Menu

Mode Gelap
Plt Bupati Labuhanbatu Doa Di Rumah Duka Personel Kompi 3 Yon B Sat Brimob Polda Sumut Danyonmarhanlan X Jayapura Sambut Silaturahmi Korps Brimob Polda Papua Bentrok Oknum Brimob Vs Anggota TNI di Sorong Berakhir Damai Plt. Bupati Tinjau Persiapan TMMD ke-120 di Desa Selat Beting Diduga Hanyut di Sungai Bilah , Tim BPBD Labuhanbatu Melakukan Pencarian Selama 15 Jam dan Ditemukan Korban Telah Meninggal .

Berita Daerah · 20 Mar 2023 10:14 WIB · waktu baca : ·

Parah!! Pensiunan TNI Tembok Akses Jalan Rumah Warga di Medan


 Parah!! Pensiunan TNI Tembok Akses Jalan Rumah Warga di Medan Perbesar

Medan, NET24JAM – Oknum Pensiunan TNI berpangkat Kolonel menutup akses warga di Jalan Setia Budi, Pasar 1, Gang Adil, Medan Selayang.

Akibatnya, 18 Kepala Keluarga penghuni perumahan Safa Marwa Regency kesulitan dalam melaksanakan aktivitasnya.

Di areal jalan yang ditembok oleh oknum pensiunan TNI berpangkat Kolonel berinisial HS itu ditulis bahwa akses jalan ini belum dibayar oleh developer perumahan.

Di sisi tembok, tampak akses terbuka hanya untuk pejalan kaki.

“Parahnya lagi, tak ada sedikit pun toleransi. Tadi ibu saya mau berobat terpaksa didorong menggunakan kursi roda melalui jalan di sisi tembok,” kata putra dari Fasimahwaty Lubis yang dibawa berobat menggunakan kursi roda melalui sisi jalan yang ditembok tersebut, pada Minggu (19/3/2023).

Sementara menurut keterangan warga, sang oknum pensiunan berpangkat kolonel itu mengaku gang tersebut merupakan tanah warisan. 

Akibat penutupan itu, warga melakukan aksi demo. Beberapa warga terlihat membawa poster-poster yang berisi kekecewaan terhadap sejumlah pihak.

Baca Juga:  Intip Momen Menarik Presidensi Indonesia di KTT G20

Aksi demo itu diikuti baik oleh orang tua hingga anak muda. Para pendemo terdengar bernyanyi yang meminta tembok itu diruntuhkan. 

Para ibu-ibu dan bapak-bapak juga terlihat ikut melakukan orasi. Diketahui tembok tersebut telah dibangun sejak kurang lebih selama sebulan. 

Alhasil warga yang lagi tahan atas pembangunan tembok itu melakukan aksi demo.

“Sebenarnya aksi demo ini berangkat dari keresahan warga. Kerasahan dimana yang selama kurang lebih satu bulan ini telah terjadi penembokan oleh oknum,” kata Zaka Taringan.

Zaka lebih lanjut menjelaskan, tembok itu membuat aktivitas warga sekitar terkendala.

Selain itu, Zaka mengatakan, tembok itu menghambat para orang tua yang hendak mengantarkan anak ke sekolah.

Bahkan transportasi menjadi tak berguna akibat adanya tembok yang dibangun pensiunan TNI itu.

“Banyak sekali. Banyak kendalanya. Itu salah satunya di sini banyak anak sekolah untuk mengantarkan itukan butuh transportasi. Ada transportasi kami terhalang karena di tembok,” jelasnya.

Baca Juga:  Partai DPD Perindo Kabupaten Labuhanbatu Melaksanakan HUT Ke 9 di Cafe jalan Sempurna

Kemudian, menurut Zaka, akibat tembok itu juga membuat warga yang tengah sakit menjadi sulit untuk dilarikan ke rumah sakit. 

Tembok tersebut menjadi penghalang akses masuk ambulan terhambat. Akibatnya, para warga yang merasa iba harus menggotong warga yang sakit hingga menuju jalan besar.

“Jadi tadi juga ada yang sakit. Namanya Ibu Fasimah. Dia itu harus kemotrapi. Memang sudah sakit lama. Jadi susah. Ambulan nggak bisa masuk.

“Jadi kami gotong keluar,” kata Zaka Tarigan lagi.

Zaka menerangkan, warga merasa kecewa karena pemerintah tidak melakukan tindak lanjut atas kasus. 

Bahkan, ia mengatakan akan ada aksi demo lanjutan hingga tembok tersebut runtuh.

“Kalau tidak ada tindak lanjut dari pemerintah. Kami selaku warga yang pertama pasti sangat kecewa. Kami akan melakukan aksi-aksi lainnya sehingga tembok itu runtuh,” katanya.

Baca Juga:  Jumat Berkah Lurah Tanah Enam Ratus Santunin Anak Yatim

Sebagaimana diketahui, persoalan ini muncul setelah pensiunan TNI berpangkat kolonel membangun tembok di Jalan Setia Budi Pasar 1, Gang Adil, Medan Selayang, Kota Medan.

Sang oknum pensiunan berpangkat Kolonel berinisial HS mengklaim akses jalan tersebut merupakan tanah warisannya. 

Padahal, tanah yang diklaim HS, sang oknum pensiunan TNI berpangkat Kolonel itu merupakan jalan umum. 

Kepala Bidang Penataan Ruang dan Pertanahan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan, Raja Dhina Hafdelina mengatakan, Gang Adil tersebut sudah tercatat dalam peta Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Medan tahun 2015-2035.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Willy Irawan.

Kata Willy, jalan itu sudah masuk ke dalam RDTR, maka dipastikan itu merupakan jalan umum.

(Rasyid)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kasus Pencurian dan Penganiayaan Anak di Simalungun , Perdamaian Kekeluargaan Menjadi Solusi

17 April 2024 - 19:49 WIB

Plt. Bupati Labuhanbatu Sambut Hari Raya Idul Fitri dengan Pesan Damai dan Kepedulian

17 April 2024 - 18:47 WIB

Plt Bupati Labuhanbatu Doa Di Rumah Duka Personel Kompi 3 Yon B Sat Brimob Polda Sumut

17 April 2024 - 10:40 WIB

Danyonmarhanlan X Jayapura Sambut Silaturahmi Korps Brimob Polda Papua

15 April 2024 - 18:24 WIB

Bentrok Oknum Brimob Vs Anggota TNI di Sorong Berakhir Damai

15 April 2024 - 17:55 WIB

Plt. Bupati Tinjau Persiapan TMMD ke-120 di Desa Selat Beting

15 April 2024 - 11:41 WIB

Trending di Berita Daerah