Menu

Mode Gelap
Ketua LP Ma’arif NU PWNU Sumut Sampaikan Materi Moderasi Beragama Polisi Sikat Jurtul Togel di Kecamatan Panai Tengah Fenomena Truk Tak Layak Pakai Lolos dari Operasi Patuh Toba 2024 Lapas Medan Gelar Senam Bersama Peserta Rehabilitasi Sosial Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Dua Nelayan Asal Srilanka

Berita Terkini · 20 Mar 2023 19:17 WIB · waktu baca : ·

Waduh, Pengendara Dibawah Umur Tabrak Bocah 3 Tahun di Medan


 Waduh, Pengendara Dibawah Umur Tabrak Bocah 3 Tahun di Medan Perbesar

Foto : Orang tua korban didampingi kuasa hukumnya.

Medan, NET24JAM – Pengendara motor di bawah umur sering terlihat di tengah-tengah lalu lintas Kota Medan. Seumpama berhiaskan fenomena di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara ini, kita kerap disuguhkan dengan maraknya pengguna kendaraan terutama sepeda motor di bawah umur. 

Ironinya, para pengendara di bawah umur tidak sadar sebenarnya bahaya tengah mengintip mereka dan juga bisa berakibat fatal bagi orang lain.

Seperti halnya terjadi di Jalan Bajak III Lingkungan VI Kelurahan Harjosari II Kecamatan Medan Amplas Kota Medan Provinsi Sumatera Utara.

Baca Juga:  KPK dan BPK Diminta Audit Pengerjaan Tembok Dinding Reklamasi Pase II Roboh

Peristiwa naas itu menimpa seorang bocah berusia 3 tahun yakni Eriena Assyauqie Br Damanik, pada Jumat (17/3/2023) sekira pukul 14.32 Wib. Ia ditabrak seorang remaja berinisial R (15) yang mengendarai sepeda motor merek Honda Beat berwarna hitam. 

Erik Kurniawan Damanik (orang tua korban) melalui kuasa hukumnya menyampaikan, ketika itu ada acara punggahan di lingkungan tersebut (tempat kejadian perkara) bersama masyarakat sekitar. 

Baca Juga:  Pembangunan Fatimah Regency Diduga dari Percikan Proyek APBD Tapanuli Utara

“Di tengah-tengah keramaian masyarakat saat acara punggahan itu, tiba-tiba sepeda motor merek Honda Beat yang dikendarai pelaku menabrak korban. Seharusnya di situasi seperti itu dia (pelaku berinisial R) bisa lebih pelan dan hati-hati dalam mengendarai kendaraan,” ujar Supriady Boy Shandy (kuasa hukum korban), Senin (20/3/2023). 

Boy mengatakan, saat ini pihak pelaku penabrakan sudah memutuskan komunikasi dengan kliennya dan dinilai tidak adanya itikad baik dari pelaku.

Baca Juga:  Pemerintah Dorong Pengembangan Industri Bioteknologi di Tanah Air

Untuk diketahui, berdasarkan surat visum et revertum luka dengan nomor B/24/III/2023/Lantas Patumbak, di RSU Mitra Medika Amplas, korban menderita luka-luka pada bagian :

  1. Luka lecet di bahu tangan kanan, dan dahi sebelah kanan.
  2. Luka memar dan bengkak di bahu belakang sebelah kanan, di kaki sebelah kanan sampai di pangkal paha kanan.

“Karena tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan secara kekeluargaan masalah ini, jadi klien kami melakukan upaya hukum,” pungkas Boy.

(Faical)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ketua LP Ma’arif NU PWNU Sumut Sampaikan Materi Moderasi Beragama

19 Juli 2024 - 19:20 WIB

Polisi Sikat Jurtul Togel di Kecamatan Panai Tengah

19 Juli 2024 - 19:07 WIB

Fenomena Truk Tak Layak Pakai Lolos dari Operasi Patuh Toba 2024

19 Juli 2024 - 18:55 WIB

Lapas Medan Gelar Senam Bersama Peserta Rehabilitasi Sosial

19 Juli 2024 - 18:36 WIB

Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Dua Nelayan Asal Srilanka

19 Juli 2024 - 18:27 WIB

Plt Bupati Labuhanbatu Hadiri Acara 10 Muharram 1446 H di Bilah Barat

19 Juli 2024 - 18:16 WIB

Trending di Berita Terkini