Menu

Mode Gelap
Puluhan Tim Sepak Bola Antusias Ikuti Turnamen Solidaritas Cup U-13 Polda Sumut Diminta Tindak Lanjuti Kasus Dugaan Perampasan Lahan di Belawan KBPP Polri dan PP Polri Deklarasi Dukung Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024 Tersangka Oknum PNS? Polres Sergai Berhasil Ungkap Penipuan Bekerja di PTPN III Kebun Tanah Raja M4il Hsb Sukses Buat Simalungun Daerah Bebas Judi Togel Hingga Kini Tak Tersentuh Hukum

Berita Terkini · 21 Okt 2023 15:53 WIB · waktu baca : ·

Gegara Ini Kinerja Petinggi Polrestabes Medan Menuai Apresiasi


 Gegara Ini Kinerja Petinggi Polrestabes Medan Menuai Apresiasi Perbesar

NET24JAM.ID || Medan – Pj Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin memberikan piagam penghargaan kepada petinggi di Polrestabes Medan yakni Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda dan Kasat Reskrim Kompol Teuku Fathir Mustafa. 

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan keduanya mengungkap dua kasus eksploitasi anak dan lima kasus perdagangan orang (Human Trafficking).

Menurut Hasanudin, hal ini merupakan prestasi besar dan merupakan pengungkapan kasus tertinggi dari polres-polres di jajaran Polda Sumatera Utara.

Oleh karena itu, patut diberikan penghargaan atas upaya dan kerja kerasnya mengungkap kasus tersebut.

Baca Juga:  Begini Gerak Tanggap Danlanal Tarempa Terkait Nelayan Hilang di Laut Anambas

“Ini prestasi yang luar biasa dan bukan pengungkapan kasus yang mudah, di dalam satu tahun total mengungkap dua eksploitasi anak dan lima perdagangan orang,” kata Hassanudin usai memberikan penghargaan di Lt 10 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (20/10/2023) kemarin. 

“Semoga semakin banyak kasus-kasus pidana yang terungkap di Sumatera Utara, terutama masalah narkoba. Apalagi Sumatera Utara salah satu daerah dengan pengguna narkoba tertinggi di Indonesia,” harapnya.

Baca Juga:  Perangi Narkoba Kapolres Labuhanbatu Terjun Langsung Gerebek Giat GKN

Sementara Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa menjelaskan ada dua kasus eksploitasi anak sempat viral di media sosial dua bulan terakhir. 

Kedua kasus tersebut dilakukan dua panti asuhan dengan membuat konten video di media sosial, agar menerima simpati dan bantuan dari masyarakat.

“Mereka membuat konten untuk menarik empati masyarakat dengan harapan mendapatkan bantuan, salah satunya menyuapi bayi dua bulan dengan bubur, sekarang pemilik panti asuhannya sudah menjadi tersangka,” kata Valentino.

Baca Juga:  Jelang Idul Fitri 1443 Hijriyah Polres Tanjungbalai Dirikan Tiga Pos Pengamanan

Valentino menjelaskan bahwa pada Juni hingga Oktober 2023, Tim Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang Polrestabes Medan juga berhasil mengungkap lima kasus perdagangan orang dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI). 

Dikatakannya, ada tujuh pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polrestabes Medan dari kasus perdagangan orang skala internasional tersebut.

“Ini juga kasus luar biasa, kita berhasil mengungkap 5 dari bulan Juni hingga Oktober dan sudah menetapkan tersangkanya,” pungkas Valentino.

(Fendi)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Tim Sepak Bola Antusias Ikuti Turnamen Solidaritas Cup U-13

30 November 2023 - 09:38 WIB

Polda Sumut Diminta Tindak Lanjuti Kasus Dugaan Perampasan Lahan di Belawan

29 November 2023 - 18:52 WIB

M0rris Dan Kund1l Merajalela Togel Merk Toga Resahkan Warga Bosar Maligas Dan Ujung Padang

29 November 2023 - 10:00 WIB

Sosialisasi Pemilu Damai Polres Tebing Tinggi Sambangi Desa Sibulan

29 November 2023 - 09:37 WIB

Patroli Dialogis Lantas Polres Belawan Datangi Lokasi Gudang Logistik

28 November 2023 - 08:26 WIB

Wakapoldasu Pimpin Apel Gabungan Jelang Event Aquabike Jetski Championship 2023

27 November 2023 - 20:51 WIB

Trending di Berita Daerah