Menu

Mode Gelap
Laporan Di SP3kan Keluarga Monang Samosir Prapidkan Penyidik Polres Dan Kejari Simalungun Plt. Bupati Labuhanbatu Saksikan Pagelaran Wayang Kulit di Hari Bhayangkara Sambut 1 Muharram 1446 H, BKM Nurul Islam Gelar Gotong-royong Kapolres Sergai Resmikan Sarana Air Bersih di Desa Makmur UNITA Taput Larang Mahasiswa Ikuti Aksi Demonstrasi

Berita Terkini · 20 Des 2023 17:35 WIB · waktu baca : ·

Roni Prima Panggabean : PSI Tegas Lawan Politik Uang di Pemilu 2024


 Roni Prima Panggabean : PSI Tegas Lawan Politik Uang di Pemilu 2024 Perbesar

NET24JAM.ID || Taput – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara tegas melawan politik uang dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Penegasan itu disampaikan Ketua DPD-PSI Tapanuli Utara (Taput), Roni Prima Panggabean dalam acara Kopi Darat Daerah (Kopdarda), Selasa (19/12/2023).

Konsolidasi lewat Kopdarda yang dilaksanakan di Hotel Hosea, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Taput ini dihadiri Ketua DPD-PSI Toba, Rommi Simanungkalit beserta seluruh calegnya dan fungsionaris.

Kemudian Ketua DPD-PSI Kabupaten Humbang Hasundutan, Poltak Purba beserta seluruh caleg dan pengurus.

Tidak ketinggalan Ketua DPD-PSI Kota Padangsidimpuan dan Padanglawas Utara (Paluta), serta caleg PSI DPRD Provinsi daerah pemilihan (dapil) Sumut 9 dan caleg DPR-RI dapil Sumut 2.

Baca Juga:  Dampak Ekonomi di Tengah Konflik Israel-Palestina

Selain para ketua dan fungsionaris dari 3 kabupaten, Humbang Hasundutan, Toba dan Taput, Kopdarda tersebut juga dihadiri Ketua DPW-PSI Sumatera Utara (Sumut), Nezar Joeli.  

“PSI secara tegas melawan Politik Uang dalam Pemilu. Maka, dalam kesempatan ini, saya mengajak kita semua untuk bersama-sama melawan Politik Uang,” tegas Roni yang disambut tepuk tangan kader dan simpatisan yang hadir.

Pasalnya, lanjut dijelaskan Roni, jika calon legislatif yang terpilih karena Politik Uang, nantinya akan menjadi masalah.

“Akar permasalahannya, caleg yang terpilih karena Politik Uang nantinya tidak akan bertanggungjawab dengan rakyat,” jelas Roni.

Kemudian, tegas Roni, caleg yang melakukan politik uang dapat dikategorikan perusak.

Baca Juga:  Geger!! Penemuan Mayat di Medan Denai, Polisi : Ada Luka Goresan

“Tidak punya hati dan nurani karena telah merusak moral dan mental rakyat Taput dengan melakukan Politik Uang,” tegasnya. 

Selain itu, Roni juga memprotes minimnya pengawasan dari unsur jajaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

“Sampai hari ini, jajaran Bawaslu dan Sentra Gakkumdu belum menindak pelaku perusakan Baliho PSI di Taput yang diduga dirusak oleh oknum kader partai lain,” keluhnya.

Kendati demikian, kata Roni, tanpa Politik Uang, ia meyakini PSI dapat meraih kursi DPRD Taput pada Pemilu 14 Februari 2024 mendatang.

“Selain optimis meraih kursi dan memiliki fraksi di DPRD Taput tanpa Politik Uang, kita juga akan memenangkan Prabowo-Gibran di Tapanuli Utara pada Pemilu 14 Februari 2024 mendatang,” pungkas Roni.

Baca Juga:  Porprovsu ke 11, Bupati Lepas Tim Sepakbola Labuhanbatu

Sebelumnya, Ketua DPW-PSI Taput, Nezar Joeli dalam Kopdarda di Taput bersama DPD-PSI 3 Kabupaten mengaskan akan al-lout memenangkan Prabowo-Gibran satu putaran sebagai Presiden periode 2024-2029.

Maka dari itu, Nezar Joeli secara tegas mengajak seluruh kader dan caleg PSI untuk turun ke lapangan.

“Sentuh hati rakyat sampai ke ‘akar rumput’ dengan semangat solidaritas, bahwa generasi milenial adalah generasi pemimpin saat ini bukan pemimpin masa depan lagi. Enggak ada lagi kita bicara masa depan tapi masa ini dan untuk saat ini,” tegasnya.

(Rasyid)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolres Serdang Bedagai Pimpin Apel Ops Patuh Toba 2024

15 Juli 2024 - 17:32 WIB

Polres Taput Laksanakan Apel Gelar Operasi Patuh Toba 2024.

15 Juli 2024 - 14:26 WIB

Media Nasional NET24JAM.ID Laksanakan ULTAH Yang Ke4 Tahun.

15 Juli 2024 - 00:18 WIB

DPD Tipikor Labuhanbatu Ucapkan Selamat ke-4 Tahun untuk NET24JAM.ID

14 Juli 2024 - 13:11 WIB

Lapas Medan Gelar Razia Deteksi Dini, Musnahkan Ratusan HP

12 Juli 2024 - 16:52 WIB

Tim Eksekusi Fidusia Dituduh Merampok, Ternyata Mobil Menunggak 11 Bulan dan Dijual Ilegal

11 Juli 2024 - 12:55 WIB

Trending di Berita Terkini