Menu

Mode Gelap
Gegara Narkoba Dua Pria di Labuhanbatu Ditangkap Polisi Polres Taput Gelar Bakti Sosial Sambut HUT Bhayangkara ke 78 Tim PEOJF Klarifikasi Tuduhan Penarikan Mobil Secara Paksa Idul Adha 1445 H, KSOP Utama Belawan Qurban 9 Ekor Lembu Danlanud Yohanis Kapiyau Timika Kerahkan Personel Sukseskan MTQ

News · 11 Mar 2022 13:50 WIB · waktu baca : ·

Penggarap Lahan Hutan Lae Pondom Lakukan Pembacokan


 Penggarap Lahan Hutan Lae Pondom Lakukan Pembacokan Perbesar

Salah Satu Korban Pembacokan Senjata Tajam Yang Dilakukan Para Penggarap Hutan Lae Pondom Di Dairi

Dairi,NET24J.ID –   Terkakt Perambahan Hutan di Tanah Karo tepatnya di Desa Tanjung Beringin Kecamatan Sambul Kabupaten Dairi Sumatera Utara, pihak Polisi Kehutanan Tanah Karo bersama Team turun ke lokasi hutan Register 62 yang berada di Lae Pondon Kecamatan Silahi Sabungan Kabupaten Dairi Provinsi Sumayera Utara yamh terletak di Jalan Protokol Medan – Sidilalang.

Sangat miris di lokasi tersebut terjadi perambahan hutan secara terang terangan dengan cara pembakaran lahan, pembersihan lahan, menumbang pohon pinus dengan menggunakan mesin potong gergaji mesin.

Dilokasi tersebut juga terjadi penimbunan parit agar kendaraan para penggarap bisa keluar masuk lokasi hutan yang sudah dikuasi fisik oleh perambah hutan.

Pada sebelumnya ada dugaan pihak Dinas Kehutanan Tanah Karo membiarkan dan tidak melakulan pengamanan atau menangkap para pelaku penggarap meski pun sudah melakukan pertemuan namun ada indikasi kerja sama antara penggarap dengan oknum Dinas Kehutanan Tanah Karo.

Informasi yang dihimpun dari warga setempat oleh awak media Net24j.id, sering terlihat melakukan duduk bareng disalah satu warung yang berada di simpang PLTA Renun Desa Tanjung Beringin yang berjarak lenih kurang 100 meter dari lokasi Register yang digarap oleh T Sihotang bersama adiknya  R Sihotang juga bersama rekanya.

Baca Juga:  Plt Bupati Bersama Dandim 0209/LB Doakan Dai Cilik Capai Hasil Maksimal

Keterangan warga yang enggan disebut namanya ke awak media mengatakan, para oknum Dinas Kehutanan dan para penggarap hutan tampak akrab seperti anggota keluarga, menurut warga seharusnya Tupoksi Dinas Kehutanan harus melarang, mengamankan serta memneri himbauan bahwa hutam tersebut adalah hutan Register yang tidak boleh dikuasai dan melakukan pengrusakan hutan yang sebelumnya pada tahun 80 an sudah ditanami pepohonan oleh pihak Dinas Kehutanan yang saat ini sudah ratusan hektare digarap dan pepohona yang sudah ditumbang berserakan, ujar warga.

Pada sebelumnya awak media telah mengkonfirmasi pihak Polisi Kehutanan yang pernah meninjau langsumg lokasi tersebut dan memanggil para penggarap ke kantor Dinas Kehutanan Tanah Karo dan para penggarap diketahui warga Tanah Karo,dan para penggarap tidak mengindahkan himbauan dari pihak terkait dan tidak melakukan tindakan tegas.

Selanjutmya awak media bersama warga Tanjung Beringin pada Senin (7/3/2022) mendatangi Dinas Kehutanan Tanah Karo bersama pihak  Pemerintahan Kecamatan Sumbul bernama S. Girsang dan tokoh Kepemudaan Pemuda Pancasila Mermata Manjorang serta tokoh agama J. Pinem, tokoh masyarakat B. Gurning.

Kedatangan para tokoh masyaralat dan kepemudaan disambut oleh Kepala KPH Tanah Karo Jaka dan kepala seksi Radikin.

