Menu

Mode Gelap
Asisten I: Peraturan Kesejahteraan Ibu dan Anak Perlu Dikuatkan dengan Undang-Undang Khusus Plt. Bupati Apresiasi Pelantikan 45 Anggota PPK di Labuhanbatu untuk Pilkada 2024 Polsek Firdaus Sergai Amankan Dua Anggota Geng Motor Meresahkan Warga Hatonduhan Ragukan Integritas KPUD Simalungun, Diduga Langgar Kode Etik Penyelenggaraan Pemilu Picu Kemacetan Depo Milik JIU Resahkan Warga Sekitar Dan Pengguna Jalan

Berita Terkini · 27 Jun 2022 05:35 WIB · waktu baca : ·

Gratis! Jepang Beri 300 Mesin Pendingin Vaksin Untuk Indonesia


 Gratis! Jepang Beri 300 Mesin Pendingin Vaksin Untuk Indonesia Perbesar

Jakarta, NET24JAM – Pemerintah Indonesia menerima bantuan dari Pemerintah Jepang berupa 300 mesin pendingin vaksin, 50 ruang pendingin vaksin dan perangkat pemantauan suhu jarak jauh untuk meningkatkan cakupan vaksinasi di seluruh Indonesia.

Bantuan ini diberikan secara gratis melalui UNICEF dan diterima secara simbolis oleh Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin di Jakarta International Container Terminal (JICT), pada Minggu (26/62022).

“Terima kasih kepada Jepang dan UNICEF yang telah mendukung kami. Selain cold chain equipment, kami juga mendapat dukungan vaksin dari Jepang. Sudah hampir 7 Juta vaksin telah disumbangkan Jepang ke Indonesia dan itu membantu percepatan program vaksinasi kami,” kata Menkes.

Budi menyebutkan, belajar dari pandemi COVID-19 ketersediaan rantai dingin vaksin sangat penting untuk menjamin distribusi vaksin yang merata dan berkualitas sampai ke sasaran. Untuk itu dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan cakupan vaksinasi di seluruh Indonesia serta memperkuat sistem distribusi vaksin sampai pelosok Tanah air.

Baca Juga:  Polisi Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas Pada Warga Belawan

“Selama masa perang dengan virus ini, kita dapat membangun sistem yang sangat kuat, termasuk seluruh sistem logistik dengan minus 82 Celcius, karenanya kami bisa melayani dan mendistribusikan vaksin ke 17.000 pulau dan 270 juta penduduk Indonesia,” lanjut Menkes.

Namun demikian, lanjut Budi mengungkapkan, ketersediaan cold chain equipment di Indonesia dihadapkan pada penggunaan serta perawatan mesin yang kurang baik dan benar. Akibatnya banyak ditemukan mesin-mesin yang cepat rusak dengan masa penggunaan sangat singkat, berkisar 3 sampai 4 tahun sejak tanggal pengadaan.

Oleh karena itu, Budi ingin adanya bantuan ini dapat dibarengi dengan pendampingan dan pelatihan dari Pemerintah Jepang, sehingga bantuan peralatan yang diberikan kepada Indonesia bisa dimanfaatkan dengan baik.

Baca Juga:  HUT Polwan ke 74, Kapolsek Sei Beduk Pimpin Giat Ziarah dan Tabur Bunga

“Selain adanya bantuan peralatan maupun pendampingan, pada saat yang sama, Kemenkes sendiri juga akan melakukan penguatan kapasitas dari sisi anggaran maupun sumber daya manusia, dengan harapan penggunaan alat bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama,” tuturnya.

“Kami akan memperbaiki cara dan kami akan mengalokasikan anggaran yang cukup untuk memastikan bahwa kami memiliki kemampuan perawatan atas mesin, tetapi saya pikir kami perlu untuk mengubah perilaku kami dan menjaga mesin daripada merawat yang lama,” ungkapnya lebih lanjut.

Sementara itu, Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Kanasugi Kenji mengatakan bantuan mesin pendingin akan dikirimkan ke Indonesia secara bertahap. Tahap pertama telah tiba di Jakarta dua hari lalu.

Baca Juga:  2 Remaja Terduga Geng Motor Diringkus Polres Pelabuhan Belawan

Untuk selanjutnya akan di distribusikan ke 34 pusat penyimpanan vaksin di 7 provinsi serta 24 Kabupaten/kota untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan.

Senada dengan harapan Menkes, Kanasugi menyebutkan Pemerintah Jepang siap memberikan dukungan berupa pelatihan untuk perawatan dan perbaikan seluruh peralatan yang ada.

“Jepang akan terus mendukung Indonesia dengan memastikan akses vaksinasi COVID-19 di seluruh negeri,” kata Kanasugi Kenji, Duta Besar Jepang untuk Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id.

Published : Ridwan

Sumber    : Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Asisten I: Peraturan Kesejahteraan Ibu dan Anak Perlu Dikuatkan dengan Undang-Undang Khusus

18 Mei 2024 - 06:31 WIB

Plt. Bupati Apresiasi Pelantikan 45 Anggota PPK di Labuhanbatu untuk Pilkada 2024

18 Mei 2024 - 06:16 WIB

Jalani Desk Evaluasi Lapas Medan Optimis Raih Predikat WBK

16 Mei 2024 - 22:39 WIB

Plt. Bupati Ajak Masyarakat Untuk Mensukseskan Program Bangga Kencana

16 Mei 2024 - 20:57 WIB

Kaban BPBD Labuhanbatu MOU dengan Pengembang Perumahan Karya Mandiri Residence

16 Mei 2024 - 20:36 WIB

Polsek Firdaus Sergai Amankan Dua Anggota Geng Motor Meresahkan

16 Mei 2024 - 17:01 WIB

Trending di Berita Terkini