Menu

Mode Gelap
Bayi Laki Laki Ditemukan Warga Tergeletak di Pinggir Jalan Polres Taput Lidik Orang Tua Anak Duarrr! Diduga Gudang Oplosan Elpiji Meledak 13 Orang Jadi Korban Kebakaran Kapolres Pelabuhan Belawan Pimpin Sertijab Kasat Narkoba Dan Kasat Lantas Plt. Bupati Hadiri Pelantikan Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Labuhanbatu Pimpinan Forkopimda Labuhanbatu Melepas Pawai Lilin Waisak 2568

Berita Terkini · 21 Mei 2022 13:20 WIB · waktu baca : ·

Larangan Ekspor CPO Dicabut, Petani Sawit Sumut: Terima Kasih Presiden Joko Widodo


 Larangan Ekspor CPO Dicabut, Petani Sawit Sumut: Terima Kasih Presiden Joko Widodo Perbesar

SUMUT, NET24JAM.ID – Kebijakan Presiden, Joko Widodo, kembali membuka ekspor minyak goreng dan juga Crude Palm Oil (CPO) mendapat apresiasi dari para petani serta pengusaha sawit di Sumatera Utara.

“Terima kasih buat pemerintah khususnya Presiden Joko Widodo yang telah mencabut larangan ekspor CPO. Semoga petani sawit di Sumatera Utara semakin sejahtera,” kata Rahman distributor kepala sawit asal Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Sabtu (21/5).

Baca Juga:  Bersiap Talenta Muda, Rekrutmen CASN 2,3 Juta Formasi Bakal Dibuka

Hal senada juga diutarakan Yuswanto petani sawit asal Batubara bahwa dengan dicabutnya larangan ekspor CPO diharapkan harga tandan buah sawit semakin meningkat.

“Kebijakan bapak Presiden Joko Widodo membawa angin segar kepada kami petani sawit kecil. Semoga kedepannya harga buat sawit meningkat dan petani semakin sejahtera,” terangnya.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memutuskan mencabut kebijakan larangan ekspor minyak sawit mentah (CPO) dan minyak goreng mulai Senin, 23 Mei 2022.

Baca Juga:  Jokowi Sampaikan Sikap Tegas Indonesia Terkait Isu Myanmar

Dalam konferensi pers secara virtual, Jokowi mengatakan ada tiga penyebab mengapa ia akhirnya membuka lagi keran ekspor CPO dan minyak goreng.

Pertama, harga minyak goreng curah sudah turun dari Rp19.800 per liter menjadi Rp17.200-Rp17.600 per liter setelah CPO dilarang sejak 28 April 2022. Kedua, pasokan minyak goreng juga bertambah di pasaran dari yang hanya 64 ribu ton menjadi 211 ribu ton per bulan.

Baca Juga:  Tiga Pelaku Tindak Pidana 114 Dibekuk Anggota Polsek Bandar Pulau

Ketiga, Jokowi mempertimbangkan belasan juta tenaga kerja yang mencari rezeki di industri sawit. Mereka terdampak karena ekspor CPO dilarang.

“Pertimbangan 17 juta orang di industri sawit baik petani dan pekerja maka saya putuskan ekspor minyak oreng dibuka kembali Senin 23 Mei 2022,” kata Jokowi.

(MB. Napitupulu)

Editor : Alfin S. Dzikri

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bayi Laki Laki Ditemukan Warga Tergeletak di Pinggir Jalan Polres Taput Lidik Orang Tua Anak

25 Mei 2024 - 19:08 WIB

Duarrr! Diduga Gudang Oplosan Elpiji Meledak 13 Orang Jadi Korban Kebakaran

25 Mei 2024 - 19:00 WIB

Kapolres Pelabuhan Belawan Pimpin Sertijab Kasat Narkoba Dan Kasat Lantas

25 Mei 2024 - 18:40 WIB

Plt. Bupati Hadiri Pelantikan Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Labuhanbatu

25 Mei 2024 - 00:22 WIB

Pimpinan Forkopimda Labuhanbatu Melepas Pawai Lilin Waisak 2568

25 Mei 2024 - 00:08 WIB

Manager Operasional Klarifikasi Legalitas PT Koko Samudera

24 Mei 2024 - 23:56 WIB

Trending di Berita Terkini