Menu

Mode Gelap
Laporan Di SP3kan Keluarga Monang Samosir Prapidkan Penyidik Polres Dan Kejari Simalungun Plt. Bupati Labuhanbatu Saksikan Pagelaran Wayang Kulit di Hari Bhayangkara Sambut 1 Muharram 1446 H, BKM Nurul Islam Gelar Gotong-royong Kapolres Sergai Resmikan Sarana Air Bersih di Desa Makmur UNITA Taput Larang Mahasiswa Ikuti Aksi Demonstrasi

Berita Terkini · 20 Mar 2023 10:14 WIB · waktu baca : ·

Parah!! Pensiunan TNI Tembok Akses Jalan Rumah Warga di Medan


 Parah!! Pensiunan TNI Tembok Akses Jalan Rumah Warga di Medan Perbesar

Medan, NET24JAM – Oknum Pensiunan TNI berpangkat Kolonel menutup akses warga di Jalan Setia Budi, Pasar 1, Gang Adil, Medan Selayang.

Akibatnya, 18 Kepala Keluarga penghuni perumahan Safa Marwa Regency kesulitan dalam melaksanakan aktivitasnya.

Di areal jalan yang ditembok oleh oknum pensiunan TNI berpangkat Kolonel berinisial HS itu ditulis bahwa akses jalan ini belum dibayar oleh developer perumahan.

Di sisi tembok, tampak akses terbuka hanya untuk pejalan kaki.

“Parahnya lagi, tak ada sedikit pun toleransi. Tadi ibu saya mau berobat terpaksa didorong menggunakan kursi roda melalui jalan di sisi tembok,” kata putra dari Fasimahwaty Lubis yang dibawa berobat menggunakan kursi roda melalui sisi jalan yang ditembok tersebut, pada Minggu (19/3/2023).

Sementara menurut keterangan warga, sang oknum pensiunan berpangkat kolonel itu mengaku gang tersebut merupakan tanah warisan. 

Akibat penutupan itu, warga melakukan aksi demo. Beberapa warga terlihat membawa poster-poster yang berisi kekecewaan terhadap sejumlah pihak.

Baca Juga:  Izin PT BSA Gabion Belawan Terancam Dicabut Terkait Ketenagakerjaan

Aksi demo itu diikuti baik oleh orang tua hingga anak muda. Para pendemo terdengar bernyanyi yang meminta tembok itu diruntuhkan. 

Para ibu-ibu dan bapak-bapak juga terlihat ikut melakukan orasi. Diketahui tembok tersebut telah dibangun sejak kurang lebih selama sebulan. 

Alhasil warga yang lagi tahan atas pembangunan tembok itu melakukan aksi demo.

“Sebenarnya aksi demo ini berangkat dari keresahan warga. Kerasahan dimana yang selama kurang lebih satu bulan ini telah terjadi penembokan oleh oknum,” kata Zaka Taringan.

Zaka lebih lanjut menjelaskan, tembok itu membuat aktivitas warga sekitar terkendala.

Selain itu, Zaka mengatakan, tembok itu menghambat para orang tua yang hendak mengantarkan anak ke sekolah.

Bahkan transportasi menjadi tak berguna akibat adanya tembok yang dibangun pensiunan TNI itu.

“Banyak sekali. Banyak kendalanya. Itu salah satunya di sini banyak anak sekolah untuk mengantarkan itukan butuh transportasi. Ada transportasi kami terhalang karena di tembok,” jelasnya.

Baca Juga:  Tegaskan Putusan PTUN dan Mendagri Bupati Padang Lawas Lantik 30 Pejabat Struktural Lintas Eselon

Kemudian, menurut Zaka, akibat tembok itu juga membuat warga yang tengah sakit menjadi sulit untuk dilarikan ke rumah sakit. 

Tembok tersebut menjadi penghalang akses masuk ambulan terhambat. Akibatnya, para warga yang merasa iba harus menggotong warga yang sakit hingga menuju jalan besar.

“Jadi tadi juga ada yang sakit. Namanya Ibu Fasimah. Dia itu harus kemotrapi. Memang sudah sakit lama. Jadi susah. Ambulan nggak bisa masuk.

“Jadi kami gotong keluar,” kata Zaka Tarigan lagi.

Zaka menerangkan, warga merasa kecewa karena pemerintah tidak melakukan tindak lanjut atas kasus. 

Bahkan, ia mengatakan akan ada aksi demo lanjutan hingga tembok tersebut runtuh.

“Kalau tidak ada tindak lanjut dari pemerintah. Kami selaku warga yang pertama pasti sangat kecewa. Kami akan melakukan aksi-aksi lainnya sehingga tembok itu runtuh,” katanya.

Baca Juga:  Wujudkan Mudik Aman, Lancar Dan Berkesan Polres Toba Mulai Gelar Ops Ketupat Toba 2023 Hari Ini

Sebagaimana diketahui, persoalan ini muncul setelah pensiunan TNI berpangkat kolonel membangun tembok di Jalan Setia Budi Pasar 1, Gang Adil, Medan Selayang, Kota Medan.

Sang oknum pensiunan berpangkat Kolonel berinisial HS mengklaim akses jalan tersebut merupakan tanah warisannya. 

Padahal, tanah yang diklaim HS, sang oknum pensiunan TNI berpangkat Kolonel itu merupakan jalan umum. 

Kepala Bidang Penataan Ruang dan Pertanahan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan, Raja Dhina Hafdelina mengatakan, Gang Adil tersebut sudah tercatat dalam peta Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Medan tahun 2015-2035.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Willy Irawan.

Kata Willy, jalan itu sudah masuk ke dalam RDTR, maka dipastikan itu merupakan jalan umum.

(Rasyid)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolres Serdang Bedagai Pimpin Apel Ops Patuh Toba 2024

15 Juli 2024 - 17:32 WIB

Polres Taput Laksanakan Apel Gelar Operasi Patuh Toba 2024.

15 Juli 2024 - 14:26 WIB

Partai Nasdem Resmi Dukung Pasangan Firsa-Efri Di Pilkada Kabupaten Muratara

15 Juli 2024 - 12:51 WIB

Media Nasional NET24JAM.ID Laksanakan ULTAH Yang Ke4 Tahun.

15 Juli 2024 - 00:18 WIB

DPD Tipikor Labuhanbatu Ucapkan Selamat ke-4 Tahun untuk NET24JAM.ID

14 Juli 2024 - 13:11 WIB

Lapas Medan Gelar Razia Deteksi Dini, Musnahkan Ratusan HP

12 Juli 2024 - 16:52 WIB

Trending di Berita Terkini