Menu

Mode Gelap
Saat Memasak Teh Disawah Pria Ini Tewas Tertimpa Longsor Polres Labuhanbatu Tangkap Pencuri Pupuk Dari Gudang PT. Smart Tim Gabungan SFQR Lanal Balikpapan Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Desa Helvetia, Sita 5 Paket Sabu Mabes Polri Dan Poldasu Temukan RumahTempat Pembuat Ekstasi

Berita Terkini · 11 Jan 2024 20:55 WIB · waktu baca : ·

Polres Sergai Limpahkan 1 Orang Tekong Beserta Kapal Pengangkut 67 Imigran Gelap ke Imigrasi Medan


 Polres Sergai Limpahkan 1 Orang Tekong Beserta Kapal Pengangkut 67 Imigran Gelap ke Imigrasi Medan Perbesar

NET24JAM.ID- SERGAI.

Kapal nelayan pengangkut migrant gelap sebanyak 67 orang yang kembali dari Negeri jiran Teluk Kuantan Malaysia akhirnya dilimpahkan ke pihak Imigrasi Medan oleh Polres Serdang Bedagai, Kamis (11/1/2024) bersama Tekong nya (Nahkoda).

Berawal kemarin, Rabu 10/1/2024 sebanyak 67 orang yang diangkut oleh sebuah kapal penangkap ikan yang diduga terdampar di perairan Pantai Kuala Putri, Kec. Pantai Cermin, Sergai dan di amankan oleh warga dan menyerahkan kepada pihak Kecamatan Pantai Cermin dan meneruskan ke Kepolisian Polres Sergai.

Baca Juga:  Gawat Ada Dugaan Suap Penerimaan P3K di Dinas pendidikan Kabupaten Labuhanbatu

Ps. Kasi Humas Polres Sergai Iptu Edward Sidauruk ketika memberikan keterangan pers di Mapolres Sergai,

“Sebanyak 67 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) diduga ilegal dari Malaysia yang ditemukan terdampar di perairan Pantai Kuala Putri, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai telah di kembalikan ke pihak keluarga masing-masing oleh B2PMI,” jelas nya kepada awak media.

Baca Juga:  Polisi Gerebek Lokasi Diduga Sarang Narkoba di Medan Deli

Lebih lanjut Edward menjelaskan,

“Tekong (Nahkoda) yang berinisial MZ alias Rambo (48) warga Batubara telah kita serahkan ke pihak Imigrasi Medan beserta dokumen kapal nya agar dapat di proses sesuai hukum yang berlaku,” terang nya.

Para migrant ilegal yang di angkut kapal nelayan mesin dompeng tersebut setelah di data mencapai 67 orang, terdiri dari 51 laki-laki, 14 perempuan, dan 3 orang balita, yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti NTT, Sulawesi, Jawa Barat, Aceh, Medan Belawan, dan Pekanbaru. Kejadian ini menunjukkan masalah serius terkait migrant ilegal yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut oleh Negara.

Baca Juga:  Polres Dairi Gelar Operasi Patuh Toba 2022

(Mangisi.s)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Saat Memasak Teh Disawah Pria Ini Tewas Tertimpa Longsor

15 Juni 2024 - 16:30 WIB

Polres Labuhanbatu Tangkap Pencuri Pupuk Dari Gudang PT. Smart

15 Juni 2024 - 16:19 WIB

Polsek Perbaungan Tangkap Pencuri Kios Pupuk di Sergai

14 Juni 2024 - 20:59 WIB

Polres Sergai Tangkap Pelaku Penggelapan Sepeda Motor di Teluk Mengkudu

14 Juni 2024 - 17:37 WIB

Tim Gabungan SFQR Lanal Balikpapan Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal

14 Juni 2024 - 15:33 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Desa Helvetia, Sita 5 Paket Sabu

14 Juni 2024 - 15:06 WIB

Trending di Berita Terkini