Menu

Mode Gelap
Plt. Bupati Hadiri Pelantikan Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Labuhanbatu Pimpinan Forkopimda Labuhanbatu Melepas Pawai Lilin Waisak 2568 Manager Operasional Klarifikasi Legalitas PT Koko Samudera Dinas PPPA Labuhanbatu Deklarasikan SDN 01 Panai Hulu sebagai Sekolah Ramah Anak Pemerintah Tegaskan Berantas Judi Online, Satgas Akan Segera Dibentuk!

News · 6 Feb 2022 15:05 WIB · waktu baca : ·

Penganiaya Balita Hingga Dilarikan ke RSUD Dairi, Segera Dibekuk SatRes Polres Dairi


 Penganiaya Balita Hingga Dilarikan ke RSUD Dairi, Segera Dibekuk SatRes Polres Dairi Perbesar

Dairi, NET24JAM.lD – Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman, SH, SIK, MM., melalui Kasat Reskrim Polres Dairi AKP Rismanto Purba, SH, MH, MKn., membenarkan tentang telah ditangkapnya seorang wanita penganiaya balita  di Huta Gorat Desa Simartugan Kecamatan Pegagan Hilir Kabupaten Dairi, pada hari Sabtu 05/02/2022 sekira pukul 21.30 Wib.

Identitas tersangka YSM alias SM, Perempuan, (36 tahun), tinggal di Huta Gorat Desa Simartugan Kecamatan Pegagan Hilir Kabupaten Dairi. (Tersangka ini adalah Pacar Dari Ayah Kandung Korban bernama Ranto Sihombing).

Kejadian bermula  pada hari Sabtu tanggal 05 Februari 2022, sekitar pukul 21.30 wib, piket Sat Reskrim Polres Dairi ada mendapat informasi dari pihak Rumah Sakit Umum Sidikalang, bahwa  seorang perempuan bernama SM datang kerumah sakit bersama dengan petugas puskesmas Kecamatan Tiga Baru, dengan membawa anak berumur 4 tahun atas nama RS dalam keadaan luka pada bagian kepala belakang, luka lembam pada bagian kaki dan tangan, luka lembam pada bagian punggung, luka robek pada bagian kelamin.

Berdasarkan hasil interogasi lisan terhadap SM, bahwa anak tersebut adalah anak kandung dari Ranto Sihombing, yang merupakan pacar dari SM, yang berprofesi sebagai Nelayan di Sibolga (belum dapat dihubungi), 

Baca Juga:  Bupati Tanggamus Hadiri Rakor Gugus Tugas Layak Anak

Pada  bulan Nopember 2021, Ranto Sihombing menitipkan anak tersebut kepada SM, karena SM dan Ranto Sihombing sudah memiliki rencana berumahtangga, menurut  SM selama anak tersebut di asuh, anak tersebut tergolong nakal, sehingga SM merasa kesal karena ianya beranggapan bahwa “ibu kandung si anak tidak mau mengurus, masak jadi pelaku  yang mengurus korban yang mana anak pelaku juga masih banyak yang mau di urus ” sehingga SM merasa kesal dan berulang kali melakukan kekerasan fisik terhadap korban,  dengan cara memukul menggunakan bambu dan pernah juga mencakar dan meremas kelamin si anak sampai terluka terkena kuku SM.

Baca Juga:  Berdampak Buruk Untuk Kesehatan PT. Jaya Beton Marelan Di Demo Warga

Akibat kekerasan yang dilakukan, korban mengalami trauma luka pada beberapa bagian tubuhnya korban. Atas keadaan tersebut tersebut oleh Sat Reskrim Polres Dairi langsung diamankan ke Mako Polres dan setelah dilakukan VER terhadap korban dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terhadap SM ditetapkan sebagai tersangka sebagaimana dimaksud dalam pasal 80 ayat (1), (2) jo pasal 76C dari Undang undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti Undang – undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas Undang – undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang – undang atau Pasal 351 ayat (1) dari KUHPidana, dengan ancaman hukuman 5 Tahun penjara. Demikian Pungkas Rismanto Purba. (MB Napitupulu)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Plt. Bupati Hadiri Pelantikan Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Labuhanbatu

25 Mei 2024 - 00:22 WIB

Pimpinan Forkopimda Labuhanbatu Melepas Pawai Lilin Waisak 2568

25 Mei 2024 - 00:08 WIB

Manager Operasional Klarifikasi Legalitas PT Koko Samudera

24 Mei 2024 - 23:56 WIB

Dinas PPPA Labuhanbatu Deklarasikan SDN 01 Panai Hulu sebagai Sekolah Ramah Anak

24 Mei 2024 - 23:45 WIB

Pemerintah Tegaskan Berantas Judi Online, Satgas Akan Segera Dibentuk!

23 Mei 2024 - 00:07 WIB

Petugas Rutan Kelas I Medan Gagalkan Penyelundupan Narkoba

22 Mei 2024 - 23:34 WIB

Trending di Berita Terkini