Menu

Mode Gelap
Waspada Lewat Fly Over Brayan Medan, Ada Teror Lemparan Batu! Ketua LP Ma’arif NU PWNU Sumut Sampaikan Materi Moderasi Beragama Polisi Sikat Jurtul Togel di Kecamatan Panai Tengah Fenomena Truk Tak Layak Pakai Lolos dari Operasi Patuh Toba 2024 Lapas Medan Gelar Senam Bersama Peserta Rehabilitasi Sosial

Berita Terkini · 6 Des 2023 10:30 WIB · waktu baca : ·

Kapolda Sumut Diminta Bongkar Sindikat Narkoba di Pekan Labuhan Medan


 Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si. (foto istimewa) Perbesar

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si. (foto istimewa)

NET24JAM.ID || Medan – Masyarakat meminta Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si., beserta jajarannya mampu membongkar sindikat narkoba dan menangkap bandar (Bos) pengedar narkoba di Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan Provinsi Sumatera Utara.

Hal itu disampaikan oleh salah seorang warga di Kecamatan Medan Labuhan yang enggan disebutkan namanya, Rabu (6/12/2023). 

Warga tersebut mengatakan, belum lama ini ada penangkapan seorang pemuda berinisial MI alias Imam warga lingkungan 25 Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan.

Menurutnya, MI alias Imam diduga sebagai pengedar narkoba di Kelurahan Pekan Labuhan, dan sudah berulang kali ditangkap oleh pihak kepolisian terkait dengan narkoba jenis sabu. 

Baca Juga:  Pengadaan PPPK Guru Tahun 2022, Ini Prioritas Kategori Pelamar

“Belum lama ini, dia (pelaku-red) kembali ditangkap polisi pada Rabu 29 November 2023 diperkirakan berkisar pukul 16.00 Wib dan ditahan di sel tahanan Polres Pelabuhan Belawan. Kami berharap pelaku pengedar narkoba tersebut tidak dilepaskan dengan dalih rehabilitasi,” ungkap warga.

“Kami menduga adanya sindikat besar pemasok narkoba kepada pengedar di Kelurahan Pekan Labuhan. Hal ini mengingat si bandar (bos pengedar) menganggap bahwa daerah pesisir adalah sebuah pasar yang sangat potensial dalam berbisnis narkoba,” ujarnya lagi. 

Anehnya, masih kata warga, usai polisi menangkap yang diduga pengedar narkoba, malah si bandar (bos pengedar) bebas berkeliaran dan masih menjalankan bisnis haramnya. 

Baca Juga:  Toba Pulp Lestari Gelar Panen Perdana Intercrop Tanaman Jagung

“Bos dia (pelaku) ada dua orang, yaitu Edo dan Aseng. Kalau ingin lebih tau, siapa dan tinggal dimana Edo dan Aseng? tentunya polisi bisa langsung mengintrogasi pelaku atau pun melakukan pengembangan lebih lanjut tentang kasus ini,” paparnya. 

Warga juga mengapresiasi upaya Polda Sumatera Utara beserta jajarannya dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Provinsi Sumatera Utara.

Namun disisi lain, warga meminta agar pihak kepolisian jangan terlalu mudah atau terlalu cepat memberikan status rehabilitasi terhadap para pelaku narkoba. 

“Polisi jangan terlalu gampang memberikan status rehabilitasi. Hal inilah dinilai sebagai salah satu faktor para pelaku narkoba tidak pernah jera, karena para pelaku narkoba menganggap status rehabilitasi itu masih bisa dikompromikan dengan para oknum,” tutur warga. 

Baca Juga:  Bupati Labuhanbatu : Juara Sejati Menjunjung Tinggi Sportivitas

Warga yang namanya enggan disebutkan itu, berpendapat bahwa kalaupun pelaku narkoba harus direhabilitasi, parameternya jelas dan hasil asesmennya harus transparan. 

“Pihak kepolisian harus lebih meningkatkan keseriusannya dalam membongkar sindikat narkoba di Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan,” pesan warga tersebut.

“Apabila ada keterlibatan oknum polisi di Sumatera Utara dalam sindikat narkoba, kami berharap bapak Kapolda Sumatera Utara menindak tegas oknum tersebut,” pungkasnya. 

(Ridwan)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Waspada Lewat Fly Over Brayan Medan, Ada Teror Lemparan Batu!

20 Juli 2024 - 03:40 WIB

Ketua LP Ma’arif NU PWNU Sumut Sampaikan Materi Moderasi Beragama

19 Juli 2024 - 19:20 WIB

Polisi Sikat Jurtul Togel di Kecamatan Panai Tengah

19 Juli 2024 - 19:07 WIB

Fenomena Truk Tak Layak Pakai Lolos dari Operasi Patuh Toba 2024

19 Juli 2024 - 18:55 WIB

Lapas Medan Gelar Senam Bersama Peserta Rehabilitasi Sosial

19 Juli 2024 - 18:36 WIB

Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Dua Nelayan Asal Srilanka

19 Juli 2024 - 18:27 WIB

Trending di Berita Terkini