Baca Juga:  Pelantikan IKA Poltekim Sumut dan Aceh, Saroha : Pengembangan SDM Tangguh

Dalam kunjungan tim tersebut mendapat sambutan baik dan merespon baik megatakan pada intinya Hutan Register 62 dan 82 adalah Hutan Lindung  Negara dalam arti siapa pun tidak diperbolehkan  untuk menggarap dangn pernah diadakan penanaman pohon oleh pihak Dinas Kehutanan dan disaksikan Kepala Lingkungan  Hidup Dairi A. Nainggolan dan Kepala Desa Silalahi I dan II, Kepala Desa Dolok Tolong dan Kepala Desa Tanjung Beringin.

Pada sebelumnya (23/2/2022) para penggarap sudah pernah didatangi pihak Kepala Desa Tanjung Beringin I bersama Kepala Lingkungan  Hidup Kabipaten Dairi dan  Wakil Ketua dari Fraksi PDIP Kabupaten Dairi namun pihak penggarap tidak menggarap tidak mengindahkannya.

Permasalahan baru timbul pada Senin (9/3/2022) sekitar pukul 12.50 Wib dimana para penggarap melakukan pembakaran lahan dan menumbangkan pohon pinus dengan mengguanakan gergaji mesin, selanjutnya anggota diturunkan ke lokasi disertai surat perintah tegas dari pihak Kodim Munthe dan dari pihak Polisi Kehutanan dan pihak KPH 15.

Selanjutnya terjadi perseteruan dilahan hutan tersebut dimana pada sekitar pukul 17.00 Wib pihak Dinas Kehutanan Tanah Karo yang berada dilokasi bersama para warga masyarakat malakukan pembicaraan dan memerintahkan para penggarap hutan untuk meninggalkan lokasi, namun para penggarap bersih keras untuk bertahan seraya mengatakan bahwa lahan tersebut milik dari orang tua mereka yang sah berdasarkan surat alas hak dan mengatakan tidak takut seraya manunjukkan sepucuk surat, namun pada akhirnya pihak Dinas Kehutanan Tanah Karo mengamankan penggarap tersebut.

Baca Juga:  Polres Toba Rangkul Lintas Tokoh Jaga Situasi Kamtibmas Jelang Pemilu

Dimana akibat dari perseteruan tersebut terjadi aksi kriminal yang mengakibatkan salah seorang terluka akibat senjata tajam dan harus mendapatkan 26 jahitan dibagian tangan dan wajah, atas kejadian tersebut pihak Polisi Kehutanan melarikan diri dikarenakan untuk menghindari bentrokan lebih lanjut.

Kapolsek Sumbul AKP Asian Parhusip bersama anggota terjun kelokasi menindak lanjuti laporan dari masyarakat atas kejadian tersebut dan melakukan olah TKP namun pelaku sudah melarikan diri.

Namun berkat kerja keras pihak kepolisian pelaku pembacokan akhirnya dapat diamankan yang bernama R. Sitohang dan satu orang bermarga Ginting sedangkan T. Sitohang masih dalam pencarian pihak kepolisian.

Atas kejadian tersebut warga masyarakat  Tanjung Beringin mengutuk perbuatan para pelaku dan meminta kepada Kementerian Kehutanan  Republik Indonesia dan TNI serta Polri untuk menyikapi kejadian tersebut dan menindak tegas para pelaku agar tidak terulang kembali kejadian tersebut dan kepada Pihak Polres Dairi untuk memproses pelaku secara hukum yang berlaku dan di jerat dengan UU 18 tentang Kehutanan tahun 2013, tandas warga.

(A. Gurning)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Sergai Tindak Lokasi Diduga Tempat Perjudian di Kota Pari

21 Juni 2024 - 23:10 WIB

Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Pengurusan SIM Berdasarkan SOP

21 Juni 2024 - 21:58 WIB

Kecamatan Bandar Huluan Gelar Sosialisasi Penguatan Dan Pengawasan Pengelolaan Keuangan Nagori

21 Juni 2024 - 21:49 WIB

Gegara Narkoba Dua Pria di Labuhanbatu Ditangkap Polisi

21 Juni 2024 - 14:25 WIB

Tim PEOJF Klarifikasi Tuduhan Penarikan Mobil Secara Paksa

21 Juni 2024 - 11:15 WIB

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polres Pelabuhan Belawan Gelar Donor Darah

21 Juni 2024 - 11:04 WIB

Trending di Berita Terkini