Menu

Mode Gelap
Lapas Kelas 1 Medan Laksanakan Tes Urine Bagi WBP Yang Ikut Rehabilitasi Respon Cepat Polisi Tangkap Pelaku Begal di Desa Manunggal Jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar Peringati HKN Ada Kejanggalan Penetapan Tersangka di Polda Sumut Loloskan PPK Titipan Integritas KPU Simalungun Menjadi Sorotan Dan Dinilai Nodai Demokrasi

Berita Terkini · 23 Okt 2023 23:05 WIB · waktu baca : ·

Tak Main-main!! Gegara Ini Manulife Terancam Dilaporkan


 Foto : Kuasa Hukum Suk Fen saat memberi keterangan kepada wartawan. Perbesar

Foto : Kuasa Hukum Suk Fen saat memberi keterangan kepada wartawan.

NET24JAM.ID || Medan – Suk Fen yang melaporkan dua orang agen asuransi Manulife, melalui kuasa Hukumnya yakni Jefri MT Sipahutar meminta Manulife memenuhi kesepakatan perdamaian yang telah terjadi pada Agustus 2023 lalu. 

Dalam kesepakatan itu, Manulife meminta untuk berdamai dengan pihak terlapor Angelia Chen dan Evelyn yang telah berstatus tersangka.

“Namun, sampai saat ini, Manulife belum menunjukkan komitmennya, karena sebelumnya klien saya sudah memenuhi syarat atas perdamaian dan pencabutan laporan,” jelas Jefri, Senin (23/10/2023). 

Dia menuturkan bahwa dalam hal ini Manulife meminta dua permintaan yakni perdamaian antara kliennya dengan pihak terlapor Angelia Chen dan Evelyn, dan mencabut laporan polisi, sedangkan Angelia Chen dan Evelyn menyandang status tersangka.

Baca Juga:  Kapolres Toba Hadiri Pelantikan DPC Dan PAC PBB Kabupaten Toba

“Untuk itu, kami minta pihak Manulife berkomitmen terhadap kesepakatan yang sudah kita sepakati dari bulan Agustus, yang sampai saat ini tidak dilaksanakan. Sementara, di bulan September, Manulife memberikan kami kesempatan lima hari kerja untuk menyelesaikan perdamaian dan pencabutan laporan,” tuturnya.

Jefri mengharapkan agar Manulife agar berkomitmen sesuai kesepakatan yang telah disepakati pada Agustus 2023 lalu. 

Selain itu, Jefri juga meminta Manulife untuk memberikan draft penghapusan Clawback sebagai bentuk komitmen dari Manulife terhadap permintaannya.

“Kami baru dapat email dari Manulife. Manulife menyatakan, bahwasanya perkara ini harus sampai SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan), sementara kesepakatan di awal, kami hanya sampai pencabutan. Tentang penerbitan SP3 tersebut, itu kan dilakukan oleh penyidik. Tapi, kami sudah membuktikan bahwasanya kami sudah mencabut laporan tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jumat Curhat Polsek Balige Himbau Masyarakat Waspada Tindakan Kriminal

Namun, masih kata Jefri, apabila Manulife tidak memenuhi komitmen dan kesepakatan yang telah terjadi, dirinya tetap akan mengambil langkah hukum terhadap Manulife. 

“Saya menyatakan bahwa klien saya kecewa terhadap Manulife atas tidak komitmennya Manulife terhadap kesepakatan yang telah dibuat,” tandasnya.

Sebelumnya, kasus dugaan tindak pidana penggelapan dalam jabatan di PT Panca Mandiri Sukses Jaya yang bernaung di asuransi Manulife dengan nilai ratusan juta rupiah, awalnya dilaporkan ke Polrestabes Medan dan diambil alih oleh Polda Sumatera Utara.

Suk Fen yang didampingi kuasa hukumnya melaporkan dua rekannya yaitu Angelia Chen dan Evelyn yang merupakan bagian dari PT Panca Mandiri Sukses Jaya yang bernaung di asuransi Manulife.

Baca Juga:  Usut Tuntas!! Dugaan Korupsi Bansos di Kecamatan Labuhan Deli

Angeline Chan dan Evelyn diduga telah melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan dan pihak Manulife diduga melakukan pemutusan hubungan kerja secara sepihak terhadap PT Panca Mandiri Sukses Jaya.

Peristiwa tersebut juga telah dilaporkan ke Polrestabes Medan dengan Nomor: STTP/B/1171/VI/YAN 2.5/2021/SPKT Polrestabes Medan.

Setelah satu setengah tahun diproses, polisi telah menetapkan Angeline Chan dan Evelyn sebagai tersangka dan melimpahkan berkas penyidikan ke Polda Sumatera Utara.

Pada tanggal 18 Agustus 2023, kedua tersangka tersebut dipanggil untuk menjalani proses penyidikan. Menurut kuasa hukum pelapor bahwa kliennya mengalami kerugian materil sebesar Rp390.997.650 atau hampir Rp400 Juta. 

(Rasyid)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Lapas Kelas 1 Medan Laksanakan Tes Urine Bagi WBP Yang Ikut Rehabilitasi

21 Mei 2024 - 10:10 WIB

Respon Cepat Polisi Tangkap Pelaku Begal di Desa Manunggal

21 Mei 2024 - 01:25 WIB

Jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar Peringati HKN

20 Mei 2024 - 20:51 WIB

Ada Kejanggalan Penetapan Tersangka di Polda Sumut

20 Mei 2024 - 20:05 WIB

Loloskan PPK Titipan Integritas KPU Simalungun Menjadi Sorotan Dan Dinilai Nodai Demokrasi

20 Mei 2024 - 09:34 WIB

Jalan Karya Bakti Tak Kunjung Di Perbaiki Warga Kesalkan Pemko Medan

20 Mei 2024 - 08:44 WIB

Trending di Berita Terkini