Menu

Mode Gelap
Danyonmarhanlan X Jayapura Sambut Silaturahmi Korps Brimob Polda Papua Bentrok Oknum Brimob Vs Anggota TNI di Sorong Berakhir Damai Plt. Bupati Tinjau Persiapan TMMD ke-120 di Desa Selat Beting Diduga Hanyut di Sungai Bilah , Tim BPBD Labuhanbatu Melakukan Pencarian Selama 15 Jam dan Ditemukan Korban Telah Meninggal . Kompol Yayang Cek e-Parkir di Wilkum Polsek Medan Baru

Artikel · 21 Nov 2023 13:14 WIB · waktu baca : ·

Kejahatan Kerah Berseragam Lindungi Judi Togel di Simalungun


 Foto : Ilustrasi beking judi togel ditangkap. Perbesar

Foto : Ilustrasi beking judi togel ditangkap.

NET24JAM.IDMunculnya kejahatan dalam seribu wajah menampilkan berbagai panggung kerah berseragam yang tidak hanya meresahkan masyarakat, tetapi juga pada dirinya menihilkan tanggung jawab moral.

Diantara seribu wajah tersebut terbalut dalam praktek perjudian togel di Kabupaten Simalungun yang dilakukan para kerah berseragam, sebenarnya menggambarkan masih lemahnya kualitas penegakan hukum di Provinsi Sumatera Utara, yang terus berada di titik nadir. 

Kita mungkin merasa putus asa dengan problematika praktek perjudian di Kabupaten Simalungun yang kian subur.

Sayang, semua masalah itu diperparah oleh para kerah berseragam yang notabene adalah penggerak kesejahteraan rakyat dan pengayom masyarakat, malah menjadi bak seumpama hewan peliharaan bandar judi togel.

Baca Juga:  Kasat Lantas Polres Batubara Laksanakan Program Ramadhan Berkah

Kejahatan kerah berseragam (Uniform Lapel Crime) adalah istilah penulis dalam menyebut berbagai tindak kejahatan yang dilakukan oleh oknum-oknum di lembaga pemerintahan maupun penegakan hukum, baik secara struktural yang melibatkan sekelompok orang maupun individu.

Penulis mendefinisikan kejahatan kerah berseragam sebagai penyalahgunaan jabatan maupun tugas yang legitim sebagaimana telah ditetapkan oleh hukum yang berlaku. 

Beredar cerita di tengah-tengah masyarakat, skandal kejahatan kerah berseragam dalam melindungi praktek perjudian togel di Kabupaten Simalungun, sebenarnya tidak terlalu sulit dilacak, selain dilakukan oknum-oknum pemerintahan, secara dominan dilakukan oleh oknum polisi dan tentara. 

Baca Juga:  Personil Polsek Batu Ampar Laksanakan Giat Strong Poin Di Titik Persimpangan Padat Wilayahnya

Kejahatan kerah berseragam yang endemik dan sistemik di Kabupaten Simalungun adalah produk dari lemahnya tampilan penegak hukum. 

Penulis berpendapat, kejahatan kerah berseragam di Provinsi Sumatera Utara adalah karakter dari oknum-oknum aparat penegak hukum dan pemerintahan yang begitu permisif dan kompromis. Sehingga hukum dengan mudah diperjualbelikan dengan harga kompromi. 

Kejahatan kerah berseragam terus berjalan dan memberikan peluang terhadap praktek perjudian togel untuk terus melestarikan eksistensinya.

Pertanyaannya, apakah aparat penegak hukum dan pemerintahan mampu memberantas praktek perjudian togel di Kabupaten Simalungun? 

Kali ini, penulis mengajak pembaca untuk menganalisis sejauh mana peran hukum, apakah hukum mampu ditegakkan terhadap kejahatan kerah berseragam?

Baca Juga:  Dugaan Gratifikasi Oknum Dishub Medan, Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi

Indonesia juga menggunakan paham demokrasi, sedangkan negara yang demokratis harus ditopang oleh hukum yang adil. 

Hukum yang adil adalah penjamin hak-hak demokratis seluas-luasnya. Sejatinya, demokrasi adalah sebentuk prosedur yang memaksa kerja sama secara konstitusional.

Lantas, apakah negara kalah dengan bandar judi togel? 

Jadi, apabila kerah berseragam yang sudah menjadi bak hewan peliharaan bandar judi togel tersebut dibiarkan berkembang biak dalam melaksanakan praktek perjudian togel, tentunya hal itu akan merusak wajah hukum dan konstitusional yang sudah ada. 

Penulis : Ridwan F.

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Danyonmarhanlan X Jayapura Sambut Silaturahmi Korps Brimob Polda Papua

15 April 2024 - 18:24 WIB

Bentrok Oknum Brimob Vs Anggota TNI di Sorong Berakhir Damai

15 April 2024 - 17:55 WIB

Plt. Bupati Tinjau Persiapan TMMD ke-120 di Desa Selat Beting

15 April 2024 - 11:41 WIB

Diduga Hanyut di Sungai Bilah , Tim BPBD Labuhanbatu Melakukan Pencarian Selama 15 Jam dan Ditemukan Korban Telah Meninggal .

15 April 2024 - 11:32 WIB

BPBD Labuhanbatu dan Polairud Polres Labuhanbatu Bersiaga di Dua Pos Penyeberangan

15 April 2024 - 10:42 WIB

Kompol Yayang Cek e-Parkir di Wilkum Polsek Medan Baru

13 April 2024 - 10:41 WIB

Trending di Berita Terkini