Menu

Mode Gelap
Pemerintah Tegaskan Berantas Judi Online, Satgas Akan Segera Dibentuk! Petugas Rutan Kelas I Medan Gagalkan Penyelundupan Narkoba Asisten 3 Pimpin Rapat Penyusunan SSH Tahun Anggaran 2024 Lapas Medan Terima Kunjungan Peserta Bimtek Giat Kerja dan Produksi 2024 MTs Al Washliyah Bahgunung Gelar Wisuda Tahfidz Al Qur’an

Berita Terkini · 24 Mar 2023 21:20 WIB · waktu baca : ·

Ketahui Cara Hacker Lewat Trojan Curi Data di HP dan Website Anda


 Ketahui Cara Hacker Lewat Trojan Curi Data di HP dan Website Anda Perbesar

NET24JAM – Tahukah anda serangan kejahatan siber meningkat 600 persen sejak tahun 2020? Trojan, salah satu sumbernya. Faktanya, Trojan menjadi biang kerok atas 51 persen kasus malware di dunia ini.

Memangnya apa itu Trojan? dan mengapa ia berbahaya? Apa hubungannya dengan hacker? 

Trojan Horse adalah malware yang jago bersembunyi. Seramnya, malware ini bisa mencuri hingga mengacaukan data dan sistem pada handphone (HP) dan device atau website anda.

Kenapa namanya Trojan Horse ya?

Istilah Trojan Horse mengadaptasi mitologi Yunani, yaitu Perang Troya.

Dahulu kala, diceritakan bahwa pasukan Yunani berhasil merebut kemenangan gara-gara menyusup dalam kuda kayu besar (kuda Troya) yang diarak tentara Troy sebagai piala perayaan. Saat tentara Troy lengah, pasukan Yunani pun menyerang.

Nah!! dalam dunia malware, Trojan Horse berarti siasat yang menyebabkan pengguna device atau pengunjung website  tanpa sadar membawa malware masuk ke device/website.

Bedanya, Trojan versi modern tidak berbentuk kuda, melainkan software atau link penipuan yang terlihat meyakinkan.

Gimana maksudnya? Mari temukan jawabannya pada bagian berikutnya.

Trojan adalah malware yang bisa menyamar menjadi link, file, software, Bahkan email ‘yang seolah’ datang dari perusahaan resmi.

Misalnya, suatu hari anda mendapat email yang menginfokan hadiah dari perusahaan X. Saat mengklik link pengumuman, smartphone tiba-tiba berhenti bekerja. Tahu-tahu saja Trojan sudah menguasai ponsel dan mencuri data sensitif anda.

Tentunya, hal ini tidak bisa anda sepelekan. Apalagi malware ini hanya membutuhkan satu klik untuk mendatangkan musibah kepada anda.

Nah agar itu tidak terjadi, anda perlu memahami malware ini hingga cara menghapus virus Trojan.

Cara kerja Trojan cukup sederhana. Saking sederhananya, banyak orang terjebak oleh malware ini. Pasalnya, Trojan mampu menyamar sebagai software yang sulit anda bedakan dengan aslinya.

Berikut cara kerja virus Trojan adalah sebagai berikut : 

  1. Hacker mengirimkan pancingan kepada target. Contohnya: file PDF, link tertentu, software, dan lain sebagainya.
  2. Target menerima umpan, lalu mengklik file yang mereka terima.
  3. Trojan aktif, kemudian mengirimkan seluruh info yang hacker inginkan. 
  4. Hacker akan mengendalikan sistem dan melakukan berbagai tindakan kriminal.
  5. Perangkat dan server yang terinfeksi bisa menularkan malware ini ke perangkat dan website yang saling terhubung.
Baca Juga:  Lampu Pocong Gentayangan! Kontraktor Kangkangi Instruksi Wali Kota Medan

Malware ini baru aktif ketika Anda mengundangnya masuk ke device Anda. Jadi kesimpulannya, Trojan membutuhkan bantuan korban untuk bisa beraksi.

Ketika berhasil menginfeksi satu device, Trojan bisa menular ke perangkat terdekat lainnya. Caranya, yaitu dengan memanfaatkan jaringan WiFi.

