Menu

Mode Gelap
Bersama Ratusan Masyarakat Plt Bupati Ikuti Senam Sehat di Car Free Day Caleg Partai PAN Dominasi Lima Kecamatan Di Deli Serdang PSI Tapanuli Utara Geruduk Kantor KPU dan Bawaslu, Ada Apa? 102 Peserta Ikuti Seleksi MTQ Tingkat Kecamatan Bandar Huluan Tahun Baru Imlek 2575 Plt Bupati Labuhanbatu Patroli Dan Kunjungan Ke Vihara Dan Klenteng

Warta TNI-POLRI · 16 Feb 2022 16:04 WIB · waktu baca : ·

Pelaku Pengeroyokan Belum Ditangkap, Kapoldasu Diminta Tindak Penyidik Polsek Patumbak


 Pelaku Pengeroyokan Belum Ditangkap, Kapoldasu Diminta Tindak Penyidik Polsek Patumbak Perbesar

Ilustrasi Pengeroyokan

Medan, NET24JAM.ID – Padahal sebelumnya Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara tegas kepada jajarannya untuk bersikap layaknya pemimpin organisasi yang memahami anggota dan mengayomi masyarakat.

“Terhadap anggota yang melakukan penyimpangan dan itu berdampak kepada organisasi maka saya minta kepada rekan-rekan jangan ragu melakukan tindakan tegas. Kalau ada yang tidak mampu, kalau tidak mampu membersihkan ekor maka kepalanya akan saya potong. Ini semua untuk kebaikan organisasi,” tegas Kapolri.

Akan tetapi, upaya keras Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk membenahi Polri dinilai masih belum sepenuhnya dilaksanakan oleh penyidik Polsek Patumbak di jajaran Polda Sumatera Utara (Sumut). 

Dikatakan demikian, pasalnya sudah hampir 7 bulan kasus pengeroyokan di jalan Swadaya gang Tower Horas Kelurahan Harjosari II Kecamatan Medan Amplas Kota Medan Sumatera Utara, belum juga tuntas.

Baca Juga:  Sat Lantas Polres Tanjung Balai Amankan 17 Unit Sepeda Motor Knalpot Blong

Tak hanya itu, diduga para pelaku hingga saat ini masih bebas berkeliaran, dan ironisnya dengan alibi saling lapor, penyidik Polsek Patumbak belum juga menetapkan tersangka kepada pelaku pengeroyokan.

Kasus tersebut sesuai dengan :

  1. Laporan Polisi Nomor : LP/457/VIII/2021/SU/POLRESTABES MEDAN/SEK PATUMBAK, tanggal 1 Agustus 2021 sekira pukul 15.30 Wib. 

  2. Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penelitian Laporan Nomor : B/269/VIII/2021/Ptbk, tanggal 2 Agustus 2021.

  3. Perkembangan Hasil Penyelidikan Nomor : B/269/X/2021/Ptbk, tanggal 27 Oktober 2021.

Saat dikonfirmasi awak media melalui via WhatsApp, Rabu (16/2/2022), terkait jadwal pelaksanaan gelar perkara kasus tersebut, salah satu penyidik Polsek Patumbak yakni Aipda Hotman S Bancin, SH., belum memberikan keterangan lebih lanjut dan terkesan bungkam.

Candra selaku korban pengeroyokan, melalui penasehat hukumnya, Alansyah Putra Pulungan, SH., menyampaikan bahwa meskipun pemeriksaan terhadap pelapor, terlapor dan saksi-saksi telah dilakukan namun sampai dengan sekarang, para terlapor yang diduga sebagai pelaku penganiayaan secara bersama-sama tidak kunjung ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga:  Gelar Doa Bersama Jelang HUT ke 78, "TNI Sebagai Patriot NKRI"

“Atas kejadian tersebut, Klien saya dan keluarganya selalu merasa ketakutan dan terancam, sebab para pelaku masih berkeliaran dan sering mengejek Klien saya dan keluarganya karena laporan polisi klien saya dianggap tidak berguna dan tidak dapat menjerat para pelaku secara hukum,” ujar Alan, Rabu (16/2/2022).

Dia menilai penyidik maupun penyidik pembantu Unit Reskrim Polsek Patumbak, Polrestabes Medan dalam menangani kasus tersebut tidak profesional dan tidak akuntabel dalam mewujudkan Polri Presisi sebagaimana arahan Kapolri. 

“Pasal 27 ayat 1 UUD 1945 menyatakan Segala Warga Negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintah itu dengan tidak ada kecualinya,” jelas Alan.

Baca Juga:  Jelang HUT Bhayangkara Ke 76 Kapolres Karimun Berikan Bantuan Kepada Masyarakat

“Pasal 28 G ayat 1 UUD 1945 “Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat dan harta benda yang di bawah kekuasaannya serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasinya,” ujarnya menambahkan.

Alan meminta kepada Kapoldasu melakukan tindakan tegas kepada oknum penyidik yang diduga tidak profesional dalam menjalankan tugas.

“Sebelumnya kami (klien-red) sudah mengirimkan surat permohonan perlindungan hukum dan kali ini akan kami kirimkan lagi ke Polda Sumut surat permohonan gelar perkara,” sebutnya.

Dirinya berharap Kapoldasu melakukan tindakan seadil-adilnya terhadap kliennya selaku korban pengeroyokan.

“Demi nama baik citra Polri di tengah-tengah masyarakat, kami berharap Kapolda Sumatera Utara melakukan penegakan hukum dan memberikan kepastian hukum terhadap korban pengeroyokan,” Alan menandaskan.

(Ridwan)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolres Pelabuhan Belawan Himbau Warga Datang ke TPS Besok , Untuk Memilih Dalam Pemilu 2024.

13 Februari 2024 - 23:27 WIB

Polsek Medan Baru Mengamankan Pelaku Pungli Loding Muat Mobil Yang Di Mintai 50.000 Ribu

4 Februari 2024 - 09:14 WIB

Gercep!! Polisi Peduli Korban Kebakaran di Medan Marelan

30 Januari 2024 - 16:00 WIB

Dankormar Pimpin Sertijab Inspektur Korps Marinir

27 Januari 2024 - 01:53 WIB

Satlantas Giat Police Goes to School di MAN 4 Medan

20 Januari 2024 - 23:50 WIB

Pasca Tawuran di Belawan, Kapolres Sampaikan Rasa Duka Cita

18 Januari 2024 - 23:38 WIB

Trending di Berita Terkini