Menu

Mode Gelap
Saat Memasak Teh Disawah Pria Ini Tewas Tertimpa Longsor Polres Labuhanbatu Tangkap Pencuri Pupuk Dari Gudang PT. Smart Tim Gabungan SFQR Lanal Balikpapan Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Desa Helvetia, Sita 5 Paket Sabu Mabes Polri Dan Poldasu Temukan RumahTempat Pembuat Ekstasi

Artikel · 9 Jun 2022 17:58 WIB · waktu baca : ·

Perjudian Togel Kota Medan : Mampukah Sang Wali Kota Bertindak?


 Perjudian Togel Kota Medan : Mampukah Sang Wali Kota Bertindak? Perbesar

Gambar : ilustrasi penjualan kupon judi togel.

Maraknya judi Togel (Toto Gelap) di Kota Medan yang merupakan ibu kota Provinsi Sumatera Utara terbukti dengan banyaknya lapak dan agen penjualan judi togel di Kota Medan maupun sekitarnya. 

Meskipun aparat penegak hukum menangkap, mengungkap bahkan memproses kasus togel ini, dan adanya berita-berita media terkait perjudian togel, namun perkembang biakan judi togel masih tetap tumbuh di Kota Medan.

Hal itu dikarenakan, pihak aparat penegak hukum baik dari TNI maupun Polri dinilai tidak mampu menangkap pengusaha pemilik bisnis perjudian togel tersebut.

Penyimpangan sosial yang berbentuk judi togel ini menjadi muncul sebagai masalah sosial yang berakibat pada penyakit sosial. 

Penyakit sosial dari individu atau sekelompok masyarakat ini tentu akan semakin meluas jika tidak maksimal dalam pencegahannya, karena penyakit sosial seperti ini terus berkembang dari individu ke individu atau individu ke kelompok dan dari kelompok ke kelompok lain dengan iming-iming keuntungan berlipat.

Hal ini tentu merupakan bagian dari kecacatan sikap dan perilaku pada nilai-nilai hukum, nilai-nilai sosial, nilai-nilai kepercayaan yang berlaku di dalam masyarakat pada umumnya.

Persebaran judi togel ini bahkan bukan hanya di tengah-tengah Kota Medan saja, namun di pinggiran hingga pesisir Kota Medan pun dapat kita jumpai para penjual dan pemain judi togel.

Pemain judi togel bukan hanya dilakukan oleh orang dewasa, bahkan sudah merambah pada remaja, anak-anak usia sekolah dan juga ibu-ibu rumah tangga. 

Baca Juga:  Presiden Lantik 2 Menteri dan 3 Wamen Yang Baru, Siapa Sajakah?

Sungguh miris, bagi masyarakat dengan status sosial menengah ke bawah, perjudian togel ini dianggap sebagai sumber mata pencaharian atau penghasilan tambahan untuk dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Berdasarkan pengamatan penulis dan informasi dari masyarakat, di Kota Medan merebak judi togel yang rame dipermainkan dengan berbagai nama diantaranya adalah togel Singapura, Hongkong, Sidney, Macau dan Guiyang. 

Perjudian Togel di Kota Medan Terorganisir 

Orang-orang berada dalam jaringan judi togel di Kota Medan tentunya memiliki peran dan tugasnya masing-masing untuk melancarkan aksi judinya agar tetap terus berlangsung dengan lancar dan mendapatkan keuntungan.

Menurut keterangan dari masyarakat, peran dan tugas jaringan judi togel di Kota Medan diantaranya ada yang berperan sebagai bandar, backing/pengamanan, pengepul, pengecer/penjual dan pembeli/pemain togel. 

Bandar adalah seseorang yang mengatur dan mengendalikan jaringan perjudian togel di suatu daerah di Kota Medan dan bertanggung jawab atas kelancaran kegiatan judi togel.

Backing/pengamanan adalah seorang oknum yang bertugas menjaga keamanan ataupun kelancaran kegiatan judi togel tersebut. Backing biasanya oknum aparat baik dari oknum aparat penegak hukum maupun oknum aparat pemerintahan. 

Selanjutnya, pengepul adalah bertugas mengumpulkan dan merekap setoran-setoran nomor dan uang dari pengecer atau penjual togel.

Sedangkan pengecer atau penjual posisinya dibawah pengepul yang bertugas menjual togel kepada pembeli/pemain togel. Kemudian, pemain adalah orang-orang yang membeli dan memasang angka/shio togel dengan membayar sejumlah uang.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, didapatkan informasi bahwa semua yang berada dalam kelompok judi togel tersebut kesemuanya adalah penjudi yang berarti juga pemain judi togel. Sistem ini seperti sudah terorganisir dan bekerja dengan jaringan yang terstruktur.

