Menu

Mode Gelap
Saat Memasak Teh Disawah Pria Ini Tewas Tertimpa Longsor Polres Labuhanbatu Tangkap Pencuri Pupuk Dari Gudang PT. Smart Tim Gabungan SFQR Lanal Balikpapan Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Desa Helvetia, Sita 5 Paket Sabu Mabes Polri Dan Poldasu Temukan RumahTempat Pembuat Ekstasi

Berita Terkini · 9 Des 2023 00:04 WIB · waktu baca : ·

KKP Bantu 1000 Paket Sembako di Momen Bulan Bakti Nelayan


 KKP Bantu 1000 Paket Sembako di Momen Bulan Bakti Nelayan Perbesar

NET24JAM.ID || Medan – Dalam rangka  bulan bakti nelayan tahun 2023. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), bantu 1000 paket sembako kepada nelayan Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan Kota Medan Provinsi Sumatera Utara, yang merupakan ekstrim kemiskinan di Kota Medan, Jumat (8/12/2023).

Acara yang dilaksanakan di halaman kantor Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan ini dihadiri oleh Kepala PPS Belawan, Pj. Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Pangdam I Bukit Barisan, mewakili Kapolda Sumatera Utara, mewakili Wali Kota Medan, mewakili Danlantamal l Belawan, mewakili Dir Polairud Polda Sumut, mewakili Kapolres Pelabuhan Belawan, Ketua DPD HNSI Provinsi, Ketua DPC HNSI Kota Medan, Ketua DPD KNTI Kota Medan. Kadis Perikanan Sumatera dan Kadis Perikanan Kota Medan. 

Dihadapan nelayan, Plt Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Agus Suherman dalam pidatonya yang disampaikan oleh Kepala PPS Belawan Asep Saefulloh antara lain :

  1. Kegiatan Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan (Bakti Nelayan) di PPS Belawan, Kota Medan ini menjadi bukti bahwa, KKP sangat mengapresiasi para nelayan sebagai tulang punggung produksi perikanan tangkap nasional.
  2. Kegiatan Perikanan Tangkap di Provinsi Sumatera Utara menjadi salah satu kontributor produksi perikanan tangkap yaitu 366.549 Ton dari total produksi nasional tahun 2022 7.339.551 ton atau menyumbang 5.07% dari Produksi Perikanan Nasional (Statistik KKP 2022).
  3. Untuk itu mulai dari beragam tantangan yang saat ini kita hadapi dalam subsektor perikanan tangkap nasional yang harus atasi bersama agar bertransformasi menjadi jauh lebih terukur, maju dan berkelanjutan dan benar-benar bisa menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional.
  4. Ragam tantangan itu antara lain jumlah kapal perikanan yang semakin banyak dari waktu ke waktu, namun hal ini belum mengindikasikan adanya titik manfaat yang optimum baik bagi nelayan, pelaku usaha dan masyarakat pada umumnya. 
  5. Bagi penerimaan negara maupun bagi keberlanjutan sumberdaya ikan itu sendiri. melihat nelayan kecil mempunyai ruang gerak penangkapan ikan yang sangat terbatas. 
  6. Usaha penangkapan yang belum maju dan berkelanjutan karena belum berorientasi pada mutu yang setinggi-tingginya tapi cenderung pada pengejaran volume produksi yang sebesar-besarnya. 
  7. Ikan yang ditangkap ukuranya semakin kecil dan sulit di dapat, daerah penangkapan ikan yang semakin jauh yang otomatis menyebabkan trip penangkapan yang semakin lama dan operasional penangkapan ikan yang menjadi tidak efisien. 
  8. Adanya konflik nelayan antar daerah terkait dengan penggunaan alat tangkap dan daerah penangkapan ikan. Serta masih banyak lagi permasalahan-permasalahan lainnya.
  9. Ragam tantangan tersebut harus diuraikan satu persatu dan carikan solusinya. Apabila semua bersinergi untuk melakukan transformasi maka bisa melakukan lompatan dalam perbaikan tata kelola perikanan nasional secara fundamental.
  10. Dengan latar belakang tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan beserta seluruh pemangku kepentingan mencanangkan inisiatif penting dan strategis yaitu kebijakan ekonomi biru. 
  11. Filosofi dari kebijakan ini adalah menggabungkan aspek biologi,ekologi, sosial, dan ekonomi yang seimbang dalam tata kelola kelautan dan perikanan nasional yang selanjutnya dijabarkan ke dalam 5 Grand Design pengelolaan kelautan dan perikanan. 
  12. Pada 6 Maret 2023 merupakan tanggal sejarah dalam pengelolaan perikanan tangkap di Indonesia. Dengan diundangkannya Peraturan Pemerintah No.11 Tahun 2023 tentang Penangkapan Ikan Terukur. 
  13. Tujuan besar dari Penangkapan Ikan Terukur adalah menjaga keberlanjutan SDI dan lingkungannya. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang merata dan berkualitas. Meningkatkan penerimaan negara yang selanjutnya digunakan kembali untuk pembangunan bagi seluruh masyarakat dan mewujudkan pengelolaan perikanan nasional dalam satu tata kelola.
  14. Melalui Penangkapan Ikan Terukur pengelolaan sumber daya ikan diharapkan mampu mewujudkan titik manfaat yang optimum dan berkelanjutan, yang manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.
  15. Bakti nelayan dan fasilitasi asuransi nelayan mandiri merupakan salah satu bentuk perlindungan dan pemberdayaan yang dilakukan oleh pemerintah kepada masyarakat nelayan.
Baca Juga:  Situs Polisi Diserang Hacker : "Gara-gara kau gw di Polda Sumut skrg”

