Menu

Mode Gelap
Lapas Kelas 1 Medan Laksanakan Tes Urine Bagi WBP Yang Ikut Rehabilitasi Respon Cepat Polisi Tangkap Pelaku Begal di Desa Manunggal Jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar Peringati HKN Ada Kejanggalan Penetapan Tersangka di Polda Sumut Loloskan PPK Titipan Integritas KPU Simalungun Menjadi Sorotan Dan Dinilai Nodai Demokrasi

Berita Terkini · 27 Des 2023 20:15 WIB · waktu baca : ·

Nekat Lakukan Hal Ini, 2 WNA Asal Iran Diamankan Imigrasi Sibolga


 Nekat Lakukan Hal Ini, 2 WNA Asal Iran Diamankan Imigrasi Sibolga Perbesar

NET24JAM.ID || Sibolga – Imigrasi Sibolga berhasil mengamankan dua warga negara asing (WNA) asal Iran berinisial MEA (34) dan AAM (36) yang diduga melakukan tindak penipuan kepada warga Tapanuli Tengah. Kedua WNA ini telah diamankan oleh Imigrasi Sibolga sejak 17 Desember 2023.

 

“Pengamanan kedua orang warga negara Iran dilakukan karena telah melanggar Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian yaitu melakukan kegiatan yang patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Sibolga, Saroha Manullang melalui press releasenya, Rabu (27/12/2023). 

 

Saroha menerangkan pengamanan kedua warga negara Iran itu berkat hasil koordinasi dengan Polres Tapanuli Tengah yang mendapatkan laporan dari masyarakat mengenai aksi kedua orang tersebut.

 

Orang nomor satu di Kantor Imigrasi Sibolga tersebut mengungkapkan bahwa sebelumnya pada tanggal 16 Desember 2023 yang lalu kedua orang asing ini tiba di Sibabangun, Tapanuli Tengah dan menjalankan aksinya di konter handphone dengan berpura-pura membeli handphone dan parfum. 

Baca Juga:  Presiden Jokowi : IKN Konsep Pembangunan Indonesia Sentris

 

“Pada saat ingin membayar, terduga pelaku berpura-pura menukar uang pecahan rupiah. Saat itulah, terduga pelaku menghitung uang pemilik konter handphone dan mengambil sebagian uang tersebut,” papar Saroha.

 

“Selepas melaksanakan aksinya, keduanya langsung meninggalkan lokasi. Sang pemilik konter tidak menyadari kejadian tersebut, namun ada saksi mata yang melihat aksi kedua orang asing itu,” jelasnya kembali.

 

Menyadari uang miliknya telah hilang, masih kata Saroha melalui pers rilisnya, korban melapor kepada Polres Tapanuli Tengah dan setelah dilakukan penyelidikan dan pencarian.

 

“Pada 16 Desember 2023 tengah malam, kedua warga negara Iran itu berhasil ditangkap di depan Kantor Pengadilan Sibolga, dan pada tanggal 17 Desember keduanya diserahkan kepada pihak Imigrasi Sibolga,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kasus Selingkuh PNS Kantor Camat Bandar Huluan Sedang Dalam Pembahasan BKD Simalungun

 

Sebelumnya, aksi kedua WN Iran tersebut sempat viral di aplikasi media sosial tiktok, yang mana beredar video mereka di beberapa wilayah Indonesia seperti di Banyuwangi, Jawa Timur dan Padang, Sumatera Barat dengan melakukan aksi dengan modus yang sama seperti yang mereka lakukan di Sibabangun, Tapanuli Tengah.

 

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Sibolga, kedua WN Iran tersebut mengaku bahwa video yang viral di tiktok adalah mereka. Tetapi, keduanya membantah bahwa mereka melakukan aksi penipuan. Namun, dari beberapa pemilik akun tiktok yang mempublikasikan video tersebut mengaku, bahwa mereka ditipu oleh kedua WN Iran tersebut.

Baca Juga:  Polisi Sikat Perjudian Togel di Karimun, 3 Tersangka Terancam Dipenjara

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari kedua pelaku diantaranya sepatu, baju, topi, cincin, paspor, dan mobil, Toyota Rush Nopol B 1088 BMS warna putih atas nama Ilham Syahria yang beralamat di Jl. Ketapang UTR 1 Ujung/19 RT 12/6 Jakarta Barat.

“Kami dari Imigrasi Sibolga menghimbau kepada Masyarakat yang menjadi korban atas Tindakan kedua warga negara Iran ini agar melapor kepada kami sebelum dilakukan Tindakan deportasi dan kami lakukan penangkalan” imbau Kepala Kantor Imigrasi Sibolga, Saroha Manullang.

“Kedua warga negara Iran sebelumnya diketahui masuk ke Indonesia lewat Bali pada tanggal 18 September 2023 yang lalu. Karena perbuatan mereka, keduanya akan dikenakan Tindak Administratif Keimigrasian (TAK) berupa pendeportasian dan penangkalan,” pungkasnya.

(Rasyid)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Lapas Kelas 1 Medan Laksanakan Tes Urine Bagi WBP Yang Ikut Rehabilitasi

21 Mei 2024 - 10:10 WIB

Respon Cepat Polisi Tangkap Pelaku Begal di Desa Manunggal

21 Mei 2024 - 01:25 WIB

Jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar Peringati HKN

20 Mei 2024 - 20:51 WIB

Ada Kejanggalan Penetapan Tersangka di Polda Sumut

20 Mei 2024 - 20:05 WIB

Loloskan PPK Titipan Integritas KPU Simalungun Menjadi Sorotan Dan Dinilai Nodai Demokrasi

20 Mei 2024 - 09:34 WIB

Jalan Karya Bakti Tak Kunjung Di Perbaiki Warga Kesalkan Pemko Medan

20 Mei 2024 - 08:44 WIB

Trending di Berita Terkini