Menu

Mode Gelap
Laporan Di SP3kan Keluarga Monang Samosir Prapidkan Penyidik Polres Dan Kejari Simalungun Plt. Bupati Labuhanbatu Saksikan Pagelaran Wayang Kulit di Hari Bhayangkara Sambut 1 Muharram 1446 H, BKM Nurul Islam Gelar Gotong-royong Kapolres Sergai Resmikan Sarana Air Bersih di Desa Makmur UNITA Taput Larang Mahasiswa Ikuti Aksi Demonstrasi

Berita Terkini · 10 Jul 2024 10:49 WIB · waktu baca : ·

Warga Desa Gempolan Resah Akibat Serangan Anjing Peliharaan


 Warga Desa Gempolan Resah Akibat Serangan Anjing Peliharaan Perbesar

NET24JAM.ID || Sergai.-Sejumlah warga di Desa Gempolan Dusun III, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, dilanda ketakutan setelah lima orang menjadi korban gigitan anjing peliharaan, Rabu(10/07/24).

Kejadian ini menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat sekitar. Menurut keterangan warga, insiden gigitan anjing tersebut terjadi dalam kurun waktu dua minggu terakhir.

Menurut informasi yang dihimpun awak media NET24JAM.ID dari salah satu orang tua Korban, Disko Tua Marga Munte, menyampaikan keluhannya ,Rabu 10/07 pukul 10.10 WIB, saat anaknya digigit anjing “hari Jumat kemarin (05/07/24) anak saya sedang berjalan pulang, tiba-tiba anjing itu melompat dan menggigit kaki anak saya. Bahkan sudah dua orang anak saya korban digigit anjing itu. Ini sangat menakutkan,” ujar Munte.

Baca Juga:  Dankormar : Jadikan Mako Kormar Barometer Prajurit Terbaik

sambungnya lagi “Menurut cerita ibu bidan saat mengobati anaknya, sudah sering juga anjingnya itu menggigit orang bahkan ada kurang lebih 5 orang menjadi korban gigitan anjing yang sama. “Kata Bu Bidan,” ungkap Munte.

Baca Juga:  Begini Aksi Peduli PAC IPK Labuhan Deli Terhadap Korban Kebakaran

Meski sudah ada lima korban, pemilik anjing, Boru Aruan, tetap tidak mau menjual atau menyingkirkan anjing tersebut. “Anjingku ini akan saya jual, tapi menunggu anjingku melahirkan baru saya jual,” katanya.

Namun, sikap pemilik anjing ini menimbulkan kecemasan di kalangan warga.

Di tempat yang sama, Ibu .S Br. Sitorus, tetangga Munte, juga mengatakan, “Harusnya anjingnya itu jangan dikasih keluar, kalau bisa di kereng aja biar anak-anak tidak banyak korban,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pemnag Buktikan Keterbukaan Informasi Publik Nagori Tanjung Hataran

Menurut tanggapan Kepala Desa Gempolan, Pahala Doli Siahaan, saat dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp, “Coba nanti saya jumpai dahulu pemilik anjingnya dan bila penting disuntik rabies dulu anjingnya.”

Banyak yang merasa takut untuk keluar rumah, terutama anak-anak yang sering bermain di luar.

Warga berharap pihak berwenang dapat mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

(Mangisi.s)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Lapas Medan Gelar Razia Deteksi Dini, Musnahkan Ratusan HP

12 Juli 2024 - 16:52 WIB

Laporan Di SP3kan Keluarga Monang Samosir Prapidkan Penyidik Polres Dan Kejari Simalungun

12 Juli 2024 - 10:03 WIB

Tim Eksekusi Fidusia Dituduh Merampok, Ternyata Mobil Menunggak 11 Bulan dan Dijual Ilegal

11 Juli 2024 - 12:55 WIB

Pj Bupati Taput Akan Perkuat Fasilitasi dan Sinergitas Sukseskan Pilkada

10 Juli 2024 - 12:21 WIB

318 Jama’ah Haji Labuhanbatu Kembali Dengan Selamat

10 Juli 2024 - 11:13 WIB

HNSI Kota Medan dan Relawan Wak Young Bantu Dana Pembangunan Masjid Al Ikhlas

10 Juli 2024 - 11:04 WIB

Trending di Berita Terkini