Menu

Mode Gelap
Danyonmarhanlan X Jayapura Sambut Silaturahmi Korps Brimob Polda Papua Bentrok Oknum Brimob Vs Anggota TNI di Sorong Berakhir Damai Plt. Bupati Tinjau Persiapan TMMD ke-120 di Desa Selat Beting Diduga Hanyut di Sungai Bilah , Tim BPBD Labuhanbatu Melakukan Pencarian Selama 15 Jam dan Ditemukan Korban Telah Meninggal . Kompol Yayang Cek e-Parkir di Wilkum Polsek Medan Baru

Berita Terkini · 21 Okt 2023 15:53 WIB · waktu baca : ·

Gegara Ini Kinerja Petinggi Polrestabes Medan Menuai Apresiasi


 Gegara Ini Kinerja Petinggi Polrestabes Medan Menuai Apresiasi Perbesar

NET24JAM.ID || Medan – Pj Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin memberikan piagam penghargaan kepada petinggi di Polrestabes Medan yakni Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda dan Kasat Reskrim Kompol Teuku Fathir Mustafa. 

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan keduanya mengungkap dua kasus eksploitasi anak dan lima kasus perdagangan orang (Human Trafficking).

Menurut Hasanudin, hal ini merupakan prestasi besar dan merupakan pengungkapan kasus tertinggi dari polres-polres di jajaran Polda Sumatera Utara.

Oleh karena itu, patut diberikan penghargaan atas upaya dan kerja kerasnya mengungkap kasus tersebut.

Baca Juga:  Begini Momen Ketika Presiden Jokowi Menonton Pacuan Kuda

“Ini prestasi yang luar biasa dan bukan pengungkapan kasus yang mudah, di dalam satu tahun total mengungkap dua eksploitasi anak dan lima perdagangan orang,” kata Hassanudin usai memberikan penghargaan di Lt 10 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (20/10/2023) kemarin. 

“Semoga semakin banyak kasus-kasus pidana yang terungkap di Sumatera Utara, terutama masalah narkoba. Apalagi Sumatera Utara salah satu daerah dengan pengguna narkoba tertinggi di Indonesia,” harapnya.

Baca Juga:  Wow!! Presiden Jokowi Akan Dukung Putri Ariani Di Ajang America’s Got Talent

Sementara Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa menjelaskan ada dua kasus eksploitasi anak sempat viral di media sosial dua bulan terakhir. 

Kedua kasus tersebut dilakukan dua panti asuhan dengan membuat konten video di media sosial, agar menerima simpati dan bantuan dari masyarakat.

“Mereka membuat konten untuk menarik empati masyarakat dengan harapan mendapatkan bantuan, salah satunya menyuapi bayi dua bulan dengan bubur, sekarang pemilik panti asuhannya sudah menjadi tersangka,” kata Valentino.

Baca Juga:  Wilayah Hukum Polres Pelabuhan Belawan Darurat Geng Motor

Valentino menjelaskan bahwa pada Juni hingga Oktober 2023, Tim Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang Polrestabes Medan juga berhasil mengungkap lima kasus perdagangan orang dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI). 

Dikatakannya, ada tujuh pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polrestabes Medan dari kasus perdagangan orang skala internasional tersebut.

“Ini juga kasus luar biasa, kita berhasil mengungkap 5 dari bulan Juni hingga Oktober dan sudah menetapkan tersangkanya,” pungkas Valentino.

(Fendi)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Danyonmarhanlan X Jayapura Sambut Silaturahmi Korps Brimob Polda Papua

15 April 2024 - 18:24 WIB

Bentrok Oknum Brimob Vs Anggota TNI di Sorong Berakhir Damai

15 April 2024 - 17:55 WIB

Plt. Bupati Tinjau Persiapan TMMD ke-120 di Desa Selat Beting

15 April 2024 - 11:41 WIB

Diduga Hanyut di Sungai Bilah , Tim BPBD Labuhanbatu Melakukan Pencarian Selama 15 Jam dan Ditemukan Korban Telah Meninggal .

15 April 2024 - 11:32 WIB

BPBD Labuhanbatu dan Polairud Polres Labuhanbatu Bersiaga di Dua Pos Penyeberangan

15 April 2024 - 10:42 WIB

Kompol Yayang Cek e-Parkir di Wilkum Polsek Medan Baru

13 April 2024 - 10:41 WIB

Trending di Berita Terkini