Selain itu, website juga bisa menjadi target Trojan. Malware ini mampu menyerang server web dan menginfeksi situs yang berada dalam jaringan yang sama. Tidak main-main, bukan?

Buktinya, Trojan sudah menjatuhkan banyak korban. Bahkan perusahaan besar sekelas Amazon pun sempat terkena serangan ini. 

Mari simak cerita lengkap kasus Trojan Amazon pada poin selanjutnya.

Salah satu contoh Trojan Horse paling populer pernah menimpa Amazon. Locky Ransomware namanya. Bahkan di tahun 2021, serangan malware ini masih terjadi.

Mulanya, orang-orang akan mendapat email pengiriman parcel untuk pesanan yang tidak pernah mereka lakukan. Penerima yang penasaran pun mengklik tombol continue untuk memeriksa paket itu.

Tanpa sadar, penerima email baru saja mengaktifkan Trojan. Malware ini pun beraksi dengan membajak komputer, menyandera seluruh data korban, lalu meminta uang tebusan untuk mengembalikan sistem ke semula. 

Seram bukan? Nah, itu hanyalah satu dari banyak contoh Trojan Horse.

Selain Ransomware, ada beberapa jenis Trojan lainnya seperti : 

  1. Backdoor. Malware backdoor memberikan kendali penuh device kepada pelakunya. Sehingga, pelaku bisa melakukan apapun pada seluruh data dalam device korbannya.
  2. Exploit. Malware ini memanfaatkan celah keamanan pada device korbannya untuk masuk. Bisa melalui software rentan, sistem operasi, dan lain sebagainya.
  3. Clampi Trojan. Dikenal juga sebagai Ligats. Ligats/Clampi menyerang pengguna perbankan dengan cara menunggu korban mengisi data transaksi (info kartu kredit, password), lalu menyadapnya diam-diam.
  4. Cryxos Trojan. Cryxos atau Scarware adalah malware yang menjebak orang-orang dengan pop up semacam “Komputer Anda Terinfeksi Virus”, lalu meminta korbannya mengklik tombol tertentu untuk membasminya.
  5. DDoS Trojan. Malware ini cukup populer di dunia website. Biasanya DDoS mengirim request palsu pada server web, hingga akhirnya beban situs jadi berat dan website gagal diakses.
  6. Geost Trojan. Virus Trojan Android ini bersembunyi di balik apps yang orang download dari website tertentu. 
  7. IM Trojan. Ini adalah malware yang mencuri data login dan password dari aplikasi chat (WA, Skype, Line, dll). Sehingga, pelaku bisa membajak akun anda dan membuat obrolan dengan semua isi kontak anda.
  8. Mailfinder Trojan. Malware ini mengumpulkan kontak email dari device korbannya, lalu menyebarkan spam ke orang-orang tersebut.
  9. Ransomware. Penjahat cyber memanfaatkan ransomware untuk mengendalikan device dan menyandera seluruh data korbannya, kemudian meminta tebusan untuk membebaskannya.
  10. Spyware. Sesuai namanya, spyware memata-matai seluruh aktivitas pada komputer korbannya. Trojan ini juga memantau data yang anda masukkan.
Baca Juga:  Bobol Rumah Warga Tebing Tinggi, Pria Asal Sergai Diringkus Polisi

Sekarang, anda sudah mengetahui ternyata contoh Trojan Horse cukup banyak. Masing-masing malware ini membawa misi khusus dan tentu semuanya merugikan korbannya.

Lantas, apa yang bisa anda lakukan jika terlanjur menjadi korban?

Nah, supaya anda lebih siap mengatasi serangan malware ini, mari simak cara mengatasi Trojan berikut ini.

Instal Antivirus Terbaik

Boleh dibilang antivirus adalah software yang wajib ada pada handphone maupun komputer anda. Memasang program pembasmi virus ini akan mencegah malware masuk, mendeteksi hal-hal mencurigakan, dan sebagai cara menghapus virus Trojan.

Pilihlah antivirus terbaik yang paling mencukupi kebutuhan anda.

