Menu

Mode Gelap
Terkait Pemulangan 3 WN India, Kantor Imigrasi Sibolga Raih Penghargaan Maraknya Gudang Pengepul BBM ilegal Resahkan Warga Pelaku Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan Berakhir Di Jeruji Sel Polsek Marbau Jelang Sertijab, Kadis Infolahta Kormar Laksanakan Memorandum Wadan Kormar Terima Kunker Komandan Grup C Paspampres

Berita Terkini · 8 Mar 2023 20:07 WIB · waktu baca : ·

Kasus Penipuan Naik Sidik, Penry Nababan Apresiasi Polres Labuhanbatu


 Kasus Penipuan Naik Sidik, Penry Nababan Apresiasi Polres Labuhanbatu Perbesar

Labuhanbatu, NET24JAM – Seorang oknum PNS di lingkungan Dispora Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu inisial RD kembali dipanggil ke ruangan penyidik Polres Labuhanbatu, pada Jumat (3/3/2023).

Hal itu disampaikan oleh korban penipuan yakni Uswatun Hasanah melalui Penry Nababan selaku kuasa hukumnya, Rabu (8/3/2023). 

Penry ngaku mengapresiasi kinerja pihak Polres Labuhanbatu yang sudah kembali melanjutkan proses laporan korban penipuan dan penggelapan sesuai dengan registrasi nomor LP/B/1547/VII/2022/SPKT/RES – Labuhanbatu/ Polda Sumut, setahun yang lalu.

Baca Juga:  Sidang Perkara Praka RM Akan Digelar Terbuka dan Profesional

Dia meminta kepada pihak penyidik untuk serius dalam melanjutkan perkara ini ke jenjang selanjutnya, karena perkara ini juga sudah terlalu lama yakni lebih dari setahun. 

“Apapun itu nanti hasilnya yang jelas tindakan yang dilakukan terlapor inisial RD adalah perbuatan yang tidak baik dan bertentangan dengan hukum,” jelas Penry.

Dikatakannya, menjual sesuatu kepada orang lain tanpa memberikan apa yang menjadi hak pembeli sudah jelas adalah penipuan yang berakibat merugikan orang lain.

Baca Juga:  Polres Tebing Tinggi Berikan Santunan Jasa Raharja Kepada Keluarga Korban Kecelakaan Kereta Api

“Yang jelas dananya dari 2 objek telah dibayar secara tunai oleh korban atau pelapor di hamparan 2 objek yang yang sama yaitu sebidang tanah dengan ukuran 5 x 18 meter, dengan harga Rp18 juta dan sebuah rumah bersertifikat seharga Rp88 juta di dalam surat tersebut jelas tercantum nama inisial RD terlapor adalah salah satu keluarga ahli waris,” Penry mengungkapkan.

Baca Juga:  Nyantai Di Warkop Jurtul Judi Online Di Ringkus Polisi

“Yang jadi pertanyaan, apakah tindakan yang dilakukan terlapor tidak turut menandatangani terkait surat rumah dan tidak menyerahkan surat sebidang tanah sedangkan dia sudah menerima sejumlah uang itu dibenarkan hukum?” ketusnya.

Terpisah, saat dikonfirmasi wartawan, Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Rusdi Marzuki, SIK., mengatakan bahwa pihaknya akan tetap melanjutkan proses perkara tersebut.

“Kita akan tetap atensikan perkaranya,” tutur AKP Rusdi Marzuki, Rabu (8/3/2023). 

 (Julip Ependi)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Terkait Pemulangan 3 WN India, Kantor Imigrasi Sibolga Raih Penghargaan

20 April 2024 - 17:03 WIB

Maraknya Gudang Pengepul BBM ilegal Resahkan Warga

19 April 2024 - 14:23 WIB

Pelaku Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan Berakhir Di Jeruji Sel Polsek Marbau

19 April 2024 - 07:40 WIB

Jelang Sertijab, Kadis Infolahta Kormar Laksanakan Memorandum

18 April 2024 - 15:45 WIB

Wadan Kormar Terima Kunker Komandan Grup C Paspampres

18 April 2024 - 15:34 WIB

Kasus Pencurian dan Penganiayaan Anak di Simalungun , Perdamaian Kekeluargaan Menjadi Solusi

17 April 2024 - 19:49 WIB

Trending di Berita Daerah