Lebih lanjut, Asep Saefulloh mengatakan selain bakti nelayan dan fasilitasi asuransi mandiri, Ditjen Perikanan tangkap juga memiliki banyak program lainnya antara lain bantuan alat tangkap, mesin kapal perikan, bimbingan teknis diversifikasi usaha nelayan, fasilitasi permodalan usaha nelayan, Sertifikat Hak atas Tanah Nelayan(SeHAT), Pengembangan kelembagaan nelayan melalui Korporasi Nelayan hingga pengembangan Kampung Nelayan Maju (Kalaju), Kampung Nelayan Modern (Kalamo).

Baca Juga:  Jaga Keseimbangan Lingkungan FH UMSU Gelar Focus Group Discussion

“Melalui Kalaju dan Kalamo KKP ingin mengembangkan kampung nelayan menjadi lebih maju, bersih, higienis dan tertata serta disinergikan dengan peningkatan produktivitas dan kapasitas usaha nelayan agar menjadi lebih sejahtera,” sebut Asep. 

Baca Juga:  Budi Febriani Resmikan Rumah Singgah Sekaligus Santuni Anak Yatim

“Lebih dari 79 lokasi pada tahun 2023 ini kita sasar untuk pelaksanaan Kalaju ini. Di provinsi Sumatera Utara sendiri setidaknya akan dilaksanakan di Desa Jaring Halus kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat,” pungkasnya.

(Wawan)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Saat Memasak Teh Disawah Pria Ini Tewas Tertimpa Longsor

15 Juni 2024 - 16:30 WIB

Polres Labuhanbatu Tangkap Pencuri Pupuk Dari Gudang PT. Smart

15 Juni 2024 - 16:19 WIB

Polsek Perbaungan Tangkap Pencuri Kios Pupuk di Sergai

14 Juni 2024 - 20:59 WIB

Polres Sergai Tangkap Pelaku Penggelapan Sepeda Motor di Teluk Mengkudu

14 Juni 2024 - 17:37 WIB

Tim Gabungan SFQR Lanal Balikpapan Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal

14 Juni 2024 - 15:33 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Desa Helvetia, Sita 5 Paket Sabu

14 Juni 2024 - 15:06 WIB

Trending di Berita Terkini