Menu

Mode Gelap
Wujudkan Generasi Berakhlak Mulia Melalui Hikmah Isra’ Mi’raj 1445 H Bersama Ratusan Masyarakat Plt Bupati Ikuti Senam Sehat di Car Free Day Caleg Partai PAN Dominasi Lima Kecamatan Di Deli Serdang PSI Tapanuli Utara Geruduk Kantor KPU dan Bawaslu, Ada Apa? 102 Peserta Ikuti Seleksi MTQ Tingkat Kecamatan Bandar Huluan

Berita Terkini · 5 Agu 2022 14:27 WIB · waktu baca : ·

Jual Narkoba ke Polisi? 2 Pria Ditangkap, Satu Diantaranya Oknum TNI


 Jual Narkoba ke Polisi? 2 Pria Ditangkap, Satu Diantaranya Oknum TNI Perbesar

Ilustrasi-narkoba 

Medan, NET24JAM – Dit Resnarkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) menangkap Ryan Rachmad alias Rian dan Wan Hendri oknum anggota TNI Kodam Iskandar Muda, dikarenakan menjual narkoba.

Wan Hendri bertugas di Kodim 0103/Aceh Utara. Pelaku berjualan narkoba jenis sabu-sabu bersama temannya Ryan Rachmad alias Rian. Wan Hendri ditangkap saat melakukan transaksi sabu dengan nilai ratusan juta rupiah.

Dilansir dari serambinews, Jumat (5/8/2022), menurut jaksa penuntut umum (JPU) Friska Sianipar, karena Wan Hendri adalah anggota TNI AD Kodam Iskandar Muda, maka penanganan kasusnya kala itu diserahkan ke Denpom I/5 Medan. Sementara Ryan Rachmad alias Rian, kini diadili di Pengadilan Negeri Medan.

Dalam dakwaan JPU disebutkan, bahwa Rian merupakan warga Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan Kota Medan Provinsi Sumatera Utara.

Penangkapan Rian dan anggota Kodam Iskandar Muda tersebut bermula pada Minggu 5 Juni 2022 lalu. Saat itu anggota Dit Resnarkoba Polda Sumut mendapat informasi adanya peredaran gelap narkotika yang dilakukan terdakwa Ryan Rachmad alias Rian.

“Kemudian anggota polisi melakukan penyelidikan dan memesan sabu seberat 1 kilogram,” kata JPU dalam persidangan, Kamis (4/8/2022).

Baca Juga:  Peringati Hari Bela Negara, Pemko Tebing Tinggi Gelar Upacara

Sehari kemudian, pada Kamis 09 Juni 2022, terdakwa menelepon seseorang bernama Ari. Ryan mengatakan pada Ari, jika ada yang ingin membeli sabu, maka segera hubungi dirinya.

Selanjutnya, pada Jumat 10 Juni 2022 Ryan menemui Jamal di Hotel Aresiden, yang saat bersama-sama dengan Wan Hendri dan menyampaikan kalau sudah ada pembeli sabu.

“Disepakati Rp 300 juta diberikan kepada Adami sedangkan Rp50 juta akan dibagi bertiga dengan pembagian masing-masing Rp 20 juta untuk Jamal dan Wan Hendri sedangkan untuk terdakwa Ryan Rp10 juta,” urai jaksa.

Lalu, sekira pukul 14.00 Wib seseorang bernama Rio (informan-red) menghubungi Ryan dan menanyakan apakah masih ada sabu. Kemudian sepakat bertemu di Jamin Ginting tepatnya di warung lontong pecal.

Pada saat itulah informan memesan sabu kepada Ryan seharga Rp 350 juta dan disepakati transaksi akan dilakukan pada Sabtu siang.

Kemudian, pada pukul 23.00 Wib, Wan Hendri mendatangi Adami di Hotel Japaris, dan atas petunjuk Adami ada yang mengantarkan kunci mobil Grandmax yang terparkir di Hotel Japaris yang di dalam dashboard depan ada sabu.

