Menu

Mode Gelap
Dugaan Pencurian Suara Caleg dari Partai Golkar di Medan Mulai Mencuat Korban Meninggal, Polisi Tangkap Pelaku Buron Penganiayaan di Belawan Plt Bupati Labuhanbatu Didampingi Kepala BPKAD Hadiri RUPS di Medan Wujudkan Generasi Berakhlak Mulia Melalui Hikmah Isra’ Mi’raj 1445 H Plt. Bupati Ellya Rosa Siregar Mengucapkan Selamat Merayakan Hari Cap Gomeh Kepada Masyarakat Tionghoa.

Berita Terkini · 26 Jun 2022 15:24 WIB · waktu baca : ·

Mumi Firaun 3.500 Tahun Dibongkar, Terkuak Isi Didalamnya


 Mumi Firaun 3.500 Tahun Dibongkar, Terkuak Isi Didalamnya Perbesar

Mumi Firaun berusia 3.500 Tahun Dibongkar.

Jakarta, NET24JAM – Firaun adalah sebuah gelar umum yang sekarang digunakan untuk raja-raja Mesir kuno dari Dinasti Pertama sampai aneksasi terhadap Mesir oleh Kekaisaran Romawi pada 30 SM.

Pada tahun 1881, mumi raja Mesir kuno atau Firaun bernama Amenhotep 1 ditemukan, hingga kini diperkirakan mumi Firaun berusia 3.500 tahun.

Setelah sekian lama, akhirnya mumi ini dibongkar walau bukan secara fisik melainkan digital dengan bantuan teknologi.

Baca Juga:  Ardonius Sidebang Pimpin Pembersihan dan Pembabatan Bahu Jalan Nasional Lae Pondom - SilahiSabungan

Dikutip net24jam.id dari detikinet, Minggu (26/6/2022), mumi yang ditemukan berhiaskan karangan bunga itu rupanya sangat rapuh saat ditemukan sehingga ilmuwan memutuskan tidak membukanya secara manual. Hal ini adalah satu-satunya mumi raja yang belum pernah dibuka untuk penelitian di abad ke 19 dan 20.

Kini, dengan bantuan teknologi yang canggih, mumi ini bisa dibongkar secara digital. Ilmuwan Mesir memindainya dengan computerized tomography (CT) untuk mengetahui apa isi di dalamnya dan kondisi dari mumi Firaun tersebut.

Baca Juga:  Begini Aksi Peduli PAC IPK Labuhan Deli Terhadap Korban Kebakaran

Terlihat bagaimana mumi Firaun itu dapat terlihat sampai tengkoraknya dengan pemindaian digital. Terungkap bahwa raja Amenhotep I itu usianya sekitar 35 tahun saat meninggal dunia. Tingginya 169 centimeter dan telah disunat, giginya dalam keadaan baik.

Sementara itu, mengenai profil wajahnya, terungkap bahwa dagunya cukup kecil, hidungnya mungil, rambutnya keriting, dan giginya agak menonjol. Studi ini tak menemukan tanda-tanda luka atau sejenisnya untuk menentukan apa penyebab kematiannya.

Baca Juga:  Polrestabes Medan Ungkap Kasus Pembuangan Bayi Di Wilkum Polsek Medan Barat

“Membukanya secara digital, mumi itu memperlihatkan lapisan virtualnya, baik topengnya, perban di tubuhnya, dan muminya itu sendiri. Kami jadi bisa mempelajari mumi dalam kondisi baik ini dalam detail yang baik,” kata Dr Sahar Saleem, profesor radiologi di Cairo University.

“Namun ada beberapa kerusakan dijumpai di mumi raja Mesir ini, yang mungkin diakibatkan oleh para penjarah makam di masa silam,” jelas Dr Sahar Saleem.

Published : Ridwan 

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dugaan Pencurian Suara Caleg dari Partai Golkar di Medan Mulai Mencuat

28 Februari 2024 - 01:33 WIB

Korban Meninggal, Polisi Tangkap Pelaku Buron Penganiayaan di Belawan

28 Februari 2024 - 01:20 WIB

Plt Bupati Labuhanbatu Didampingi Kepala BPKAD Hadiri RUPS di Medan

28 Februari 2024 - 00:56 WIB

Wujudkan Generasi Berakhlak Mulia Melalui Hikmah Isra’ Mi’raj 1445 H

26 Februari 2024 - 06:05 WIB

Plt. Bupati Ellya Rosa Siregar Mengucapkan Selamat Merayakan Hari Cap Gomeh Kepada Masyarakat Tionghoa.

25 Februari 2024 - 11:35 WIB

Plt. Bupati Labuhanbatu Meresmikan Pembangun Masjid An-Nurani di Panai Tengah.

25 Februari 2024 - 11:24 WIB

Trending di Berita Daerah