Menu

Mode Gelap
Plt. Bupati Hadiri Pelantikan Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Labuhanbatu Pimpinan Forkopimda Labuhanbatu Melepas Pawai Lilin Waisak 2568 Manager Operasional Klarifikasi Legalitas PT Koko Samudera Dinas PPPA Labuhanbatu Deklarasikan SDN 01 Panai Hulu sebagai Sekolah Ramah Anak Pemerintah Tegaskan Berantas Judi Online, Satgas Akan Segera Dibentuk!

Berita Terkini · 13 Mar 2023 23:57 WIB · waktu baca : ·

Usai Konser, Band Radja Dapat Ancaman Pembunuhan di Malaysia


 Usai Konser, Band Radja Dapat Ancaman Pembunuhan di Malaysia Perbesar

Ian Kasela dan Radja Band. (Dok. via M. Altaf Jauhar)

Jakarta, NET24JAM – Grup band Radja mengaku mendapat ancaman pembunuhan saat menggelar konser di Johor Bahru, Malaysia pada Sabtu (11/3/2023) malam.

Dilansir dari CNN Indonesia, Vokalis band Ian Kasela melalui akun Instagram-nya @iankaselaradja pada Minggu (12/3/2023) membagikan kronologi terjadinya ancaman tersebut. 

“Tak tau terima kasih, malah “ngancam” mati,” tulis Ian dalam story-nya, Senin (13/3/2023).

Lewat Instagram Ian menceritakan, kala itu ia didatangi oleh segerombolan orang bak bodyguard yang memaki dengan kata kasar dan mengancam membunuh.

Baca Juga:  Tingkatkan Minat Baca, Kelurahan Teladan Barat Adakan Read Aloud

Dikutip dari Astro Awani, insiden ini berawal ketika band Radja didatangi dua personel yang mengaku sebagai perwakilan penyelenggara konser. 

Mereka meminta band Radja untuk bertemu dan berfoto dengan perwakilan menteri dan pihak kedutaan, meski dari awal tak ada sesi meet and greet yang disepakati.

Namun, pihak yang disebut akan menemui Radja tak kunjung datang dan kemudian malah datang orang-orang tak dikenal yang melontarkan provokasi dan ancaman. 

Baca Juga:  Segera Bergulir!! Turnamen Sepakbola "Soeratin Cup" di Labuhanbatu

Ian dan band Radja kemudian melaporkan insiden tersebut kepada kepolisian setempat. Ian lewat Instagram juga membagikan fotonya bersama personel band yang menunjukkan surat yang diduga merupakan surat laporan kepada kepolisian.

Ian juga kemudian mengunggah tangkapan layar pesan dari para fans Radja yang mendukung mereka menghadapi insiden tersebut.

Sementara itu, Kepolisian Malaysia menahan dua orang terkait ancaman pembunuhan band asal Indonesia, Radja, setelah tampil di Negeri Jiran. Kepala kepolisian Johor, Kamarul Zaman Mamat, mengatakan kedua orang itu terdiri dari satu warga Malaysia dan satu warga asing.

Baca Juga:  Puluhan Tim Sepak Bola Antusias Ikuti Turnamen Solidaritas Cup U-13

Hingga kini kepolisian masih menyelidiki motif ancaman pembunuhan itu. Kamarul pun meminta pihak-pihak yang memiliki informasi lebih lanjut mengenai insiden ini untuk segera menghubungi anggota penyelidik, Noor Azlinda Mohd Khalid, di nomor 017-2765250.

Sementara penyelidikan berjalan, Kamarul meminta publik untuk tak menebar spekulasi yang tak jelas asal muasalnya.**

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Plt. Bupati Hadiri Pelantikan Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Labuhanbatu

25 Mei 2024 - 00:22 WIB

Pimpinan Forkopimda Labuhanbatu Melepas Pawai Lilin Waisak 2568

25 Mei 2024 - 00:08 WIB

Manager Operasional Klarifikasi Legalitas PT Koko Samudera

24 Mei 2024 - 23:56 WIB

Dinas PPPA Labuhanbatu Deklarasikan SDN 01 Panai Hulu sebagai Sekolah Ramah Anak

24 Mei 2024 - 23:45 WIB

Pemerintah Tegaskan Berantas Judi Online, Satgas Akan Segera Dibentuk!

23 Mei 2024 - 00:07 WIB

Petugas Rutan Kelas I Medan Gagalkan Penyelundupan Narkoba

22 Mei 2024 - 23:34 WIB

Trending di Berita Terkini