Menu

Mode Gelap
Pria di Sergai Nekat Bakar Rumah Mertua Setelah Ditolak Rujuk Sempat Viral, Polisi Tangkap Ayah Biadab Pelaku Bekap Bayi di Medan Danyon Arhanud 1 Marinir Pimpin Apel Siaga PAM Idul Fitri 1445 H Ratusan Kios di Pasar Tradisional Tarutung Ludes Terbakar Polisi Olah TKP Pasca Kebakaran Pasar Tradisional Tarutung

Tak Berkategori · 11 Okt 2021 13:55 WIB · waktu baca : ·

Kantor Hukum EPZA Laporkan Penyidik Kanit Dan Kapolsek Percut Sei Tuan Ke Kapolri


 Kantor Hukum EPZA Laporkan Penyidik Kanit Dan Kapolsek Percut Sei Tuan Ke Kapolri Perbesar

Jakarta,NET24JAM.ID –   Terkait lambatnya Penanganan kasus Laporan Penipuan dan Penggelapan an. Pelapor Ridar Putriatna (60) tahun selaku korban, sebagaimana tertuang dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor: STTLP/1366/VI/2020/SPKT Percut tertanggal 25 Juni 2020 di Polsek Percut Tuan.

Direktur Kantor Hukum Eka Putra Zakran, SH MH & Associates (EPZA) mengadukan Penyidik Kanit Reskrim dan Kapolsek Percut Sei Tuan Ke Mabes Polri.

Diterangkan EPZA bahwa Surat bernomor 201/SMTT/EPZA/II/2021 terantanggal 07 Oktober 2021, Perihal: Mohon Tindakan Tegas ditujukan kepada, Kapolri, Kadiv Propam, Kabiro Wasidik, Irwasum Mabes Polri, Kompolnas dan Komnas HAM RI. Hal itu disampaikan EPZA melalui pesan telepon selulernya pada Senin (11/10) dari Jakarta.

“Kta sudah cukup sabar menunggu, sejak LP dibuat pada 20 Juni 2020 yang lalu. 

“Sudah berulang kali kita lakukan Koordinasi tapi hasilnya kasus tetap masih Mangkrak,” beber EPZA. 

Tempo hari pernah diterbitkan Surat Perintah  Penangkapan Nomor: SP/KAP/608/XI/2020/Reskrim Percut Sei Tuan untuk menangkap tersangka bernama Soritua Siregar, Laki-laki 45 tahun, pekerjaan Honorer Dinas Perhubungan Kota Medan, akan tetapi sejak surat itu keluar, tersangka belum juga ditangkap.

“Selain koordinasi, upaya lain pun sudah kita lakukan, misalnya mengajukan surat  No. 158/SK/EPZA/VII/2021 ke Kabag. Wasidik, Surat No. 159 ke Irwasda dan 160 ke Bid. Propam dan sudah pernah gelar perkara dihadapan Wasidik Polda Sumut bahwa pada kesimpulannya perkara ini dilanjutkan, tapi sampai detik ini Tersangka belum juga ditangkap,” ujar Epza

Baca Juga:  Terimbas PPKM, Warga Pematangsiantar Pertanyakan Solusi

Tanggal 25 Februari 2021 telah dikeluarkan Daftar Pencarian Orang Nomor: DPO/15/II/2021Reskrim atas nama Soritua Siregar akibat telah melanggar Pasal Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 jo 372 KUH Pidana, tapi sampai sekarang belum ada hasil. 

“Harusnya dengan ditetapkannya DPO sejak bulan Februari yang lalu tersangka sudah ditahan,” harap EPZA.

Dalam surat bernomor 201/SMTT/EPZA/VII/2021 yang ditandatangani oleh Advokat Eka Putra Zakran, SH MH dan Yusri Fahri, SH disebutkan bahwa adapun dasar atau alasan-alasan permohonannya, yaitu: 

1. tentang kronologis perkara

2. tentang belum ditangkapnya tersangka Soritua Siregar

3. tentang tim hukum telah berulang kali koordinasi

4. tentang surat penerbitan surat penangkapan

5. tentang kelalaian dan tidak cermatnya penyidik Polsek Percut Sei Tuan.

