Menu

Mode Gelap
Ketua LP Ma’arif NU PWNU Sumut Sampaikan Materi Moderasi Beragama Polisi Sikat Jurtul Togel di Kecamatan Panai Tengah Fenomena Truk Tak Layak Pakai Lolos dari Operasi Patuh Toba 2024 Lapas Medan Gelar Senam Bersama Peserta Rehabilitasi Sosial Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Dua Nelayan Asal Srilanka

Tak Berkategori · 21 Sep 2021 19:19 WIB · waktu baca : ·

Kasus Penganiayaan Anak Dibawah Umur di Madina, Epza : Tidak Dapat Ditolerir


 Kasus Penganiayaan Anak Dibawah Umur di Madina, Epza : Tidak Dapat Ditolerir Perbesar

Eka Putra Zakran, SH, MH.

Medan, NET24JAM.ID – Kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh inisial DG pegawai Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara, menuai kecaman dari berbagai pihak.

Diketahui korban berinisial SR santri Pesantren Musthafawiyah Purba Baru. Kasus penganiayaan yang dialami SR ini terjadi pada Senin (20/9/2021) sekira pukul 08.11 Wib di Jalan Umum Desa Kampung Sawah Kecamatan Natal Kabupaten Madina. 

Kejadian bermula saat SR mengendarai becak, tiba-tiba muncul mobil yang dikendarai oleh DG pegawai Rutan Kelas IIB Kabupaten Madina. Namun, saat berada di tikungan, becaknya tanpa sengaja menyenggol bagian mobil milik pelaku hingga penyok.

SR yang saat itu terjatuh di jalan, akhirnya ditolong warga dan hendak dibawa ke rumah sakit menggunakan becak. Namun di perjalanan, pelaku malah menghentikan warga dan memaksa korban naik ke mobilnya.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Polres Dairi Bersama Satgas Covid-19 Kecamatan Laeparira Bubarkan Pesta Pernikahan

Pelaku kemudian membawa korban ke dekat sungai kemudian memukul dan menginjak bagian perutnya. Ia juga mengancam akan membunuh dan menceburkan korban ke sungai tersebut.

Warga yang mengetahui kejadian itu pun langsung datang ke lokasi, sementara pelaku berhasil kabur.

Kasus ini terungkap usai video ratusan warga yang mengamuk saat mencari pelaku, viral di media sosial.

Video yang diunggah di akun Instagram @sumut.terkini pada Selasa (21/9), ratusan massa tersebut awalnya mendatangi Markas Polsek Natal untuk mencari keberadaan pelaku, namun kemudian mereka menggeruduk Rutan Kelas IIB Madina.

Baca Juga:  Dua dari Tiga Pelaku Pengeroyokan Diamankan Satreskrim Polres Tanjung Balai

Kemarahan warga ini dipicu oleh dugaan tindakan penganiayaan oleh oknum pegawai rutan tersebut hingga menyebabkan korban mengalami luka-luka. Bahkan, korban diduga sempat diancam akan dibunuh oleh pelaku.

Menanggapi hal itu, pengamat hukum dan sosial, Eka Putra Zakran, SH., MH., mengecam adanya tindakan penganiayaan terhadap anak di bawah umur tersebut.

Pria yang akrab disapa Epza ini mengaku sangat menyesalkan tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh DG terhadap SR. Menurutnya, hal tersebut tidak dapat ditolerir dan wajib diproses hukum.

“Sebagai pejabat Rutan, pemukulan ataupun penganiayaan tidak perlu dilakukan DG terhadap SR. Apalagi SR masih anak-anak, sementara masalahnya sepele. Hanya gara-gara mobil DG keserempet becak SR, lalu dipukuli. Keterlaluan namanya itu,” ujarnya, Rabu (22/9/2021).

Baca Juga:  Prajurit dan PNS TNI AL Sambut Kolonel Laut (P) Achmad Wibisono Jabat Danlantamal I Belawan

“Kalau masalah sepele seperti itu, dari segi manapun tidak pantas DG melakukan penganiayaan, kalaupun ada semacam kerusakan pada mobil DG, masih bisa dibicarakan baik-baik secara kekeluargaan. Bukan main pukul,” tegas Epza.

Dikatakannya, akibat perbuatannya pelaku dapat dikenakan sanksi pidana sebagaimana dimaksud dalam UU No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No. 23 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

“UU ini mengatur anak mendapatkan hak, perlindungan dan keadilan atas apa yang menimpanya,” Epza menjelaskan.

“Pelaku penganiayaan terhadap anak dapat dipidana penjara maksimal 5 tahun penjara dan apabila pelaku menyebabkan anak meninggal, maka dapat dikenakan sanksi hukuman maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya.

(Ridwan)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gawat Proyek DD TA 2023 Tak Terealisasi Diduga Pangulu Lestari Indah Selewengkan Anggaran

27 Juni 2024 - 14:23 WIB

Terkait Video Mesum Mirip Sekda Taput, Polisi Layangkan Surat Panggilan Ke TS.

20 Juni 2024 - 08:57 WIB

Dinas Sosial Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran

4 Juni 2024 - 12:19 WIB

Tergabung Di Kloter 13 Kakan Kemenag Bersama Plt Bupati Lepas 318 Jemaah Haji Labuhanbatu

27 Mei 2024 - 08:18 WIB

Terpilih Secara Aklamasi Boster Sitio Pimpin Koni Labuhanbatu Hingga 2028

28 April 2024 - 08:52 WIB

Forkopimda Labuhanbatu dan Labura Buka Puasa Bersama Kapolres Labuhanbatu

24 Maret 2024 - 09:13 WIB

Trending di Tak Berkategori