Menu

Mode Gelap
Saat Memasak Teh Disawah Pria Ini Tewas Tertimpa Longsor Polres Labuhanbatu Tangkap Pencuri Pupuk Dari Gudang PT. Smart Tim Gabungan SFQR Lanal Balikpapan Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Desa Helvetia, Sita 5 Paket Sabu Mabes Polri Dan Poldasu Temukan RumahTempat Pembuat Ekstasi

Artikel · 2 Jan 2024 00:26 WIB · waktu baca : ·

Wakil Rakyat : Si Wakil Makan Enak, Rakyatnya Kesusahan


 Ilustrasi Wakil Rakyat Lupa dengan Rakyat. (sumber foto : Kumparan) Perbesar

Ilustrasi Wakil Rakyat Lupa dengan Rakyat. (sumber foto : Kumparan)

NET24JAM.ID – Kata wakil telah masuk ke dalam kosa kata bahasa Indonesia dan memiliki posisi sangat baku, sehingga sangatlah strategis mesti ada wakilnya, mulai dari presiden hingga Wali Kota dan sebagainya, bahkan rakyat sendiri pun memiliki wakil. 

Dari judul yang saya buat dengan mengawali kata “Wakil Rakyat”, mungkin sebagian sahabat net24jam sudah tahu apa arti dari kata tersebut. 

Akan tetapi, ketika kata wakil dilekatkan pada manusia, bahwa siapapun yang menduduki wakil, harus siap dan mampu menjadi tempat sandaran dan pengemban amanah bagi yang diwakilinya.

Sudah jelas, wakil bukan sekedar ajudan juga bukan hiasan dan bukan hanya sebagai pelengkap birokrasi.

Tentunya, seorang wakil rakyat harus memiliki kesiapan mental dan kapasitas profesional tempat sandaran dan pengaduan rakyat agar terealisasi. 

Baca Juga:  Tingkatkan Minat Baca, Kelurahan Teladan Barat Adakan Read Aloud

Pertanyaannya, apakah mereka yang duduk di kursi DPR maupun DPRD nanti adalah pribadi-pribadi yang siap menjadi sandaran rakyat? Lantas, sejauh mana tingkat kepekaan mereka terhadap rakyat? 

Di dalam artikel ini, saya merangkumkan sebagian kekecewaan dan jeritan rakyat yang hanya dieksploitasi suaranya setiap pemilu untuk melapangkan jalan bagi mereka yang berambisi duduk di kursi DPR dan DPRD. 

Lebih celaka lagi, kalau anggota DPR maupun DPRD tidak memahami dan enggan memperjuangkan nasib rakyat..!!

Tentu menjadi hal yang paling menyedihkan adalah ketika bangsa ini melakukan seleksi wakil rakyat, malah dipergunakan bagi mereka yang berambisi ingin menjadi anggota DPR maupun DPRD dengan menggunakan politik uang, bukan dikarenakan keunggulan integritas dan keahliannya. 

Baca Juga:  Lanal Dabo Singkep Bersama Puslatpurmar IX Gelar Charity Run di HUT RI ke 77

Lagi-lagi kita sering melihat kelucuan yang menyedihkan, bagi para pemangku kepentingan kehadiran wakil rakyat disambut dengan meriah bak seorang raja dengan sajian makanan yang enak dan tempat yang mewah sehingga terkesan mengabaikan prinsip moralitas dan kualitas. 

Disisi lain, masih banyak rakyat yang kesusahan dan serba kekurangan dalam memenuhi kehidupannya sehari-hari, yang sering terlupakan oleh mereka-mereka disebut wakil rakyat dengan kehidupan luar biasa serta gaji yang fantastis dan cukup lumayan. 

Padahal kita semua tahu, anggota DPR maupun DPRD berasal dari rakyat, untuk rakyat dan kembali menjadi rakyat biasa lagi. Malah ada pula yang duduk di kursi DPR maupun DPRD lebih mementingkan kebutuhan partai politiknya daripada memperjuangkan hak-hak rakyat. 

Sepintas di dalam benak kita bertanya, Benarkah anggota DPR maupun DPRD memperjuangkan nasib rakyat? Atau hanya sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan partai politiknya? 

Baca Juga:  Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Terima DIPA Tahun 2024

Di penghujung artikel ini, saya berpesan untuk seluruh rakyat Indonesia, pilihlah mereka yang tampil sebagai calon anggota DPR maupun DPRD, yang memiliki moralitas, integritas dan kualitas serta benar-benar mewakili rakyat, bukan berdasarkan uang, iming-iming ataupun janji-janji palsu. Kalau tidak, anda pasti akan mengalami lagi kekecewaan untuk yang kesekian kalinya. 

Gunakan hak suara anda dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai tidak ikut serta dalam pemilu..!!! Cerdaslah dalam memilih, suara anda menentukan nasib bangsa ini. 

Terima kasih sudah membaca artikel ini semoga bermanfaat buat kita semua. Bila ada kekurangan dan kesalahan mohon dimaklumi. 

Penulis : Ridwan Fahlevi. 

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Keadilan Masyarakat di Era Digital : Substantif atau Sebatas Keadilan Netizen

7 Juni 2024 - 17:03 WIB

Indonesia Tidak Siap Punya Pemimpin Sehebat Jokowi

8 April 2024 - 13:54 WIB

Kejahatan Kerah Berseragam Lindungi Judi Togel di Simalungun

21 November 2023 - 13:14 WIB

Fenomena Mentor Lato-lato Politik dan Buzzer Rp Menjelang Pemilu

17 November 2023 - 00:40 WIB

Dampak Ekonomi di Tengah Konflik Israel-Palestina

12 November 2023 - 00:34 WIB

Polemik Putusan MK Diantara Dissenting Opinion dan Politis

21 Oktober 2023 - 15:30 WIB

Trending di Artikel