Menu

Mode Gelap
Waspada Lewat Fly Over Brayan Medan, Ada Teror Lemparan Batu! Ketua LP Ma’arif NU PWNU Sumut Sampaikan Materi Moderasi Beragama Polisi Sikat Jurtul Togel di Kecamatan Panai Tengah Fenomena Truk Tak Layak Pakai Lolos dari Operasi Patuh Toba 2024 Lapas Medan Gelar Senam Bersama Peserta Rehabilitasi Sosial

Berita Terkini · 17 Mar 2023 18:52 WIB · waktu baca : ·

Mumi Manusia Emas Berusia 2800 Tahun Ditemukan Utuh Terkubur


 Mumi Manusia Emas Berusia 2800 Tahun Ditemukan Utuh Terkubur Perbesar

Jakarta, NET24JAM – Mumi manusia emas diperkirakan berusia 2.800 tahun yang ditemukan di Kazakhstan memamerkan perhiasan emasnya yang mewah. Bangsa Kazakhstan mirip dengan bangsa Skithia yang terkenal menyukai logam mulia.

Dilansir dari merdeka.com melalui Realm of History, Jumat (17/3/2023), arkeolog melakukan penggalian di sebuah situs terpencil di Pegunungan Tarbagati, Kazakhstan Timur.

Di situs itulah mereka menemukan fosil utuh yang dibungkus dan dihias dengan mencolok.

Peneliti kemudian menjuluki fosil ini sebagai mumi “Manusia Emas”. Alasannya karena mumi ini ditemukan terkubur bersama benda dan perhiasan yang terbuat dari emas.

Baca Juga:  Ciptakan Suasana Kondusif Wilkum Polres Toba Laksanakan Patroli Skala Besar

Menurut siaran pers yang dikeluarkan oleh Kementerian Informasi dan Komunikasi Kazakhstan, mumi itu ditemukan di tempat pemakaman seorang pemuda berusia 17 hingga 18 tahun yang tingginya sekitar 165 hingga 170 sentimeter.

Antropolog dalam siaran pers itu juga mengatakan semua barang emas mumi itu terpelihara dengan baik sehingga ahli bisa memvisualisasikan pakaian dan penampilannya.

Visualisasi yang dapat digambarkan adalah pemuda ini dimakamkan bersama pakaian emas yang seluruhnya disulam dengan manik-manik emas. 

Baca Juga:  Mewakili Bupati Plt Kadis kominfo Labuhanbatu Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik

Selain itu, terdapat pula obor emas besar di lehernya dan belati dalam tabung emas di sampingnya.

“Temuan dan ukuran gundukan tersebut menunjukkan bahwa pemuda yang terkubur di dalamnya memiliki status sosial tinggi. Jenazahnya dimumikan untuk memberikan waktu bagi mereka yang datang dari jauh untuk mengucapkan selamat tinggal kepada pria tersebut,” menurut hipotesis dari antropolog bernama Yegor Kitov.

Sementara itu, Kepala administrasi wilayah Kazakhstan Timur, Danial Akhmentov, berpendapat benda-benda emas yang ditemukan di kuburan tersebut dibuat oleh penduduk zaman besi yang tinggal di wilayah stepa.

Baca Juga:  Pencuri Suzuki Spin di Ciduk Satreskrim Polres Tanjungbalai

Bangsa Skithia dan penduduk zaman besi di masa itu memiliki keahlian dalam menciptakan karya seni buatan emas. Pendapat ini didukung dengan banyak penemuan artefak emas di makam yang tersebar dari Siberia ke Ukraina.

Salah satu penemuan lainnya ditemukan di makam di Republik Tuva, Siberia. Dua sisa kerangka ditemukan terkubur bersama dengan 5700 keping benda emas seperti kotak busur dan anak panah, pin hiasan kepala, belati, figur binatang kecil, dan masih banyak lagi.**

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Waspada Lewat Fly Over Brayan Medan, Ada Teror Lemparan Batu!

20 Juli 2024 - 03:40 WIB

Ketua LP Ma’arif NU PWNU Sumut Sampaikan Materi Moderasi Beragama

19 Juli 2024 - 19:20 WIB

Polisi Sikat Jurtul Togel di Kecamatan Panai Tengah

19 Juli 2024 - 19:07 WIB

Fenomena Truk Tak Layak Pakai Lolos dari Operasi Patuh Toba 2024

19 Juli 2024 - 18:55 WIB

Lapas Medan Gelar Senam Bersama Peserta Rehabilitasi Sosial

19 Juli 2024 - 18:36 WIB

Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Dua Nelayan Asal Srilanka

19 Juli 2024 - 18:27 WIB

Trending di Berita Terkini