Menu

Mode Gelap
Idul Adha 1445 H, KSOP Utama Belawan Qurban 9 Ekor Lembu Danlanud Yohanis Kapiyau Timika Kerahkan Personel Sukseskan MTQ Terpampang Wajah 15 Oknum Polrestabes Medan Jadi Buronan Pimpinan DPRD Sumut Sebut JTP Tidak Melanggar Kode Etik Rayakan Idul Adha 1445 H Lapas Medan Potong Hewan Kurban

Kabar TNI-POLRI · 16 Feb 2022 16:04 WIB · waktu baca : ·

Pelaku Pengeroyokan Belum Ditangkap, Kapoldasu Diminta Tindak Penyidik Polsek Patumbak


 Pelaku Pengeroyokan Belum Ditangkap, Kapoldasu Diminta Tindak Penyidik Polsek Patumbak Perbesar

Ilustrasi Pengeroyokan

Medan, NET24JAM.ID – Padahal sebelumnya Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara tegas kepada jajarannya untuk bersikap layaknya pemimpin organisasi yang memahami anggota dan mengayomi masyarakat.

“Terhadap anggota yang melakukan penyimpangan dan itu berdampak kepada organisasi maka saya minta kepada rekan-rekan jangan ragu melakukan tindakan tegas. Kalau ada yang tidak mampu, kalau tidak mampu membersihkan ekor maka kepalanya akan saya potong. Ini semua untuk kebaikan organisasi,” tegas Kapolri.

Akan tetapi, upaya keras Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk membenahi Polri dinilai masih belum sepenuhnya dilaksanakan oleh penyidik Polsek Patumbak di jajaran Polda Sumatera Utara (Sumut). 

Dikatakan demikian, pasalnya sudah hampir 7 bulan kasus pengeroyokan di jalan Swadaya gang Tower Horas Kelurahan Harjosari II Kecamatan Medan Amplas Kota Medan Sumatera Utara, belum juga tuntas.

Baca Juga:  Kapolda Sumut, "Qurban Adalah Bukti Ketaqwaan Seorang Muslin Kepada Allah Swt"

Tak hanya itu, diduga para pelaku hingga saat ini masih bebas berkeliaran, dan ironisnya dengan alibi saling lapor, penyidik Polsek Patumbak belum juga menetapkan tersangka kepada pelaku pengeroyokan.

Kasus tersebut sesuai dengan :

  1. Laporan Polisi Nomor : LP/457/VIII/2021/SU/POLRESTABES MEDAN/SEK PATUMBAK, tanggal 1 Agustus 2021 sekira pukul 15.30 Wib. 

  2. Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penelitian Laporan Nomor : B/269/VIII/2021/Ptbk, tanggal 2 Agustus 2021.

  3. Perkembangan Hasil Penyelidikan Nomor : B/269/X/2021/Ptbk, tanggal 27 Oktober 2021.

Saat dikonfirmasi awak media melalui via WhatsApp, Rabu (16/2/2022), terkait jadwal pelaksanaan gelar perkara kasus tersebut, salah satu penyidik Polsek Patumbak yakni Aipda Hotman S Bancin, SH., belum memberikan keterangan lebih lanjut dan terkesan bungkam.

Candra selaku korban pengeroyokan, melalui penasehat hukumnya, Alansyah Putra Pulungan, SH., menyampaikan bahwa meskipun pemeriksaan terhadap pelapor, terlapor dan saksi-saksi telah dilakukan namun sampai dengan sekarang, para terlapor yang diduga sebagai pelaku penganiayaan secara bersama-sama tidak kunjung ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga:  Danyon Arhanud 1 Marinir Pimpin Apel Siaga PAM Idul Fitri 1445 H

“Atas kejadian tersebut, Klien saya dan keluarganya selalu merasa ketakutan dan terancam, sebab para pelaku masih berkeliaran dan sering mengejek Klien saya dan keluarganya karena laporan polisi klien saya dianggap tidak berguna dan tidak dapat menjerat para pelaku secara hukum,” ujar Alan, Rabu (16/2/2022).

Dia menilai penyidik maupun penyidik pembantu Unit Reskrim Polsek Patumbak, Polrestabes Medan dalam menangani kasus tersebut tidak profesional dan tidak akuntabel dalam mewujudkan Polri Presisi sebagaimana arahan Kapolri. 

“Pasal 27 ayat 1 UUD 1945 menyatakan Segala Warga Negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintah itu dengan tidak ada kecualinya,” jelas Alan.

Baca Juga:  Meningkatkan Ketaqwaan Personil Polres Tanjungbalai Laksanakan Kegiatan Bimbingan Rohani

“Pasal 28 G ayat 1 UUD 1945 “Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat dan harta benda yang di bawah kekuasaannya serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasinya,” ujarnya menambahkan.

Alan meminta kepada Kapoldasu melakukan tindakan tegas kepada oknum penyidik yang diduga tidak profesional dalam menjalankan tugas.

“Sebelumnya kami (klien-red) sudah mengirimkan surat permohonan perlindungan hukum dan kali ini akan kami kirimkan lagi ke Polda Sumut surat permohonan gelar perkara,” sebutnya.

Dirinya berharap Kapoldasu melakukan tindakan seadil-adilnya terhadap kliennya selaku korban pengeroyokan.

“Demi nama baik citra Polri di tengah-tengah masyarakat, kami berharap Kapolda Sumatera Utara melakukan penegakan hukum dan memberikan kepastian hukum terhadap korban pengeroyokan,” Alan menandaskan.

(Ridwan)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Danlanud Yohanis Kapiyau Timika Kerahkan Personel Sukseskan MTQ

19 Juni 2024 - 12:43 WIB

Polri Mengabdi Untuk Pelayanan Terbaik

17 Juni 2024 - 17:53 WIB

Satlantas Polres Belawan Sosialisasikan Keselamatan Lalu Lintas di SMA Hang Tuah

11 Juni 2024 - 20:09 WIB

Plt Bupati Labuhanbatu dan Danrem 022/PT Resmi Tutup TMMD ke-120 Tahun 2024

8 Juni 2024 - 07:15 WIB

Giat Binrohtal Satbrimob Polda Sumut Perkuat Nilai Spiritual

2 Mei 2024 - 23:44 WIB

Korps Marinir Gelar Ibadah Bersama Prajurit di Momen Paskah 2024

2 Mei 2024 - 19:10 WIB

Trending di Berita Terkini