Menu

Mode Gelap
Pemerintah Tegaskan Berantas Judi Online, Satgas Akan Segera Dibentuk! Petugas Rutan Kelas I Medan Gagalkan Penyelundupan Narkoba Asisten 3 Pimpin Rapat Penyusunan SSH Tahun Anggaran 2024 Lapas Medan Terima Kunjungan Peserta Bimtek Giat Kerja dan Produksi 2024 MTs Al Washliyah Bahgunung Gelar Wisuda Tahfidz Al Qur’an

Berita Terkini · 8 Feb 2023 21:35 WIB · waktu baca : ·

Oscar Motuloh Bicara Soal Evolusi Fotografi Jurnalistik


 Oscar Motuloh Bicara Soal Evolusi Fotografi Jurnalistik Perbesar

Medan, NET24JAM – Citra Sarana Komunikasi bersama Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan mengadakan diskusi ringan bersama senior fotografi Indonesia, Oscar Motuloh.

Bertempat di Jalan Setia Budi tepatnya di Ciskom, Oscar didampingi oleh Fotografer Sumatera Utara, Ferdy Siregar dan acara dibawakan oleh Irsan Siregar, mantan Fotografer Media Nasional.

Pembahasan kali ini mengangkat tentang evolusi fotografi dan dikemas secara santai. Ferdy Siregar menyebutkan perkembangan dunia foto begitu cepat. 

Baca Juga:  Polres Kota Tebing Tinggi Melaksanakan Edukasi Colling Sistem

“Sudah begitu cepat kini pewarta menghasilkan karya. Teknologi telah membantu memudahkan semuanya,” ucap Ferdy, Selasa (7/2/2023).

Namun sayangnya, Ferdy menilai perkembangan ini telah menggerus nilai dari foto jurnalistik. Bahkan kualitasnya menurun walau cenderung diminati pembaca.

“Secara tidak langsung terjadi degradasi foto-foto jurnalistik. Momentum cepat dan tepat malah menurunkan kualitas. Kini kondisinya media lebih memperagungkan kecepatan, yang seharusnya informatif jadi nilainya hilang,” ujarnya.

Baca Juga:  Kementrian PUPR Balai Wilayah Sungai Sumatera II Ungkap Syarat Pembebasan Lahan DAS

Sementara itu, Oscar Motuloh menyebutkan perkembangan fotografi di dunia memang harus terjadi. Mulai sejak tahun 1839 di Perancis evolusi sudah terjadi.

Namun, Sang Fotografer dituntut mampu membawa diri dan tetap menikmati perubahan tanpa menghilangkan nilai rasa saat mengabadikan momen.

“Karena tanpa rasa ingin tahu alias kepo tak ada yang namanya penemuan. Walaupun menggunakan kamera yang mahal, kalau fotografernya tidak keren hasilnya juga tak keren,”ujarnya.

Baca Juga:  Intip Persiapan Forkopimda Dalam Pengamanan Kunjungan RI 1

“Tetaplah memotret seperti yang diinginkan, sebab mutiara di dalam parit busuk tetap mutiara. Fotografi harus tetap seperti adanya. Kabar itu mesti diverifikasi kebenarannya tapi gambar akan menunjukkan yang sebenarnya tak boleh dikurangi atau ditambahkan kecuali dipotong untuk disempurnakan,”ucap Oscar.

(Rasyid)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemerintah Tegaskan Berantas Judi Online, Satgas Akan Segera Dibentuk!

23 Mei 2024 - 00:07 WIB

Petugas Rutan Kelas I Medan Gagalkan Penyelundupan Narkoba

22 Mei 2024 - 23:34 WIB

Asisten 3 Pimpin Rapat Penyusunan SSH Tahun Anggaran 2024

22 Mei 2024 - 23:26 WIB

Lapas Medan Terima Kunjungan Peserta Bimtek Giat Kerja dan Produksi 2024

22 Mei 2024 - 20:45 WIB

MTs Al Washliyah Bahgunung Gelar Wisuda Tahfidz Al Qur’an

22 Mei 2024 - 19:43 WIB

Henanja Nainggolan Resmi Jabat Ketua DPC LPKN Tipikor Tapanuli Utara

22 Mei 2024 - 18:40 WIB

Trending di Berita Terkini