Menu

Mode Gelap
Plt. Bupati Hadiri Pelantikan Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Labuhanbatu Pimpinan Forkopimda Labuhanbatu Melepas Pawai Lilin Waisak 2568 Manager Operasional Klarifikasi Legalitas PT Koko Samudera Dinas PPPA Labuhanbatu Deklarasikan SDN 01 Panai Hulu sebagai Sekolah Ramah Anak Pemerintah Tegaskan Berantas Judi Online, Satgas Akan Segera Dibentuk!

Berita Terkini · 25 Feb 2023 20:11 WIB · waktu baca : ·

Ini Penyebab!! 10 Orang Tewas dan 18 Personil TNI-POLRI Luka-luka


 Ini Penyebab!! 10 Orang Tewas dan 18 Personil TNI-POLRI Luka-luka Perbesar

Foto (Istimewa) : Polisi mengamankan kerusuhan di Wamena, Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Jakarta, NET24JAM – Kerusuhan terjadi di Wamena Provinsi Papua, pada Kamis, (23/2/2023), peristiwa tersebut dilaporkan menewaskan 10 orang dan membuat sejumlah personel TNI dan Polri luka-luka.

Dilansir dari laman detiknews, Sabtu (25/2/2023), Kabid Humas Polda Papua Ignatius Benny Ady Prabowo menceritakan awal mula kerusuhan tersebut. Kejadian itu bermula dari adanya mobil penjual kelontong yang distop oleh dua warga di Sinakma, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Kamis (23/2/2023), sekira pukul 12.30 Wit. Mobil dihentikan lantaran dicurigai melakukan penculikan anak.

“Lalu informasi itu diterima kepolisian. Kapolres Wamena langsung menuju ke tempat kejadian perkara untuk bernegosiasi dengan massa dan kemudian meminta permasalahan ini diselesaikan di Polres,” kata Benny.

Pada saat negosiasi terjadi di Polres Wamena, ada sekelompok massa yang berteriak dan kemudian menyerang anggota. Hal ini lantas memicu adanya perlawanan massa dengan aparat kepolisian.

Baca Juga:  Teka-teki Kematian Brigadir J

“Hal itu kemudian direspons dengan meminta penebalan pasukan dari BKO Brimob dan Kodim. Dari sana kemudian chaos tak bisa dihindarkan lagi,” ujar Benny.

Selain menyerang petugas, massa juga melakukan pembakaran terhadap kios-kios milik warga di Sinakma. Masyarakat di sekitar lokasi kejadian pun ketakutan dan berusaha menyelamatkan diri dari amukan massa.

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan ada 10 warga yang tewas akibat kerusuhan tersebut. Selain itu, 14 warga mengalami luka-luka dan ada 13 rumah yang dibakar saat kerusuhan.

“Jadi 10 korban jiwa ini dua di antaranya merupakan korban dari pada amukan massa perusuh. Lalu delapan orang lainnya merupakan massa perusuh,” kata Fakhiri.

Baca Juga:  Inilah Pencuri BBM Pertamina Penyebab Malapetaka Kebakaran di Belawan

Dilaporkan, 18 orang personel TNI-Polri juga mengalami luka-luka usai kerusuhan di Wamena.

“Atas insiden di Wamena, korban luka-luka dari aparat ada 18 orang, yang 16 diantaranya terkena lemparan batu dan 2 orang terkena panah, yakni 1 perwira polisi dan 1 anggota TNI. Dan ini sudah kita minta untuk segera ditangani,” ujar Fakhiri.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, polisi memastikan bahwa isu penculikan anak itu tidak benar. Tuduhan penculik anak terhadap pengemudi mobil kelontong tersebut tidak benar adanya alias hoax.

“Kita ketahui kejadian kemarin di Wamena bermula dari pada informasi hoax yang menyampaikan ada penculikan terhadap anak di bawah umur, anak SD yang memang direspons anggota Polres Jayawijaya untuk segera menanganinya,” kata Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri kepada wartawan di Timika, Jumat (24/2/2023).

Baca Juga:  Wujudkan Penghijauan Polres Toba Tanam 100 Bibit Pohon

Fakhiri menyayangkan sikap massa yang tidak mengindahkan permintaan Kapolres Jayawijaya pada saat dilakukan dialog. Dialog justru diwarnai provokasi.

Isu penculikan anak yang disebut menjadi penyebab kerusuhan di Wamena adalah hoax. Kini, keadaan di lokasi kerusuhan sudah kondusif. Meskipun demikian, pengamanan ketat tetap dilakukan.

“Alhamdulillah sudah mulai kembali pulih,” ujar Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri, Jumat (24/2/2023).

Kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan membuat 10 warga meninggal dunia. Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri turut berbelasungkawa sekaligus memohon maaf atas kericuhan maut itu.

“Selaku Kapolda Papua menyampaikan turut berduka cita dan permohonan maaf atas jatuhnya korban yang cukup banyak di Kota Wamena akibat kericuhan yang berdampak pada kerusuhan,” kata Fakhiri kepada wartawan di Timika. (Red)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Plt. Bupati Hadiri Pelantikan Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Labuhanbatu

25 Mei 2024 - 00:22 WIB

Pimpinan Forkopimda Labuhanbatu Melepas Pawai Lilin Waisak 2568

25 Mei 2024 - 00:08 WIB

Manager Operasional Klarifikasi Legalitas PT Koko Samudera

24 Mei 2024 - 23:56 WIB

Dinas PPPA Labuhanbatu Deklarasikan SDN 01 Panai Hulu sebagai Sekolah Ramah Anak

24 Mei 2024 - 23:45 WIB

Pemerintah Tegaskan Berantas Judi Online, Satgas Akan Segera Dibentuk!

23 Mei 2024 - 00:07 WIB

Petugas Rutan Kelas I Medan Gagalkan Penyelundupan Narkoba

22 Mei 2024 - 23:34 WIB

Trending di Berita Terkini