Menu

Mode Gelap
Tampil semangat menuju predikat WBK, Imigrasi Sibolga Ikuti Desk Evaluasi TPN Golkar Kecamatan Medan Polonia Laksanakan Jum’at Berkah Kendalikan Inflasi, Presiden Minta Pemda Tak Ragu Realisasikan Anggaran dr Bobby Simanjuntak Terpilih Jadi Ketua DPD AMPI Tapanuli Utara Beredar Kabar! Anggota DPRD Kota Medan Dipecat Gegara Foto Vulgar

Sosok · 2 Jul 2022 16:40 WIB · · telah dibaca 19 kali

Komjend Yusuf Manggabarani Sosok Polisi Yang Serius Dan Dingin


 Komjend Yusuf Manggabarani Sosok Polisi Yang Serius Dan Dingin Perbesar

Komjend Yusuf Manggabarani Sosok Polisi Yang Serius, Dingin Dan Nyeleneh Serta Kebal Peluru

Sulawesi, NET24JAM – Sosok Komjend (Purn) Jusuf Manggabarani merupakan sosok perwira polisi yang serius dan dingin, namun sedikit ‘nyeleneh’.
Dia juga dikenal ramah karena sering meladeni media yang ingin mendapatkan pernyataan darinya.

Di kepolisian, Jusuf terkenal dengan keberaniannya dalam menghadapi tindak kriminal dan kebijakannya dalam melayani masyarakat.
Komjend Yusuf sudah menduduki banyak jabatan penting di Polri, mulai dari tingkat Polsek hingga di Mabes Polri.

Sebelum diangkat sebagai Wakapolri pada 2010 mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri, Jusuf pernah menjadi Kapolda Sulawesi Selatan. Jusuf juga dipercaya untuk menangani daerah rawan konflik.
Ia sempat menjabat sebagai Dansat Brimob, Kapolda Nanggroe Aceh Darusslam (NAD), hingga Kadiv Propam dan Irwasum.

Nama Jusuf banyak dikenal orang karena kisah tentang dia yang kebal senjata.
Cerita ini bermula pada saat Jusuf dan anak buahnya dipercaya untuk menyelesaikan konflik di Palopo, Sulawesi Selatan. Saat itu, mereka harus menghadapi Sukri yang dikenal sebagai orang yang berkuasa di daerah itu selama 16 tahun. Tidak ada polisi yang mau menerima tantangan Sukri untuk baku tembak dari jarak dekat.

Terkenal dengan keberaniannya, Jusuf pun menerima tantangan tersebut. Saat itu Jusuf berpangkat Komisaris Besar (Kombes).
Setelah menerima tawaran tersebut, Jusuf langsung pergi ke Jalan Raya Mangkutana untuk bertarung melawan Sukri yang sudah menunggu.
Sukri menggunakan senjata rakitan Pa’Poro, yang memiliki jarak tembak maksimum 45 meter.

Sebelum pertarungan dimulai, Sukri dan Jusuf membuat perjanjian.
Isi perjanjian itu, jika Sukri kalah, maka Jusuf berhak untuk menembak ke arah Sukri. Pertarungan ini dimulai dengan Sukri yang menembakkan peluru ke arah Jusuf, namun peluru tersebut hanya berguguran di depan Jusuf.

Semakin banyak peluru yang dikeluarkan, maka semakin banyak pula peluru yang berjatuhan di hadapan Jusuf.
Hal tersebut membuat Sukri heran dan ketakutan, lalu Jusuf membalas tembakan Sukri dengan mengarahkan senjata ke lengan Sukri, bidikan Jusuf membuat Sukri tidak berdaya. Pertarungan pun berakhir, seiring Sukri yang langsung dibawa ke rumah sakit oleh anak buah Jusuf.

Published : Misdi
Source : okezonecom

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hakim Agung Kamar TUN Khusus Pajak Dijabat Putra Tanah Karo

2 Juli 2022 - 18:08 WIB

Bukan Kacung Para Bandar Judi, Sumut Rindu Sosok Jenderal Hoegeng

28 Mei 2022 - 15:18 WIB

Intip Orang Terkaya dunia berasal dari Indonesia, Siapakah Mereka?

18 Mei 2022 - 18:35 WIB

Fadjroel Rachman Jubir Presiden : Seorang Aktivis, Penulis Hingga Dipenjara di Nusakambangan

4 April 2022 - 05:16 WIB

Terasa Spesial! Begini Suasana Saat Rektor USU Nyanyikan Lagu di Momen Wisuda

8 Maret 2022 - 16:02 WIB

Selamat Bertugas! Betni Humiras Purba Sebagai Direktur Instrumen Hak Asasi Manusia

8 Maret 2022 - 06:15 WIB

Trending di Sosok