Menu

Mode Gelap
Saat Memasak Teh Disawah Pria Ini Tewas Tertimpa Longsor Polres Labuhanbatu Tangkap Pencuri Pupuk Dari Gudang PT. Smart Tim Gabungan SFQR Lanal Balikpapan Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Desa Helvetia, Sita 5 Paket Sabu Mabes Polri Dan Poldasu Temukan RumahTempat Pembuat Ekstasi

Berita Terkini · 9 Agu 2022 19:48 WIB · waktu baca : ·

Jual Beli Satwa Dilindungi, Pria Asal Taput dan Aceh Terancam Dipenjara


 Jual Beli Satwa Dilindungi, Pria Asal Taput dan Aceh Terancam Dipenjara Perbesar

Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Johanson, SIK, MH., saat memimpin konferensi pers di Mapolres Taput.

Taput, NET24JAM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tapanuli Utara (Taput) berhasil menangkap dua orang pria pelaku jual beli satwa dilindungi, yakni sisik dari hewan trenggiling dan paruh burung rangkong gading.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Johanson, SIK, MH., saat memimpin konferensi pers di Mapolres Taput, Selasa (9/8/2022).

Pelaku diketahui bernama Leonardo Rambe Sihombing (33) warga Desa Bahal Batu III Kecamatan Siborong-borong Kabupaten Tapanuli Utara Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Sulaiman (44) Desa Matang Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya Provinsi Aceh.

“Penangkapan kedua tersangka ini berhasil dilakukan atas kerjasama antara Polda Sumut, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui BKSDA Sumut dan Polres Taput,” ujar AKBP Johanson.

“Satreskrim Polres Taput telah mengamankan dua orang pelaku jual beli satwa dilindungi berupa sisik trenggiling dan paruh burung rangkong dari dua lokasi berbeda di Kecamatan Tarutung Tapanuli Utara,” ujarnya kembali.

Baca Juga:  Polisi Gerebek Lokasi Diduga Sarang Narkoba di Medan Deli

Penangkapan berawal saat petugas mendapatkan informasi dari masyarakat tentang penyimpanan sisik satwa dilindungi jenis sisik trenggiling di wilayah hukum Polres Tapanuli Utara dan akan dilakukan transaksi jual beli di salah satu SPBU yang berada di Tarutung Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara.

Kemudian, petugas bersama dengan Tim Opsnal Satreskrim Polres Taput langsung melakukan penyelidikan di Jalan Mayjen D.I. Panjaitan SPBU BPS Kelurahan Hutatoruan X Kecamatan Tarutung Kab Tapanuli Utara. Lalu, sekira pukul 13.00 Wib pelapor dan Tim Opsnal Satreskrim Polres Taput menemukan seseorang mencurigakan yang membawa 2 karung dan ternyata berisikan sisik trenggiling.

Diketahui, tersangka Leonardo Rambe Sihombing diamankan saat melakukan jual beli sisik trenggiling di Jalan Mayjen D.I. Panjaitan SPBU BPS Kelurahan Hutatoruan X Kecamatan Tarutung, pada Sabtu (6/8/2022) lalu sekira pukul 13.00 Wib. 

Baca Juga:  Pidato Peringatan Hardiknas 2022, Nadiem Makarim Banjir Pujian

“Satreskrim Polres Taput menemukan karung yang dibawa tersangka yang berisikan sisik dari hewan trenggiling dengan berat bekisar 38 kilogram dan harga kulit trenggiling sekitar USD 3.000 atau sekitar 43 Juta rupiah per kilogram, diperkirakan total mencapai 1,6 miliar rupiah,” ungkap Kapolres Taput.

Selanjutnya, dihari yang sama sekira pukul 18.20 Wib, tersangka Sulaiman diamankan polisi beserta petugas gabungan di lokasi Tugu Lonceng Kelurahan Hutatoruan VI Kecamatan Tarutung, saat melakukan jual beli paruh burung rangkong gading.

“Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Taput menemukan isi tas ransel tersebut adalah paruh burung rangkong gading sebanyak 10 buah, dengan harga paruh burung rangkong sekitar 40 Juta rupiah per- kepala burung rangkong, diperkirakan mencapai 500 juta rupiah,” sebut Johanson.

Baca Juga:  2 Aset Obligor Trijono Gondokusumo Disita Satgas BLBI

Orang nomor satu di Polres Tapanuli Utara ini menjelaskan, akibat perbuatan kedua tersangka, kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 2,1 miliar dengan perincian sisik trenggiling Rp 2,1 miliar dan paruh burung rangkong gading Rp 500 juta.

“Terhadap kedua pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 21 Ayat (2) huruf a dan d Jo Pasal 40 Ayat (2) dari Undang-undang No.5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, Setiap orang dilarang untuk memperniagakan, menyimpan atau memiliki kulit, tubuh atau bagian-bagian lain dari satwa yang dilindungi atau barang-barang yang dibuat dari bagian-bagian satwa tersebut atau mengeluarkannya dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia,” Johanson menandaskan.

(Fesny Anwar Manalu)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Saat Memasak Teh Disawah Pria Ini Tewas Tertimpa Longsor

15 Juni 2024 - 16:30 WIB

Polres Labuhanbatu Tangkap Pencuri Pupuk Dari Gudang PT. Smart

15 Juni 2024 - 16:19 WIB

Polsek Perbaungan Tangkap Pencuri Kios Pupuk di Sergai

14 Juni 2024 - 20:59 WIB

Polres Sergai Tangkap Pelaku Penggelapan Sepeda Motor di Teluk Mengkudu

14 Juni 2024 - 17:37 WIB

Tim Gabungan SFQR Lanal Balikpapan Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal

14 Juni 2024 - 15:33 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Desa Helvetia, Sita 5 Paket Sabu

14 Juni 2024 - 15:06 WIB

Trending di Berita Terkini