Hal mana sejatinya dalam kasus ini bukan hanya Soritua Siregar, melainkan Vivi Efrida Siregar juga layak ditetapkan sebagai tersangka

Baca Juga:  Kodim 0206/Dairi Laksanakan Ceramah Pembinaan Mental

6. tentang ketentuan Pasal 17 KUHAP mengenai perintah penangkapan terhadap seorang yang diduga keras telah melakukan tindak pidana berdasarkan bukti formulaan yang cukup, dan khusus poin 12 guna memastikan agar proses penangkapan terhadap tersangka Soritua Siregar berjalan lancar dan kasus ini tidak berlarut-larut.

Kantor Hukum EPZA memohon kepada Jenderal Listiyo Sigit Prabowo, Kapolri agar dapat memberikan Sanksi tegas terhadap penyidik, Kanit Reskrim dan Kapolsek Percut Sei Tuan.

Ia menjelaskan adapun Kronologis kejadiannya adalah di mana pada bulan Agustus 2018 Soritua Siregar dan Vivi Efrida Siregar datang ke rumah pelapor dan mengatakan bahwa Soritua Siregar bisa memasukkan anak pelapor bekerja di Dinas Kehutanan atau di Dinas Perhubungan Kota Medan. 

Dengan kata-kata yang meyakinkan, pelapor percaya pada Soritua Siregar, sehingga tanggal 3 September 2018 Soritua Siregar meminta uang biaya pengurusan  sebesar Rp. 110.000.000 berikut surat lamaran anak pelapor dan saat itu Soritua Siregar mengatakan dua bulan setelah uang diserahkan anak pelapor akan bekerja. Namun, setelah dua bulan, anak pelapor tidak juga bekerja.

Baca Juga:  Desak Tunjukkan Sertifikat HGU, Penggarap Halangi Kerja Petugas BPN Sumut

Selain itu, pelapor sudah berulang kali menjumpai Soritua Siregar untuk meminta uangnya dikembalikan, tapi Soritua Siregar tidak juga mau mengembalikan uang tersebut, sehingga pelapor merasa tertipu. 

“Sudah kita somasi dua kali bang agar tersangka beritikat baik untuk mengembalikan uang tersebut, tapi yang ada justru tersangka melawan dan mensomasi balik pelapor, seolah tidak merasa bersalah dan berisi somasinya bernada mengancam, sebab itulah makanya terpaksa pelapor membuat laporan polisi di Polsek Percut Sei Tuan,” terang EPZA.

“Pada pokoknya kami sudah sabar kali lah bang menunggu progres perkara ini di Percut Seituan, tapi tampaknya LP kami hanya jalan ditempat. Kasihan klien, sudah ditipu mentah-mentah oleh tersangka, dibuat laporan polisi tapi malah gak jalan. 

Secara kemanusian, kita kasihan lah bang melihat pelapor selaku korban. 

Habis uang korban, sementara uang tersebut warisan dari peninggalan suaminya. 

Klien kita ini perempuan, ibu itu sudah tua, umurnya sudah 60 tahun, janda pulak lagi, dan anak ibu itu perempuan semua. Tau lah bang kalau namanya perempuan ini, dikit-dikit nangis. 

Makanya sedih kita kasus Ibu Ridar ini tidak jalan,” pungkas Epza

(Epza)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Forkopimda Labuhanbatu dan Labura Buka Puasa Bersama Kapolres Labuhanbatu

24 Maret 2024 - 09:13 WIB

Bandar Huluan Gelar Rapat Materi Sosialisasi Penggunaan ADN Dan Dana Desa Tahun 2024

20 Maret 2024 - 05:52 WIB

PTPN IV Ragional II Kebun Dolok Ilir Dan Pengusaha CV Sinar Tenera Sepakat Melakukan Perawatan Jalan Protokol

6 Maret 2024 - 11:43 WIB

Paskas Ajak Masyarakat Kota Tebing Tinggi Untuk Bersedekah

27 November 2023 - 20:03 WIB

BNN Pinjam Pakai Gedung TC Sosial Untuk Tempat Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba

5 Oktober 2023 - 11:25 WIB

Cabuli Anak Dibawah Umur Warga Naga Kesiangan Di Jemput Polisi Tebing Tinggi

5 Oktober 2023 - 10:24 WIB

Trending di Berita Terkini