan Kepala SMP Negeri 1 Tapian Dolok banyak mengucapkan terimakasih kepada seluruh yang hadir dalam acara tersebut.
“SMP Negeri 1 merupakan sekolah perdana di Tapian Dolok Simalungun yang siap menggunakan metode AI. Ucapan terima kasih atas ilmu pengetahuan yang disampaikan kepada guru pendidik.”pungkas kepsek.
(Kasim)