Menu

Mode Gelap
Laporan Di SP3kan Keluarga Monang Samosir Prapidkan Penyidik Polres Dan Kejari Simalungun Plt. Bupati Labuhanbatu Saksikan Pagelaran Wayang Kulit di Hari Bhayangkara Sambut 1 Muharram 1446 H, BKM Nurul Islam Gelar Gotong-royong Kapolres Sergai Resmikan Sarana Air Bersih di Desa Makmur UNITA Taput Larang Mahasiswa Ikuti Aksi Demonstrasi

Tak Berkategori · 13 Sep 2021 04:29 WIB · waktu baca : ·

Lagi Menyusui Bayi 2 Bulan, Seorang Ibu di Sumut Ditangkap dan Diborgol


 Lagi Menyusui Bayi 2 Bulan, Seorang Ibu di Sumut Ditangkap dan Diborgol Perbesar

Foto : Orangtua Deasy Natalia Sinulingga (32) saat menggendong cucunya.


Medan, NET24JAM.ID – Noviritani Lumban Tobing (56) tak perduli rasa sakit yang dideritanya dan terpaksa bangkit dari tempat tidur IGD RSU Pirngadi Medan, ketika anaknya perempuannya Deasy Natalia Sinulingga (32), ditangkap oleh belasan personil Polsek Percut Sei Tuan atas tuduhan penganiayaan, pada saat menyusui bayinya yang masih berumur 2 bulan, serta mengurus 2 anaknya yang masih kecil.

Menurut Noviritani Lumban Tobing saat ditemui di Kantor Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM), Minggu (12/9/2021), mengatakan bahwa malam itu (10/9), dirinya yang masuk ke IGD RSU Pirngadi Medan, berencana akan dirawat inap, dikarenakan selama ini dirinya mengalami penyakit kanker, terpaksa bangkit dan bergegas pulang ke rumah adiknya yang selama ini ditumpanginya, jalan Bhayangkara Medan, Kec Medan Tembung, bersama anaknya perempuan Deasy Natalia Sinulingga dan 3 orang cucunya yang masih kecil.

Baca Juga:  Berkat TMMD Ke 112, Kodim 0207/Sml Dapat Menambah Penghasilan Pak Sakiti Aritonang

Hal itu dikarenakan dirinya menerima telepon bahwa anaknya Deasy ditangkap Personil Polsek Percut Sei Tuan atas tuduhan penganiayaan.

“Saat penangkapan malam itu (10/9), anak saya sedang menyusui bayinya yang baru berumur 2 bulan, serta sedang mengurus kedua anaknya yang masih kecil-kecil, saat penangkapan anak saya, Personil Polsek Percut turun hingga 3 atau 4 mobil dan membawa anak saya dalam keadaan terborgol, serta membiarkan bayi 2 bulan anak saya dan 2 anaknya lagi, hal itu saya dengar dari adik saya, hati nenek mana yang tak terenyuh ketika mendengar anak perempuannya ditangkap dan cucu saya ditelantarkan, padahal satu cucu saya masih menyusu dengan ibunya,” ungkap Noviritani yang sedang menggendong cucunya sambil menangis.

Baca Juga:  Polres Dairi Bersama Forkopimda Dairi dan Sat Brimob Polda Sumut Laksanakan Penyemprotan Disinfektan

Selanjutnya, Noviritani yang sampai ke rumah pada tengah malam (11/9) sekira pukul 01.00 WIB, tak lama kemudian mendatangi Polsek Percut untuk menemui anaknya, namun hal itu tak diperbolehkan, malah salah seorang personil Polsek Percut menggembok rantai ke pagar besi Polsek Percut. 

“Saat itu hanya bisa menangis saya dengan perlakuan oknum Polsek Percut itu, seakan Polsek Percut bukan milik masyarakat dan akhirnya saya kembali pulang dan hanya bisa menenangkan cucu saya yang masih bayi, karena tak mau minum susu yang dibelikan adik saya, karena selama ini minum asi,” tuturnya sambil menyeka air mata yang keluar dari sudut matanya.

Baca Juga:  Warga Ramai-ramai Datangi Kantor Camat Sumbul, LKPJ Juara Purba Dipertanyakan Sehingga Camat Sumbul Pasang Badan Sebut "Saya Bertanggung Jawab".

KAUM selaku kuasa hukum, melalui Ketua Kaum, Mahmud Irsyad Lubis, SH kepada wartawan mengatakan bahwa tak seharusnya pihak kepolisian melakukan tindakan terhadap ibu yang sedang menyusui anaknya dengan memisahkannya, padahal anak tersebut butuh asupan ASI dari ibunya, apalagi si ibu masih memiliki 2 anak kecil lagi dan seorang ibu yang telah tua dan dalam keadaan sakit, seharusnya perhatikan  HAM anak anak itu, apalagi yang bayi, ini hanya tuduhan penganiayaan, ini jelas pelanggaran HAM, apalagi ibu yang baru saja melahirkan juga memiliki laporan di Polsek Percut, laporan terhadapnya dinaikan, laporan si ibu tetap mengambang, kita akan lakukan upaya hukum atas tindakan oknum Polsek Percut Sei Tuan,” terang Mahmud Irsyad Lubis, SH.

(Ridwan/Tim)

Sumber : Kadiv Infokom KAUM.

badge-check

Penulis

Tak Berkategori · 13 Sep 2021 04:29 WIB · waktu baca : ·

Lagi Menyusui Bayi 2 Bulan, Seorang Ibu di Sumut Ditangkap dan Diborgol


 Lagi Menyusui Bayi 2 Bulan, Seorang Ibu di Sumut Ditangkap dan Diborgol Perbesar

Foto : Orangtua Deasy Natalia Sinulingga (32) saat menggendong cucunya.


