Menu

Mode Gelap
Bayi Laki Laki Ditemukan Warga Tergeletak di Pinggir Jalan Polres Taput Lidik Orang Tua Anak Duarrr! Diduga Gudang Oplosan Elpiji Meledak 13 Orang Jadi Korban Kebakaran Kapolres Pelabuhan Belawan Pimpin Sertijab Kasat Narkoba Dan Kasat Lantas Plt. Bupati Hadiri Pelantikan Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Labuhanbatu Pimpinan Forkopimda Labuhanbatu Melepas Pawai Lilin Waisak 2568

Berita Terkini · 9 Jun 2022 10:55 WIB · waktu baca : ·

Kapolresta Barelang Berhasil Ungkap Kasus Investasi Bodong


 Dok : Kapolresta Barelang berinteraksi dengan tersangka SW Perbesar

Dok : Kapolresta Barelang berinteraksi dengan tersangka SW

Batam, NET24JAM.ID – Kapolresta Barelang Kombes Pol. Nugroho Tri N. SH. SIK. MH., Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Tindak Pidana Penipuan atau Investasi Bodong yang di dampingi oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol. Abdul Rahman, SH. SIK. MH., Kasi Humas Polresta Barelang AKP. Tigor Sidabariba, SH., Kanit Judisila Satreskrim Polresta Barelang Ipda. Haris Dutakottama, S.Trk., bertempat di Lobby Mapolresta Barelang. Kamis (09/06/2022)

Kapolresta Barelang Kombes Pol. Nugroho Tri N. SH. SIK. MH., mengatakan Pelaku yang berhasil di amankan berinisial SW (sebagai owner investasi bodong ArisanBySerly) yang di tangkap pada hari sabtu tanggal 14 mei 2022 sekira pukul 00.30 Wib, di perumahan Mutiara Puri Harmoni 3, Desa Jaya Mulya Kec. Serang Baru Kota Bekasi Jawa Barat.

Barang Bukti yang berhasil di amankan berupa 1 Unit Macbook Merek Apple Warna Silver milik tersangka, 2 Unit HP Iphone 8, Uang Tunai Rp. 3 juta, 1 Bundel Rekening Koran Bank BCA milik pelaku, 1 Bundel korban dengan nomor pelaku, 1 bundel berkas investasi korban SR kepada pelaku, 3 Buah Buku Tabungan Bank BCA milik pelaku, 1 Buah Buku Tabungan Bank BNI Kantor Cab. Batam atas nama pelaku, 1 Bundel Rekening Koran Bank BCA KCP. Muka Kuning an. pelaku, 7 buah tas berbagai merk, 7 buah Giveaway untuk menarik korban, 2 unit rumah mewah yang masih dalam kredit, 2 unit mobil yang masih dalam kredit, dan 1 unit Notebook merk HP.

Baca Juga:  Pelaku Cabul Berhasil Diamankan Tim Gabungan Polres Labuhanbatu Dan Poldasu

Pelaku bermodus mengajak saksi berinisial SO (selebgram) untuk bekerja mempromosikan atau mencari investasi simpan pinjam dengan slogan bunga besar, amanah dan terpercaya serta mendapatkan gaji sebanyak Rp. 5 juta setiap bulan dan mendapat fee sebesar Rp. 125.000 per slot untuk setiap ada anggota baru yang menjadi member. Ungkap Kapolresta Barelang Kombes Pol. Nugroho Tri N. SH. SIK. MH.