Baca Juga:  POM AL Dan Polres Pelabuhan Belawan Bersama Satpol PP Grebek Judi Tembak Ikan Medan Marelan

Dari hasil penelusuran, maraknya perjudian togel di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara, terdapat banyak pandangan yang berbeda dari elemen atau unsur masyarakat walaupun sesungguhnya mereka tahu bahwa perjudian togel tersebut dilarang oleh agama dan merupakan tindakan melanggar hukum negara. 

Pentingnya Tindakan Wali Kota Medan

Sebelum kita lebih jauh membahas mengenai pentingnya tindakan Wali Kota Medan terhadap perjudian togel, alangkah baiknya jika kita memahami terlebih dahulu pengertian Wali Kota dan wewenangnya.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Wali Kota memiliki definisi atau pengertian yaitu kepala daerah yang menjabat di wilayah kota administratif atau Kotamadya.

Berdasarkan Undang-undang No. 23 Tahun 2014 pasal 60, Wali Kota memiliki masa jabatan selama lima tahun sejak pelantikannya. 

Apa saja wewenang dari Wali Kota? penulis mencoba menyampaikan wewenang Wali Kota menurut Undang-undang.

Berikut ini beberapa wewenang Wali Kota menurut pasal 65 UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah :

  1. Mengajukan rancangan peraturan daerah (Perda) kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tingkat Kota.
  2. Menetapkan sekaligus memberlakukan Perda yang sudah mendapat persetujuan bersama dari DPRD tingkat kota.
  3. Menetapkan peraturan kepala daerah atau peraturan Wali Kota atas suatu permasalahan sebagai bentuk pelaksanaan dari peraturan daerah.
  4. Mengambil tindakan tertentu yang diperlukan dalam keadaan mendesak dan sangat dibutuhkan oleh wilayah kota atau pun oleh masyarakat umum.
  5. Melaksanakan wewenang lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Baca Juga:  Ketua Umum Sabrom Serahkan Mandat Tim Formatur DPW Sumut

Uraian yang telah disampaikan di atas merupakan penjelasan mengenai wewenang Wali Kota menurut Undang-undang yang dapat penulis sampaikan. Artinya Wali Kota Medan dapat bertindak bersama forkopimda untuk mengatasi perjudian togel yang semakin subur di Kota Medan yang sudah jelas-jelas dilarang agama dan melanggar hukum negara.

Setahun lebih Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, SE., MM dan H. Aulia Rachman, SE menjadi Wakil Wali Kota Medan menjabat, sejak dilantik pada 26 Februari 2021 lalu.

Akan tetapi, sosok Kepala Daerah Kota Medan ini terkesan tak bergeming untuk menindaklanjuti persoalan perjudian togel yang sudah meresahkan masyarakat tersebut. Sehingga publik bertanya, mampukah Wali Kota Medan bertindak bersama forkopimda untuk mengatasi perjudian togel di Kota Medan?

Masyarakat berharap Bobby Nasution yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Medan mampu mengatasi perjudian togel di Kota Medan sesuai dengan semangat Kolaborasi Medan Berkah.

Semoga dengan membaca artikel ini pembaca dapat memahami bahwasanya setiap penyimpangan sosial di tengah-tengah masyarakat setidaknya bisa diminimalisir. Sebab, masyarakat merupakan hal yang tidak akan pernah lepas dari usaha pencapaian tujuan pembangunan nasional Indonesia. 

Sampai jumpa pada kesempatan yang lain dan semoga kesuksesan senantiasa mengiringi langkah pembaca dalam menjalani hidup.

Penulis : Ridwan F.

Sumber: Masyarakat dan berbagai informasi yang dapat dipercaya. 

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polsek Perbaungan Tangkap Pencuri Kios Pupuk di Sergai

14 Juni 2024 - 20:59 WIB

Polres Sergai Tangkap Pelaku Penggelapan Sepeda Motor di Teluk Mengkudu

14 Juni 2024 - 17:37 WIB

Tim Gabungan SFQR Lanal Balikpapan Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal

14 Juni 2024 - 15:33 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Desa Helvetia, Sita 5 Paket Sabu

14 Juni 2024 - 15:06 WIB

Mabes Polri Dan Poldasu Temukan RumahTempat Pembuat Ekstasi

14 Juni 2024 - 09:46 WIB

Tim Opsnal Polres Sergai Amankan Penadah Arang Curian

13 Juni 2024 - 18:00 WIB

Trending di Berita Terkini