Medan, NET24JAM.ID – Noviritani Lumban Tobing (56) tak perduli rasa sakit yang dideritanya dan terpaksa bangkit dari tempat tidur IGD RSU Pirngadi Medan, ketika anaknya perempuannya Deasy Natalia Sinulingga (32), ditangkap oleh belasan personil Polsek Percut Sei Tuan atas tuduhan penganiayaan, pada saat menyusui bayinya yang masih berumur 2 bulan, serta mengurus 2 anaknya yang masih kecil.

Menurut Noviritani Lumban Tobing saat ditemui di Kantor Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM), Minggu (12/9/2021), mengatakan bahwa malam itu (10/9), dirinya yang masuk ke IGD RSU Pirngadi Medan, berencana akan dirawat inap, dikarenakan selama ini dirinya mengalami penyakit kanker, terpaksa bangkit dan bergegas pulang ke rumah adiknya yang selama ini ditumpanginya, jalan Bhayangkara Medan, Kec Medan Tembung, bersama anaknya perempuan Deasy Natalia Sinulingga dan 3 orang cucunya yang masih kecil.

Baca Juga:  Warga Ramai-ramai Datangi Kantor Camat Sumbul, LKPJ Juara Purba Dipertanyakan Sehingga Camat Sumbul Pasang Badan Sebut "Saya Bertanggung Jawab".

Hal itu dikarenakan dirinya menerima telepon bahwa anaknya Deasy ditangkap Personil Polsek Percut Sei Tuan atas tuduhan penganiayaan.

“Saat penangkapan malam itu (10/9), anak saya sedang menyusui bayinya yang baru berumur 2 bulan, serta sedang mengurus kedua anaknya yang masih kecil-kecil, saat penangkapan anak saya, Personil Polsek Percut turun hingga 3 atau 4 mobil dan membawa anak saya dalam keadaan terborgol, serta membiarkan bayi 2 bulan anak saya dan 2 anaknya lagi, hal itu saya dengar dari adik saya, hati nenek mana yang tak terenyuh ketika mendengar anak perempuannya ditangkap dan cucu saya ditelantarkan, padahal satu cucu saya masih menyusu dengan ibunya,” ungkap Noviritani yang sedang menggendong cucunya sambil menangis.

Baca Juga:  Bulan Depan Perdagangan Indonesia-China Gunakan Rupiah dan Yuan

Selanjutnya, Noviritani yang sampai ke rumah pada tengah malam (11/9) sekira pukul 01.00 WIB, tak lama kemudian mendatangi Polsek Percut untuk menemui anaknya, namun hal itu tak diperbolehkan, malah salah seorang personil Polsek Percut menggembok rantai ke pagar besi Polsek Percut. 

“Saat itu hanya bisa menangis saya dengan perlakuan oknum Polsek Percut itu, seakan Polsek Percut bukan milik masyarakat dan akhirnya saya kembali pulang dan hanya bisa menenangkan cucu saya yang masih bayi, karena tak mau minum susu yang dibelikan adik saya, karena selama ini minum asi,” tuturnya sambil menyeka air mata yang keluar dari sudut matanya.

Baca Juga:  Berkat TMMD Ke 112, Kodim 0207/Sml Dapat Menambah Penghasilan Pak Sakiti Aritonang

KAUM selaku kuasa hukum, melalui Ketua Kaum, Mahmud Irsyad Lubis, SH kepada wartawan mengatakan bahwa tak seharusnya pihak kepolisian melakukan tindakan terhadap ibu yang sedang menyusui anaknya dengan memisahkannya, padahal anak tersebut butuh asupan ASI dari ibunya, apalagi si ibu masih memiliki 2 anak kecil lagi dan seorang ibu yang telah tua dan dalam keadaan sakit, seharusnya perhatikan  HAM anak anak itu, apalagi yang bayi, ini hanya tuduhan penganiayaan, ini jelas pelanggaran HAM, apalagi ibu yang baru saja melahirkan juga memiliki laporan di Polsek Percut, laporan terhadapnya dinaikan, laporan si ibu tetap mengambang, kita akan lakukan upaya hukum atas tindakan oknum Polsek Percut Sei Tuan,” terang Mahmud Irsyad Lubis, SH.

(Ridwan/Tim)

Sumber : Kadiv Infokom KAUM.

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gawat Proyek DD TA 2023 Tak Terealisasi Diduga Pangulu Lestari Indah Selewengkan Anggaran

27 Juni 2024 - 14:23 WIB

Terkait Video Mesum Mirip Sekda Taput, Polisi Layangkan Surat Panggilan Ke TS.

20 Juni 2024 - 08:57 WIB

Dinas Sosial Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran

4 Juni 2024 - 12:19 WIB

Tergabung Di Kloter 13 Kakan Kemenag Bersama Plt Bupati Lepas 318 Jemaah Haji Labuhanbatu

27 Mei 2024 - 08:18 WIB

Terpilih Secara Aklamasi Boster Sitio Pimpin Koni Labuhanbatu Hingga 2028

28 April 2024 - 08:52 WIB

Forkopimda Labuhanbatu dan Labura Buka Puasa Bersama Kapolres Labuhanbatu

24 Maret 2024 - 09:13 WIB

Trending di Tak Berkategori