Baca Juga:  Peduli Lingkungan Polres Sergai Beri Bantuan Pembangunan Sumur Bor Warga Tualang

“Lalu, pada hari Sabtu 11 Juni 2022 Rian datang menjemput Wan Hendri. Jamal lalu mendatangi Ryan dan Aan Hendri dan membuat perencanaan agar transaksinya di dalam kamar hotel supaya aman,” kata jaksa.

Selanjutnya, pukul 18.00 WIB terdakwa ketiganya membuka kamar di RedDoorz dan kembali lagi ke Hotel A Residence untuk mengambil sabu.

“Lalu, pada Sabtu 11 Juni 2022, Rian datang menjemput Wan Hendri. Jamal lalu mendatangi Ryan dan Aan Hendri dan membuat perencanaan agar transaksinya di dalam kamar hotel supaya aman,” kata jaksa.

Selanjutnya, pukul 18.00 WIB terdakwa ketiganya membuka kamar di RedDoorz dan kembali lagi ke Hotel A Residence untuk mengambil sabu.

Kemudian mereka kembali ke RedDoors dan menyimpan sabu di laci lemari kamar tersebut. Selanjutnya mereka pun melakukan video call dengan pembeli yang tidak lain adalah informan polisi. 

Lalu, sekitar pukul 20.30 Wib terdakwa Ryan dan informan sepakat bertemu di jalan Jalan Gagak Hitam. 

Baca Juga:  Banjir Landa Medan Bagian Utara, Rumah Warga Jadi Korban Luapan Air Sungai Deli

“Lalu sekira pukul 21.00 WIB saksi M Aulia Darma (polisi) bersama informan bertemu dengan terdakwa Ryan dan Wan Hendri,” beber jaksa.

Mereka pun masuk kedalam mobil lalu berangkat, ke RedDoorz. Setiba di dalam kamar tersebut transaksi sedang berlangsung lalu Wan Hendri dan terdakwa Ryan menyampaikan bahwa sabu ada di dalam laci lemari kamar hotel dalam bungkusan plastik teh guanyinwang.

Selanjutnya, saksi Khairi Maulana serta rekan yang lainnya melakukan penangkapan terhadap terdakwa dan Wan Hendri.

Dikatakan jaksa, Ryan mengakui narkotika jenis sabu tersebut diperoleh dari Wan Hendri sedangkan Wan mengaku memperoleh sabu dari Jamal, yang berada di Hotel A Residence, sedangkan Jamal mendapat sabu tersebut dari seseorang bernama Adami di hotel Japaris.

Wan Hendri mengaku merupakan anggota TNI Aktif yang bertugas di Aceh dan menunjukkan kartu anggota TNI. 

Selanjutnya Terdakwa beserta barang bukti yang ada dibawa ke Markas Komando (Mako) Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut untuk diproses lebih lanjut.

Published : Ridwan.

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wujudkan Generasi Berakhlak Mulia Melalui Hikmah Isra’ Mi’raj 1445 H

26 Februari 2024 - 06:05 WIB

Plt. Bupati Ellya Rosa Siregar Mengucapkan Selamat Merayakan Hari Cap Gomeh Kepada Masyarakat Tionghoa.

25 Februari 2024 - 11:35 WIB

Plt. Bupati Labuhanbatu Meresmikan Pembangun Masjid An-Nurani di Panai Tengah.

25 Februari 2024 - 11:24 WIB

1 Unit Rumah Habis di Lahap Sijago Merah

24 Februari 2024 - 13:20 WIB

Plt. Bupati Labuhanbatu Meletakan Batu Pertama Ponpes Al -Haramain.

23 Februari 2024 - 22:45 WIB

Polsek Firdaus Amankan Mesin Judi Tembak Ikan- Ikan di Desa Sei Bamban

23 Februari 2024 - 22:25 WIB

Trending di Berita Daerah