Waspada Terhadap Email Asing

Saat anda menerima email asing yang menjanjikan tawaran menarik, berhati-hatilah. Bisa jadi anda sedang berhadapan dengan email phising. Email phising adalah email yang bertujuan mengelabui seseorang.

Biasanya, email tersebut melampirkan file, link, tombol, atau apapun yang bisa di-klik. Nah sebelum rasa penasaran Anda membawa petaka, sebaiknya jangan tergiur untuk mengkliknya.

Hindari Mengklik Pop-Up Mencurigakan

Penjahat cyber seringkali memanfaatkan rasa panik untuk melancarkan aksinya. Salah satunya dalam wujud pop-up.

Baca Juga:  Diduga Ada Permainan Mekanisme Pendaftaran PPG di Sergai

Rasa panik hanya akan mendorong Anda melakukan apa yang hacker inginkan. Jadi, segeralah keluar dari situs tersebut. Dan untuk mengkonfirmasi keberadaan virus, silahkan scan device dengan anti-virus daripada percaya pada pop-up nakal.

Pastikan Hanya Download dari Situs Resmi

Apakah Anda suka mendownload file atau apps dari situs tidak resmi? Entah untuk bermain game, membaca e-book bajakan, atau mencari apps yang tidak ada di Google Play Store.

Mulai sekarang, sebaiknya hentikan kegiatan berbahaya tersebut. Pasalnya, bisa saja penjahat cyber memasukkan Trojan ke dalam file yang Anda unduh. Cukup berisiko, bukan?

Gunakan Jaringan Internet yang Aman

Saat anda menjumpai jaringan WiFi yang memberi akses cuma-cuma, berhati-hatilah. 

Jaringan internet yang tidak aman biasanya membuka pintu lebar-lebar bagi mangsanya. Sehingga, anda boleh login tanpa password.

Gunakan Hosting dengan Perlindungan Ketat

Tidak hanya komputer, Trojan juga bisa menyerang server website anda. Parahnya lagi, antivirus biasa tidak bisa membasmi malware yang bersarang pada server. 

Oleh sebab itu, penting untuk menggunakan hosting dengan sistem keamanan ketat.

Rutin Perbarui Sistem Operasi dan Software

Lengkapi cara mencegah serangan Trojan dengan rajin update device atau website pribadi Anda. Mulai dari sistem operasi (OS), software, ekstensi, Content Management System (CMS), plugin website, dan lain sebagainya.

Alasannya, malware ini mampu menyelinap lewat celah keamanan sistem. Tak heran penyedia layanan rutin meningkatkan versi keamanan mereka agar tidak ketinggalan langkah. Namun untuk mendapat sistem keamanan terbaru, anda harus mengupdate device atau website anda terlebih dahulu.

Lakukan Backup Secara Teratur

Meski sudah mencegah Trojan, sebaiknya Anda tetap melakukan backup. Dengan mencadangkan seluruh data device ataupun website, Anda tidak akan panik kalau amit-amit terkena malware ini.

Selain membekali server dengan proteksi ketat, anda masih bisa melakukan puluhan upaya lainnya demi handphone maupun website yang lebih aman dan anti-hacker.

(Niagahoster)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemerintah Tegaskan Berantas Judi Online, Satgas Akan Segera Dibentuk!

23 Mei 2024 - 00:07 WIB

Petugas Rutan Kelas I Medan Gagalkan Penyelundupan Narkoba

22 Mei 2024 - 23:34 WIB

Asisten 3 Pimpin Rapat Penyusunan SSH Tahun Anggaran 2024

22 Mei 2024 - 23:26 WIB

Lapas Medan Terima Kunjungan Peserta Bimtek Giat Kerja dan Produksi 2024

22 Mei 2024 - 20:45 WIB

MTs Al Washliyah Bahgunung Gelar Wisuda Tahfidz Al Qur’an

22 Mei 2024 - 19:43 WIB

Henanja Nainggolan Resmi Jabat Ketua DPC LPKN Tipikor Tapanuli Utara

22 Mei 2024 - 18:40 WIB

Trending di Berita Terkini