Kronologis kejadian Setelah mendapatkan laporan dari korban inisial SA berawal pada tanggal 27 februari 2022 korban mengirimkan uang sebanyak Rp. 10 juta yang dijanjikan investasi mendapat profit sebanyak 25% / 20 hari, uang akan dikembali sebanyak Rp. 12.5 juta pada tanggal 19 maret 2022, kemudian pada tanggal 28 februari 2022 korban tertarik lagi untuk investasi kembali dan langsung mengirimkan uang sebanyak Rp. 15 juta dan dijanjikan investasi mendapat profit sebanyak 30% / 20 hari, menjadi sebesar Rp. 19.5 juta pada tanggal 20 maret 2022, kemudian pada tanggal 08 maret 2022 korban kembali berinvestasi dengan mengirimkan uang dengan cara mentransfer sebanyak Rp. 8 juta yang dijanjikan investasi mendapat profit sebanyak 30% / bulan, dikarenakan juga menerima investasi dari korban lainnya sehingga tidak dapat dilakukan pembayaran karena sebagian uangnnya digunakan untuk membayar investasi lainnya dan sebagian uangnya hasil investasi tersebut telah digunakan utuk membeli property seperti rumah dan mobil, atas kejadian tersebut korban melapor ke Satreskrim karena merasa korban tertipu oleh pelaku SW.

Baca Juga:  Gawat!! Pasal 28B ayat (2) UUD 1945 di Kebiri Seberapa Mahalkah Keadilan Untuk Anak

Dari hasil penyelidikan terhadap pelaku dan diperoleh keterangan dari para saksi-saksi terdapat kurang lebih yang menjadi korban investasi bodong ini berjumlah 400 orang dengan total kerugian sebanyak kurang lebih 10 Milyar Rupiah. Untuk saat ini penyidik Sat reskrim Polresta Barelang sudah mengkonfirmasi 18 orang yang menjadi korbannya sedangkan yang membuat laporan polisi baru 1 orang.

“Para korban ini kemungkinan besar masih banyak, karena masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan,” Ungkap Kapolresta Barelang

Baca Juga:  Gus Irawan : Masyarakat Jangan Tergiur dengan Investasi Bodong

Kapolresta Barelang  menghimbauan kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Kota Batam jangan percaya adanya investasi seperti ini, dengan iming-iming mendapat fee besar atau keuntungan 20-30% diluar batas kewajaran dan Jangan juga percaya dengan Investasi atau Arisan yang tidak jelas atau tidak sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku tentang investasi. Agar hati-hati dengan modus seperti ini dan apabila masih ada korban yang merasa tertipu dengan pelaku SW segera melaporkan diri ke Satreskrim Polresta Barelang dengan membawa bukti –bukti Transfer, Rekening Koran serta Chat dll yang berhubungan dengan perkara penipuan investasi bodong ini.

“Terhadap tersangka Penipuan dan atau penggelapan Investasi bodong kami sangkakan telah melanggar pasal 372 dan 378 KHUPidana dengan ancaman hukum 4 tahun Penjara dan selanjutnya sedang kami kembangkan utuk mempersangkakan tersangka melanggar tindak pidana TPPU atau pencucian uang untuk mengejar atau menyelusuri uang hasil kejahatan tersebut kemana saja aliran dana dan hasil kejahatan yang dilakukan oleh tersangka,” pungkas  Nugroho

(Charlys)

Editor  Alfin S. Dzikri

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bayi Laki Laki Ditemukan Warga Tergeletak di Pinggir Jalan Polres Taput Lidik Orang Tua Anak

25 Mei 2024 - 19:08 WIB

Duarrr! Diduga Gudang Oplosan Elpiji Meledak 13 Orang Jadi Korban Kebakaran

25 Mei 2024 - 19:00 WIB

Kapolres Pelabuhan Belawan Pimpin Sertijab Kasat Narkoba Dan Kasat Lantas

25 Mei 2024 - 18:40 WIB

Plt. Bupati Hadiri Pelantikan Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Labuhanbatu

25 Mei 2024 - 00:22 WIB

Pimpinan Forkopimda Labuhanbatu Melepas Pawai Lilin Waisak 2568

25 Mei 2024 - 00:08 WIB

Manager Operasional Klarifikasi Legalitas PT Koko Samudera

24 Mei 2024 - 23:56 WIB

Trending di Berita Terkini