Menu

Mode Gelap
Qodari Sebut Golkar Partai Brutus? AMPI Sumut : 100 Persen Error! Polgan Medan MoU Kolaborasi Bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi Nekat Curi Handphone, Abdul Diringkus Polsek Medan Baru Pembelian BBM Jenis Pertalite Pakai Jerigen Di Duga Menjadi Ajang Pungli Di SPBU 14.211.212 Lapas Kelas 1 Medan Laksanakan Tes Urine Bagi WBP Yang Ikut Rehabilitasi

Berita Terkini · 10 Jul 2022 22:34 WIB · waktu baca : ·

Eks Pengikut : Hanya Bayar Rp25 Ribu Dijanjikan Masuk Surga


 Eks Pengikut : Hanya Bayar Rp25 Ribu Dijanjikan Masuk Surga Perbesar

Foto (Ilustrasi).

Garut, NET24JAM – Paham radikalisme dikabarkan tengah berkembang di Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat (Jabar). Selain itu, masyarakat juga dijanjikan bisa masuk surga dengan membayar Rp25 ribu.

Dilansir net24jam.id dari detiktravel melalui lama resmi Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jabar, jabar.kemenag.go.id, Minggu (10/7/2022), dalam artikel berjudul ‘Terpapar Radikalisme, Di iming-iming Surga’, Kemenag menyebut bahwa paham radikal sudah masuk ke 41 dari 42 kecamatan yang ada di Garut.

Biasanya, masyarakat diminta membayar Rp25 ribu untuk mendapatkan tiket masuk ke tempat wisata. Tapi menurut ajaran sesat di Garut, uang Rp25 ribu itu katanya akan menghantarkan pembayarnya menuju surga. Paham radikalisme ini bahkan disebut-sebut sudah masuk ke 41 dari total 42 kecamatan di Garut. 

Kepala Kantor Kemenag Garut Cece Hidayat saat dikonfirmasi belum lama ini menjelaskan, pernyataan tersebut merupakan ungkapan dari data yang diberikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Garut.

Baca Juga:  Gawat! Ada Oknum Mainkan Dana Lintas Sektoral Mitra PTPN IV Unit Bah Jambi

“Jadi, kami sampai dengan hari ini tidak mengetahui adanya terpapar seperti itu kan pernyataan dari Ketua PCNU ya, dan kami tidak punya data tentang itu,” kata Cece.

“Kami menghargai data yang dimiliki oleh NU sebagai bentuk kepedulian NU kepada negara dan bangsa, mereka melakukan penelitian kepada di lapangan. Tapi sampai dengan hari ini kami tidak punya data itu,” ungkapnya menambahkan.

Mengenai data tersebut, kata Cece, pihak Kemenag Garut mengaku khawatir dan prihatin. Sebagai tindakannya, Kemenag bersama pihak terkait lain rutin melakukan penyuluhan kepada para tokoh agama, atau orang-orang yang terindikasi terpapar paham radikal.

Baca Juga:  Wakil Bupati Labuhanbatu Sambut Kunjungan Tim Evaluasi PKK Provinsi Sumatera Utara

Selain itu, pihak Kemenag juga beberapa kali terlibat dalam proses deklarasi yang dijalani para eks pengikut aliran radikal yang menyatakan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Terselip banyak cerita menarik saat proses deradikalisasi itu. Salah satunya, ada cerita emak-emak yang percaya dengan hanya membayar Rp25 ribu dan tanpa beribadah dia bisa masuk surga,” papar Cece.

Cerita itu terungkap dalam kegiatan deklarasi yang digelar di Kecamatan Pameungpeuk, Garut beberapa waktu lalu. Saat itu, Cece mengaku sempat berbincang dengan sejumlah emak-emak peserta deklarasi.

Emak-emak (eks pengikut) mengatakan, mereka diajari oleh gurunya untuk tidak sholat. Sebab, saat ini sang guru menyatakan keadaan sedang darurat karena sedang berjuang mendirikan Negara Islam Indonesia (NII). Sebagai gantinya, sang emak diminta untuk membayar infaq Rp25 ribu per bulan.

Baca Juga:  Prajurit Yonmarhanlan VI Temukan Korban Laka Laut di Perairan Selayar

Sang emak mendapatkan doktrin jika uang Rp 25 ribu itu yang akan menyelamatkan mereka jika seandainya nanti mereka masuk ke neraka. “Itu akan dijahit nanti oleh mereka ketika kita masuk neraka. Itu kan pembodohan ya, pembodohan mereka kepada masyarakat yang sisi agamanya tidak punya dasar yang kuat,” katanya.

Sementara itu, Ketua PCNU Garut KH Atjeng Abdul Wahid memang sebelumnya diketahui sempat menyatakan temuan pihaknya terkait hal tersebut.

“Kita punya 42 MWC (Majelis Wakil Cabang). Setelah kami cek, dari 42 MWC (kecamatan) hanya 1 yang belum kemasukan (paham radikal NII),” kata ulama yang akrab disapa Ceng Wahid tersebut.

Published : Ridwan

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Qodari Sebut Golkar Partai Brutus? AMPI Sumut : 100 Persen Error!

22 Mei 2024 - 14:38 WIB

Polgan Medan MoU Kolaborasi Bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi

22 Mei 2024 - 00:25 WIB

Nekat Curi Handphone, Abdul Diringkus Polsek Medan Baru

21 Mei 2024 - 23:09 WIB

Pembelian BBM Jenis Pertalite Pakai Jerigen Di Duga Menjadi Ajang Pungli Di SPBU 14.211.212

21 Mei 2024 - 10:19 WIB

Lapas Kelas 1 Medan Laksanakan Tes Urine Bagi WBP Yang Ikut Rehabilitasi

21 Mei 2024 - 10:10 WIB

Respon Cepat Polisi Tangkap Pelaku Begal di Desa Manunggal

21 Mei 2024 - 01:25 WIB

Trending di Berita Terkini