Menu

Mode Gelap
Bersama Ratusan Masyarakat Plt Bupati Ikuti Senam Sehat di Car Free Day Caleg Partai PAN Dominasi Lima Kecamatan Di Deli Serdang PSI Tapanuli Utara Geruduk Kantor KPU dan Bawaslu, Ada Apa? 102 Peserta Ikuti Seleksi MTQ Tingkat Kecamatan Bandar Huluan Tahun Baru Imlek 2575 Plt Bupati Labuhanbatu Patroli Dan Kunjungan Ke Vihara Dan Klenteng

Berita Daerah · 27 Des 2023 20:15 WIB · waktu baca : ·

Nekat Lakukan Hal Ini, 2 WNA Asal Iran Diamankan Imigrasi Sibolga


 Nekat Lakukan Hal Ini, 2 WNA Asal Iran Diamankan Imigrasi Sibolga Perbesar

NET24JAM.ID || Sibolga – Imigrasi Sibolga berhasil mengamankan dua warga negara asing (WNA) asal Iran berinisial MEA (34) dan AAM (36) yang diduga melakukan tindak penipuan kepada warga Tapanuli Tengah. Kedua WNA ini telah diamankan oleh Imigrasi Sibolga sejak 17 Desember 2023.

 

“Pengamanan kedua orang warga negara Iran dilakukan karena telah melanggar Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian yaitu melakukan kegiatan yang patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Sibolga, Saroha Manullang melalui press releasenya, Rabu (27/12/2023). 

 

Saroha menerangkan pengamanan kedua warga negara Iran itu berkat hasil koordinasi dengan Polres Tapanuli Tengah yang mendapatkan laporan dari masyarakat mengenai aksi kedua orang tersebut.

 

Orang nomor satu di Kantor Imigrasi Sibolga tersebut mengungkapkan bahwa sebelumnya pada tanggal 16 Desember 2023 yang lalu kedua orang asing ini tiba di Sibabangun, Tapanuli Tengah dan menjalankan aksinya di konter handphone dengan berpura-pura membeli handphone dan parfum. 

Baca Juga:  Ketua Partai Demokrat Labuhanbatu Diskusi dengan Wartawan

 

“Pada saat ingin membayar, terduga pelaku berpura-pura menukar uang pecahan rupiah. Saat itulah, terduga pelaku menghitung uang pemilik konter handphone dan mengambil sebagian uang tersebut,” papar Saroha.

 

“Selepas melaksanakan aksinya, keduanya langsung meninggalkan lokasi. Sang pemilik konter tidak menyadari kejadian tersebut, namun ada saksi mata yang melihat aksi kedua orang asing itu,” jelasnya kembali.

 

Menyadari uang miliknya telah hilang, masih kata Saroha melalui pers rilisnya, korban melapor kepada Polres Tapanuli Tengah dan setelah dilakukan penyelidikan dan pencarian.

 

“Pada 16 Desember 2023 tengah malam, kedua warga negara Iran itu berhasil ditangkap di depan Kantor Pengadilan Sibolga, dan pada tanggal 17 Desember keduanya diserahkan kepada pihak Imigrasi Sibolga,” ungkapnya.

Baca Juga:  Fantastis! Bimbingan Kerja Lapas Kelas IIA Pematangsiantar Hasilkan Panen 300 KG Ikan Lele Budi Daya Warga Binaan

 

Sebelumnya, aksi kedua WN Iran tersebut sempat viral di aplikasi media sosial tiktok, yang mana beredar video mereka di beberapa wilayah Indonesia seperti di Banyuwangi, Jawa Timur dan Padang, Sumatera Barat dengan melakukan aksi dengan modus yang sama seperti yang mereka lakukan di Sibabangun, Tapanuli Tengah.

 

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Sibolga, kedua WN Iran tersebut mengaku bahwa video yang viral di tiktok adalah mereka. Tetapi, keduanya membantah bahwa mereka melakukan aksi penipuan. Namun, dari beberapa pemilik akun tiktok yang mempublikasikan video tersebut mengaku, bahwa mereka ditipu oleh kedua WN Iran tersebut.

Baca Juga:  Sekdakab Labuhanbatu Pimpin Apel Gabungan Hari Kesadaran Nasional

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari kedua pelaku diantaranya sepatu, baju, topi, cincin, paspor, dan mobil, Toyota Rush Nopol B 1088 BMS warna putih atas nama Ilham Syahria yang beralamat di Jl. Ketapang UTR 1 Ujung/19 RT 12/6 Jakarta Barat.

“Kami dari Imigrasi Sibolga menghimbau kepada Masyarakat yang menjadi korban atas Tindakan kedua warga negara Iran ini agar melapor kepada kami sebelum dilakukan Tindakan deportasi dan kami lakukan penangkalan” imbau Kepala Kantor Imigrasi Sibolga, Saroha Manullang.

“Kedua warga negara Iran sebelumnya diketahui masuk ke Indonesia lewat Bali pada tanggal 18 September 2023 yang lalu. Karena perbuatan mereka, keduanya akan dikenakan Tindak Administratif Keimigrasian (TAK) berupa pendeportasian dan penangkalan,” pungkasnya.

(Rasyid)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

1 Unit Rumah Habis di Lahap Sijago Merah

24 Februari 2024 - 13:20 WIB

Plt. Bupati Labuhanbatu Meletakan Batu Pertama Ponpes Al -Haramain.

23 Februari 2024 - 22:45 WIB

Polsek Firdaus Amankan Mesin Judi Tembak Ikan- Ikan di Desa Sei Bamban

23 Februari 2024 - 22:25 WIB

HNSI Medan Berbagi Rejeki Pada Nelayan Serta Mendapat Dukungan Donatur

23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Plt Bupati Menyampaikan Akan Secepatnya Membangun Tembok Penahan Erosi.

23 Februari 2024 - 20:52 WIB

Plt Bupati Labuhanbatu Mengapresiasi Direktur RSUD Rantauprapat Dengan Cepat Menangani Warga Yang keracunan Massal.

21 Februari 2024 - 18:57 WIB

Trending di Berita Daerah