Menu

Mode Gelap
Waspada Lewat Fly Over Brayan Medan, Ada Teror Lemparan Batu! Ketua LP Ma’arif NU PWNU Sumut Sampaikan Materi Moderasi Beragama Polisi Sikat Jurtul Togel di Kecamatan Panai Tengah Fenomena Truk Tak Layak Pakai Lolos dari Operasi Patuh Toba 2024 Lapas Medan Gelar Senam Bersama Peserta Rehabilitasi Sosial

Tak Berkategori · 25 Okt 2021 04:20 WIB · waktu baca : ·

Oknum Polisi di Sumut Diduga Cabuli dan Peras Istri Tersangka? “Bila Terbukti Harus Dipecat”


 Oknum Polisi di Sumut Diduga Cabuli dan Peras Istri Tersangka? “Bila Terbukti Harus Dipecat” Perbesar

Eka Putra Zakran, SH, MH.

Medan, NET24JAM.ID – Dua oknum Polisi yakni penyidik yang bertugas di Polsek Kutalimbaru dikabarkan diperiksa Propam Polda Sumatera Utara (Sumut).

Kedua oknum penyidik tersebut adalah Aiptu DR dan Bripka RHL. Aiptu DR dikabarkan mencabuli, memeras dan mencuri motor milik MU yang tak lain adalah istri tersangka kasus narkoba.

Ironisnya, saat diduga dicabuli, MU yang masih berusia 19 tahun itu disebut-sebut dalam keadaan hamil.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi membenarkan adanya oknum penyidik Polsek Kutalimbaru yang diperiksa Propam Polda Sumut.

Kendati demikian, Kombes Hadi Wahyudi tidak mendetail siapa lagi yang ikut diperiksa terkait kasus ini.

Menanggapi hal itu, Eka Putra Zakran, SH, MH., salah seorang pengamat hukum di Sumatera Utara, mengapresiasi kinerja Propam Polda Sumut yang telah memeriksa dua oknum penyidik Polsek Kutalimbaru tersebut.

Baca Juga:  Terik Matahari Menyengat, Prajurit Kodim 0207/Sml Dan Warga Tetap Semangat

“Sangat disayangkan, mental aparat hukum seperti itu. Padahal untuk masuk ke kepolisian harus melalui serangkaian seleksi yang super ketat dan harus melewati proses pendidikan. Artinya mereka sudah dilatih secara sistematis dengan penuh disiplin. Selain disiplin, tentunya masalah moral pasti juga ditanamkan. Makanya heran kita, kenapa output di lapangan mental dua oknum ini serampangan?,” jelas pria yang akrab disapa Epza ini, Senin (25/10/2021).

Menurutnya, sebagai anggota Polri seharusnya kedua oknum tersebut menjalankan fungsinya sebagai pelayan dan pengayom masyarakat.

“Nah, kalau sudah berbuat cabul dan memeras istri tersangka, tindakan mereka sudah gak benar. Hemat saya bila terbukti bersalah kedua oknum penyidik tersebut selain diberi sanksi disiplin, juga harus dipecat dengan tidak hormat serta diberi sanksi hukum yang berat,” tegas Epza.

Baca Juga:  Gerebek 2 Markas Judi Tembak Ikan di Medan Deli, 1 Lokasi Tercium Pemilik Usaha

“Hukum diterapkan bukan hanya untuk masyarakat biasa, aparat hukum bermasalah juga layak diberi sanksi hukum, karena dimata hukum kedudukan setiap warga negara adalah sama (aquality before the law). Jadi jangan ada kekhususan atau hukum terhadap siapapun jangan dibeda-bedakan,” pungkasnya. 

Dikutip dari laman Tribun Medan, kasus dugaan pencabulan, pemerasan dan pencurian ini berawal ketika penyidik Polsek Kutalimbaru menggerebek kediaman MU di Jalan Kapten Muslim, Kelurahan Dwikora Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan Sumatera Utara.

Baca Juga:  Usai Belanja Shabu, Warga Timbang Galung Pematangsiantar Keciduk Polisi

Saat penggerebekan dilakukan pada Selasa (4/5/2021) lalu, penyidik Polsek Kutalimbaru menemukan Sayed Maulana, suami dari MU bersama rekannya Andi Subrata menguasai narkoba.

Lalu, Sayed dan Andi dibawa oleh penyidik Polsek Kutalimbaru. Namun keduanya tidak langsung dibawa ke Mako Polsek Kutalimbaru.

Keduanya dibawa keliling dengan niat diduga hendak diperas. Belakangan, Bripka RHL menghubungi orangtua pelaku meminta uang. Uang yang diminta Bripka RHL mencapai Rp 30 juta tiap orang. 

Sementara Aiptu DR, disebut-sebut mengajak MU bertemu di satu hotel, dengan dalih ingin membicarakan masalah suaminya yang terjerat narkoba. 

Di hotel itu pula MU diduga dicabuli Aiptu DR. Tak hanya itu, Motor MU ternyata diduga ikut diambil dan dibawa oleh Aiptu DR.

(Ridwan)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polsek Medan Labuhan Berhasil Gagalkan Genk Motor Yang Hendak Melakukan Tawuran

22 Juli 2024 - 09:48 WIB

Turnamen Sepakbola Bertajuk Liga OPD Cup II Labuhanbatu 2024 Resmi Bergulir

22 Juli 2024 - 09:37 WIB

Gawat Proyek DD TA 2023 Tak Terealisasi Diduga Pangulu Lestari Indah Selewengkan Anggaran

27 Juni 2024 - 14:23 WIB

Terkait Video Mesum Mirip Sekda Taput, Polisi Layangkan Surat Panggilan Ke TS.

20 Juni 2024 - 08:57 WIB

Dinas Sosial Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran

4 Juni 2024 - 12:19 WIB

Tergabung Di Kloter 13 Kakan Kemenag Bersama Plt Bupati Lepas 318 Jemaah Haji Labuhanbatu

27 Mei 2024 - 08:18 WIB

Trending di Tak Berkategori