Menu

Mode Gelap
Asisten I: Peraturan Kesejahteraan Ibu dan Anak Perlu Dikuatkan dengan Undang-Undang Khusus Plt. Bupati Apresiasi Pelantikan 45 Anggota PPK di Labuhanbatu untuk Pilkada 2024 Polsek Firdaus Sergai Amankan Dua Anggota Geng Motor Meresahkan Warga Hatonduhan Ragukan Integritas KPUD Simalungun, Diduga Langgar Kode Etik Penyelenggaraan Pemilu Picu Kemacetan Depo Milik JIU Resahkan Warga Sekitar Dan Pengguna Jalan

Berita Terkini · 2 Mei 2023 15:23 WIB · waktu baca : ·

Polda Sumut Dinilai Masih Tertutup Soal Penodongan Senjata ke Ken Admiral


 Polda Sumut Dinilai Masih Tertutup Soal Penodongan Senjata ke Ken Admiral Perbesar

Foto (istimewa) : Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi.

Medan, NET24JAM – Kepemilikan Senjata api (Senpi) laras panjang milik AKBP Achiruddin yang di todongkan oleh temannya Aditya Hasibuan saat penganiayaan terhadap Ken Admiral diduga sudah di temukan oleh Polda Sumut, Selasa (2/5/2023).

Pada awalnya Aditya Hasibuan dan teman-temannya tidak mengakui atas penodongan Senpi laras panjang ke Ken Admiral dan juga teman-temannya di kala Aditya menyiksa Ken Admiral.

Menurut informasi yang dihimpun media ini dari hasil penyidikan oleh Krimum Polda Sumut kepada teman-teman Admiral yang diperiksa berlainan dapat mengakui ada penodongan senpi laras panjang.

Baca Juga:  Survei : Elektabilitas Ganjar Terkuat di Pilpres 2024, Anies di Urutan 3

Namun pada awal gelar perkara di Polda Sumut beberapa waktu yang lalu AKBP Achiruddin, Aditya dan teman-temannya inisial RJ, KM dan teman yang lainnya juga kakaknya Aditya tidak mengakuinya.

Lalu, saat dilakukan pemeriksaan ulang oleh penyidik krimum Polda Sumut terhadap para saksi-saksi Aditya tersebut mengakuinya.

Namun kepemilikan Senpi laras panjang untuk menodongkan ke Ken Admiral juga teman-temannya saat kejadian itu diduga masih ditutup-tutupi oleh pihak Polda Sumut dan enggan mengatakan kepada media.

Baca Juga:  Prajurit Yonif 1 Marinir Laksanakan Manuver Pasukan

“Satu pintu ke Kabid Humas ya,” jawab Dirkrimum Polda Sumut Kombes Sumaryono saat dikonfirmasi wartawan terkait penggunaan laras panjang saat terjadinya penganiayaan Ken Admiral.

Lain halnya dengan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi wartawan melalui via WhatsApp terkait mobil mewah Rubicon milik AKBP Achiruddin Hasibuan, dirinya menjawab masih dalam proses.

“Semuanya masih berproses,” jawab Hadi kepada wartawan. 

Namun saat disinggung keterangan saksi-saksi terkait penodongan senpi laras panjang kepada Ken Admiral, Kabid Humas Polda Sumut menjelaskan bahwa saat ini penyidik masih bekerja dan prosesnya masih berjalan.

Baca Juga:  Laga Kambing Dengan Truck Pengendara Sepeda Motor Meninggal di Tempat

“Saat ini penyidik kita masih bekerja, prosesnya sedang berjalan, tentu saat ini ketegasan Kapolda dengan mencopot dan memproses yang bersangkutan adalah wujud sikap pimpinan tidak pandang bulu terhadap setiap pelanggaran anggota,” jawab Hadi. 

Akan tetapi, ketika dikonfirmasi lebih lanjut tentang kebenaran ada atau tidaknya senpi tersebut ditodongkan, Kabid Humas Polda Sumut belum memberikan keterangan lebih lanjut.

(Fendi)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Asisten I: Peraturan Kesejahteraan Ibu dan Anak Perlu Dikuatkan dengan Undang-Undang Khusus

18 Mei 2024 - 06:31 WIB

Plt. Bupati Apresiasi Pelantikan 45 Anggota PPK di Labuhanbatu untuk Pilkada 2024

18 Mei 2024 - 06:16 WIB

Jalani Desk Evaluasi Lapas Medan Optimis Raih Predikat WBK

16 Mei 2024 - 22:39 WIB

Plt. Bupati Ajak Masyarakat Untuk Mensukseskan Program Bangga Kencana

16 Mei 2024 - 20:57 WIB

Kaban BPBD Labuhanbatu MOU dengan Pengembang Perumahan Karya Mandiri Residence

16 Mei 2024 - 20:36 WIB

Polsek Firdaus Sergai Amankan Dua Anggota Geng Motor Meresahkan

16 Mei 2024 - 17:01 WIB

Trending di Berita Terkini